
❣️ Hai teman-teman, jangan lupa dukung novel ini yaa melalui Like, komen, vote, favorite dan ratting 5 bintang yaa .. Aku sayang kalian ❣️😘
Maldives
Sudah 2 hari Justin dan Novi berbulan madu disalah satu tempat paling romantis di dunia. Pulau Maldives yang begitu indah dan membuat kagum begitu menginjaki tempat tersebut, disuguhkan pemandangan yang luarbiasa lautan dan pasir putih.
Keduanya betah ada ditempat ini, selain pelayanannya yang bagus tempat ini juga banyak pulau kecil yang dijadikan tempat wisata. Mereka berdua benar-benar menggunakan waktu seminggu ini untuk berbulan madu di Maldives, tidak mau menyia-nyiakan sedikit pun kesempatan menikmati tempat ini.
Saat selesai sarapan pagi, Justin ingin mengajak Novi jalan-jalan mengeliling pulau romantis ini dan diangguki setuju oleh Novi. Setiap perjalanan mata mereka disuguhkan lagi keindahan dari pulau ini, bahkan Novi tak hentinya melontarkan kekagumannya akan pulau tersebut.
" Mas, aku senang berada disini. Tempat ini salah satu pulau yang ingin aku kunjungi, gak tahunya malah bulan madu disini ". Ucapnya sembari menelurusi tiap pantai pasir putih.
" Ini kedua kalinya aku kesini sayang, pertama waktu itu liburan ngerayain anniversary nya papa dan mama dan kedua sama kamu disini yank ".
" Tempat ini indah sekali, aku betah kalau lama-lama disini mas ". Tuturnya terkekeh.
" Mau kita pindah kesini yank ?". Tanya Justin bercanda.
" Ribet mas, malas urus sana urus sini ". Jawabnya tersenyum.
" Kapan pun kalau kamu mau kita kesini lagi bilang aja ya ".
Novi hanya mengangguk saja dan mengikuti langkah kaki Justin kemana ia pergi, sambil bergandengan tangan berjalan dibibir pantai yang ditaburi pasir putih yang bersih.
__ADS_1
*****
Tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul 5 sore waktu di Maldives, Justin dan Novi kembali ke salah satu resort yang mewah rasa lelah menyelimuti keduanya tapi tidak menyurutkan kebahagiaan diwajah mereka.
Hari semakin sore, Novi memutuskan untuk mandi terlebih dulu karena sudah merasakan tubuhnya yang lengket akibat keringat selama berjalan-jalan tadi. Sedangkan Justin memandangi air lautan yang tenang karena kalau malam hari tempat ini benar-benar indah.
Gambar diatas hanya ilustrasi aja ya 😄
Sembari menunggu Novi selesai mandi, Justin turun kebawah untuk merendamkan kakinya di air laut. Rasa dingin menusuk tulang-tulang dikakinya namun tidak membuat pria itu berpindah.
Novi pun yang sudah selesai dan keluar dari kamar mandi tidak mendapati suaminya itu di dalam. Novi segera memakai baju piyama dress nya bermotif kotak-kotak, dengan rambut yang masih basah sedikit dia biarkan terurai lalu berjalan keluar untuk mencari Justin.
Tak lama terdengar suara sahutan dari bawah yang dia yakini itu suara suaminya. " Iya. Aku dibawah sini yank ". Sahut Justin dengan nyaring.
Novi pun berjalan mendekati arah suara, setelah sampai dia mendapati Justin sedang duduk sambil menjulurkan kakinya ke dalam air laut.
" Gak mandi mas, aku udah selesai nih ". Ucap Novi dari atas.
" Iya, sebentar ya ". Jawabnya singkat lalu mengangkat kakinya dari dalam air kemudian menaiki anak tangga menghampiri Novi.
Justin menatapi istrinya itu penuh mendamba tanpa diduga Justin segera mendaratkan ciumannya ke bibir Novi. Novi pun memukul lengan Justin pelan sebanyak 2 kali untuk melepaskan ciuman tersebut, bukannya menolak tapi Justin belum membersihkan dirinya.
__ADS_1
" Mas, apaan sih belum mandi juga udah main cium-cium aja nih ". Gerutunya sambil mencebikan bibir tipisnya.
Justin hanya tertawa saja melihat kelakuan istrinya itu. " Selesai mandi siap-siap ya, malam ini 10 ronde ". Ucap Justin bercanda menggodai Novi.
Sontak wanita itu terbelalak dan mempertajam arah tatapannya kepada Justin. " Mas pikir tinju apa 10 ronde. Buruan mandi sana ". Novi mendorong tubuh Justin agar segera mandi membersihkan dirinya.
*****
Jamuan makan malam pun diantar oleh pelayan resort ke tempat mereka, sesuai pesanan yang dipesan oleh Novi melalui saluran telepon. Makanan sudah siap begitu juga dengan Justin yang sudah selesai membersihkan dirinya. Aroma makanan yang berada diatas meja membuat perutnya terasa lapar dan ingin segera menyantapnya.
Novi yang sudah menunggunya untuk makan malam bersama memberikan senyuman manis saat Justin menghampirinya.
" Ayo mas, aku sudah lapar nih ". Ucapnya memegangi perut rampingnya.
Justin hanya tersenyum dan mendudukkan tubuhnya di depan istrinya itu. Novi dengan telaten mengambil makanan terlebih dahulu untuk Justin setelah itu untuk dirinya sendiri. Selesai mengambil makanan, mereka berdua menikmati santapan makan malam dengan ditemani suara desiran air laut yang mengenai pondasi kamar mereka bagian bawah.
Suasana malam yang indah dengan hembusan angin laut menambah kesejukan pada tubuh yang merasakannya. Selesai makan malam, Novi dan Justin duduk ditepi dekat kolam renang sambil menikmati angin malam, rambut Novi yang sudah kering pun tampak menari-nari karena hembusan angin tersebut. Berulang kali dirinya merapikan rambut curly nya itu, sesekali Justin menyelipkan rambut Novi di sela telinganya namun tetap berhambur lagi.
Karena udara semakin dingin, Novi dan Justin pun beranjak masuk kedalam mengusir hawa dingin yang masih lekat tubuh keduanya. Justin menutup pintu dan juga tirai berwarna putih tipis lalu dilapisi tirai kedua berwarna abu-abu yang kainnya agak tebal.
Novi yang sudah merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur seger dihampiri Justin. Pria itu menindis sebagian tubuh Novi dan tanpa menunggu lama Justin kembali membenamkan bibirnya keatas bibir Novi. Tidak ada penolakan dari Novi kali ini, wanita itu mengikuti irama ciuman yang diberikan oleh Justin, dan lama kelamaan couman itu semakin memanas dan keduanya mengharapkan lebih dari ini. Tangan Justin mulai menjelajahi tiap inci tubuh istrinya itu, sambil membuka kancing baju piyama Novi satu persatu.
Sedangkan Novi menikmati setiap sentuhan yang suaminya berikan bahkan suara desahan kecil terlontarkan dari mulutnya. Desahan-desahan itu pun memacu Justin lebih bergairah dan menghujami tubuh Novi dengan kissmark nya.
__ADS_1
Kegairahan keduanya sudah mengebu-ngebu dan tidak sudah tahan lagi, terjadilah penyatuan diantara keduanya. Hasrat yang sudah sampai di ubun-ubun itu pun tersalurkan dengan permainan keduanya, lebih Justin yang selalu tergoda akan kemolekan tubuh Novi membuatnya tidak bosan menganggu istrinya itu walaupun kelelahan sudah dirasakan oleh istrinya.