
Jangan lupa di vote, like, Favorite, koment dan beri ratting 5 bintang ya guys, aku sayang kalian semua 😘
Mendengar teriakan Vanya membuat Justin tertawa melihat tingkah wanita yang duduk didepannya tersebut.
" Baiklah, aku akan menceritakan tentangnya kepadamu ". Ujar Justin yang masih tertawa kepada Vanya.
" Awas kalau kau main-main lagi Just ". Gerutu Canya dan mengacungkan garpu kepada Justin.
Justin pun menceritakan awal kisah pertemuannya dengan Novi secara detail kepada Vanya, tak satupun yang Justin tinggalkan untuk memberitahukan semuanya kepada Vanya. Sedangkan Vanya yang mendengarkannya pun senyum-senyum sendiri sambil membayangkan kisah Justin dan kekasihnya yang bernama Novi tersebut.
" Jadi dia sudah memiliki anak Just ? ". Tanya ulang Vanya.
" Iya, ini fotonya dan namanya Kayla ". Jawab Justin dan memberikan hpnya kepada Vanya.
Vanya mengambil hp Justin dan melihat foto Kayla dan Novi. " Ahh mereka berdua cantik sekali Just, pantas saja kau tergila-gila dengannya ternyata dia luarbiasa sekali ". Puji Vanya setelah melihat foto Kayla dan Novi.
" Aku juga tidak tahu, aku pikir aku tidak akan menemukan seseorang lagi setelah dirimu ". Tutur Justin dengan menatap sendu Vanya.
__ADS_1
Vanya mengembalikab hpnya Justin dan tersenyum kepada Justin. " Just, maafkan aku tidak membalas cintamu 5 tahun yang lalu, untuk itu aku pergi meninggalkanmu karena aku menganggapmu hanya sahabat dan jujur saja aku sempat merasakan perasaan yang lebih terhadapmu tapi aku tidak mau itu terjadi, aku tidak mau merusak persahabatan kita lagipula aku juga menyadari jika perasaanku hanya perasaan sayang kepada sahabat, aku tidak mau kehilanganmu karena kau sahabat terbaikku ". Ucap Vanya yang menjelaskan kepada Justin.
" Begitukah ? Memang kita berdua ditakdirkan menjadi sahabat untuk selamanya. Aku juga begitu, aku pikir aku menyayangimu lebih dari sahabat ternyata setelah aku bandingkan dengan perasaanku yang sekarang, aku hanya tidak mau kehilanganmu Vanya sahabat terbaikku ".
" Aku senang akhirnya kau menemukan cinta sejatimu, aku mendukungmu 1000% Just, aku juga senang kau bahagia sekarang ini ".
" Lalu bagaimana denganmu, apa sudah ... ".
" Bulan depan aku akan menikah Just ". Vanya memotong omongan Justin.
" Apa ! Menikah !". Seru Justin kaget.
" Aku turut bahagia Van, aku pun senang akhirnya kau juga sebahagia ini ". Tutur Justin yang memegang tangan Vanya.
" Kapan kau akan menikahi wanita pujaanmu ". Tanya Vanya lalu meminum air putihnya.
" Rencana sih 2 atau 3 bulan lagi Van, aku selesaikan dulu pendidikan dan segala macamnya baru akan mengurus pernikahan kami ".
__ADS_1
" Ah baguslah jangan lama-lama ". Balas Vanya terkekeh.
Mereka berdua pun menghabiskan makan malam mereka yang dibarengi dengan obrolan-obrolan manis mereka. Apalagi mereka baru bertemu setelah 5 tahun tidak bertemu sama sekali. Banyak cerita yang disampaikan oleh Vanya dan juga Justin mengenai 5 tahun mereka yang tidak bertemu. Dua sahabat yang saling rindu satu sama lain, melepas rasa rindu mereka dengan mengobrol sampai tengah malam jelas sekali sangking asyik mengobrol mereka tidak mengingat waktu lagi.
Setelah puas mengobrol, Justin dan Vanya meninggalkan Restaurant Klasik tersebut dan berjalan menuju area parkir mobil mereka.
" Justin, aku sangat senang untuk malam ini, rasanya masih kurang untuk melepas rindu denganmu ". Ucap Vanya yang berjalan disamping Justin.
" Benar juga, aku seminggu lagi berada di Kota ini Van, atur jadwal untuk pertemuan kita selanjutnya ya ". Pinta Justin.
" Gak terasa yaa, kau akan selesai pendidikan, baiklah aku akan menghubungimu untuk pertemuan kita selanjutnya Just ". Vanya menyanggupi permintaan Justin dengan senang hati.
" Oya, rencana sih Novi dan Kayla akan kesini juga akhir pekan ini, aku akan mengenal mereka padamu Van ". Imbuh Justin yang mengingat rencana Novi akan datang ke Kota B.
" Benarkah ! Baguslah kalau begitu, aku menantikan hari itu Just. Ya sudah aku pamit duluan yaa Just ". Peluk Vanya sebentar kepada Justin.
Justin pun membalas pelukkan Vanya. " Hati-hati dijalan yaa Van ".
__ADS_1
Vanya pun menganggukkan kepalanya dan berjalan menuju mobilnya yang terparkir di sebelah kanan. Dan Justin pun masuk kedalam mobilnya, mereka berdua berpisah di area parkir.