
Tiga hari yang lalu Novi yang di telepon oleh Ikhsan untuk mempertanyakan kelanjutannya menggantikan Farel di perusahaan sebagai Wakil Presdir di perusahaan yang dikelola oleh Ikshan saat ini. Salah satu perusahaan besar di kota X yang bergerak dibidang Properti. Ikhsan tidak ingin lama-lama berhutang kepada Alm. Farel, maka dari itu dia meminta segera keputusan Novi untuk menerima jabatan itu.
" Mas, tapi aku kurang paham soal pekerjaan itu ". Ucap Novi dalam teleponnya kepada Ikhsan.
" Kamu tenang aja, mas akan membantumu sampai kamu mengerti dan paham dek .. Segera beri keputusan secepatnya kepadaku ya, ingat dek itu permintaan Alm. Farel ".
Novi menarik nafasnya dalam-dalam lalu menghembusnya dengan sedkiti kasar ". Baiklah mas, beri aku waktu lagi untuk mengurus pekerjaanku disini terlebih dahulu ". Pintanya kepada Ikhsan.
" Baiklah dek, secepatnya urus semuanya ya, sampai ketemu nanti ". Akhir percakapan ikhsan kepada Novi lalu menutup teleponnya.
Karena alasan itulah, Novi hari ini Novi akan membuat surat pengunduran dirinya untuk diberikan kepada Andin, Bossnya di Perusahaan MM.
Semoga keputusanku ini benar dan tepat, ahhh Mas Farel bantu aku jika ini tidak bisa aku lalui. Batinnya sambil mengetik surat pengunduran dirinya.
*****
Novi yang sudah selesai membuat surat resignnya segera menuju keruangan Andin untuk memberikan surat itu kepadanya.
Huuuuuhhh ... Novi menghembuskan nafasnya lalu membuka pintu ruangan Andin. Tampak Andin sedang teleponan dengan seseorang, dia memberi kode kepada Novi untuk menunggunya sebentar. Novi yang mendudukkan tubuhnya di kursi depan meja kerja Andin hanya memperhatikan bossnya tersebut yang asyik bertelepon.
__ADS_1
Tak berapa lama Andin mematikan teleponnya dan segera duduk dikursi putarnya.
" Ada apa Nov ". Tanyanya yang tersenyum kepada Novi.
" Mbak, aku mau undur diri dari Perusahaan ini ". Ucapnya pelan.
" Undur diri !". Seru Andin mengernyitkan dahinya.
" Iya mbak, ini surat resign ku ". Novi menyodorkan amplop putih diatas meja Andin.
Andin mengambil amplop putih tersebut dan membukanya dengan secepat dia membaca isi suray tersebut dan melihat alasan kenapa Novi mengundurkan diri dari Perusahaannya.
" Maafkan aku mbak, tapi memang aku harus memenuhi permintaan itu karena keinginan Alm. Mas Farel ".
" Baiklah aku tidak akan menahanmu karena keegoisanku, karena sejujurnya kau orang yang sangat aku andalkan Nov, tapi menurutmu siapa yang cocok untuk menggantikanmu sebagai sekretarisku ".
" Hmm .. mbak, aku merekomendasikan adikku namanya Gaby, dia bisa diandalkan dalam hal apapun ". Saran Novi kepada Andin.
" Adikmu ! Apa dia bisa bela diri sepertimu ". Tuturnya sambil memajukan tubuhnya ke meja.
__ADS_1
Novi hanya tersenyum mendengar pertanyaan Andin. " Tenang aja mbak, Gaby jago bela diri, aku sudah menyuruhnya selama ini untuk memperdalam bela dirinya, karena dia kuliah di kota lain jadi untuk jaga-jaga makanya aku memasukkannya di tempat pelatihan bela diri juga ". Jelas Novi.
" Ah baguslah, tapi yakin dia bisa diandalkan lagi pula dia juga belum berpengalaman dengan ini semua Nov ".
" Dia memang baru di dunia pekerjaan seperti ini mbak, tapi mbak Andin tenang saja, aku akan mengajarinya sampai bisa dan mbak akan puas hasil pekerjaannya .. Tapi mbak dia sekarang kembali ke tempatnya untuk mengurus wisudanya minggu depan nanti ".
" Tidak apa-apa, aku akan menunggunya, beritahu dia untuk membuat CV dirinya dan kirim ke email ku saja .. Oke ".
" Siap mbak, aku akan menyuruhnya segera ". Jawab Novi yang mengganggukkan kepalanya.
" Jadi ini hari terakhirmu bekerja disini, aku bakal rindu denganmu Nov, jangan lupakan aku yaa Boss terkece sejagat raya ". Ucapnya sedikit lebay.
" Hehe .. Kita masih bisa bertemu mbak, nongkrong bareng, dan kegiatan lainnya yang seperti kita lakukan biasanya ".
" Selamat bekerja ditempat yang baru yaa, jadi Boss gak gampang loohh ". Canda Andin kepada Novi.
" Aku akan belajar sama mbak Andin menjadi boss yang luarbiasa untuk bawahannya ". Tuturnya yang tersenyum kepada Andin.
Lalu Andin beranjak berdiri berjalan mendekati Novi, Novi juga berdiri dan melebarkan kedua tangannya untuk memeluk Andin, dan mereka berdua pun berpelukkan serta Andin memberikan wejangan yang baik kepada Novi yang akan menjadi Wakil Presdir di Perusahaan Sanjaya Properti.
__ADS_1