Hanya Kau Yang Aku Cinta

Hanya Kau Yang Aku Cinta
Diam ... #33


__ADS_3

Sepanjang perjalanan kembali ke kota X Novi hanya diam melamun dan memandang keluar melalui kaca jendela mobil. Justin yang memperhatikan Novi dari tadi berusaha mengajaknya bicara tapi selalu dijawab dengan singkat, Justin pun menjadi binggung.


" Mas ". Panggil Novi tapi tidak melihat Justin di samping.


" Iya sayang ".


" Kapan mas Justin akan pendidikan dan dimana ?".


" Bulan depan sayang, pendidikannya akan dilaksanakan di Kota B karena tidak jadi di kota X.


" Kenapa tidak jadi !". Sahut Novi lalu mengalihkan pandangannya ke arah Justin.


" Aku juga kurang tahu kenapa dipindahkan di Kota B, ada apa ?" Tanyanya lagi sambil mengelus pipi Novi.


Novi hanya tersenyum kecil, dalam hatinya ada sesuatu yang mengganjal ingin dia utarakan kepada Justin tapi dia menahannya.


" Ada apa, hah ? Dari tadi aku perhatikan sepanjang perjalanan hanya diam saja ". Ucapnya lembut kepada Novi.


" Tidak ada apa-apa mas, apakah nanti aku bisa mengunjungimu mas ?". Tuturnya dengan nada sedikit datar.


" Bisa saja asal beritahu aku nanti jika kamu mau mengunjungiku disana ". Balasnya tersenyum.


*****


3 jam perjalanan mereka untuk sampai dirumah, Justin yang langsung mengantar Novi pulang kerumah sebenarnya mau singgah untuk bertemu kayla sebentar tapi Novi menolak dan menyuruh Justin agar istirahat saja.Setelah melihat mobil Justin berlalu, Novi melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah. Rasa lelah menyelimuti wajahnya, Novi yang hendak menaiki tangga menuju kamarnya dikagetkan dengan teriakan Kayla.


" Mamaaa ". Teriak kayla sambil berlari menuju Novi di dekat tangga.


Novi membalikkan badannya dan segera menyambut pelukkan kayla.


" Mama, kay rindu sama mama ". Ucapnya memeluk Novi.


" Benarkah ?" Mama juga sangat merindukan Kayla ". Balasnya lalu mencium kepala serta kedua pipi kayla.


" Iya, kata kak bella nanti malam papi Stefan mau mengajak kita dinner diluar loh ma ". Ujarnya dengan senang.


" Oh yaa, memangnya mau makan dimana Kay ?"


" Bilang kak bella mau makan Seafood ma ". Jawabnya antusias.


" Waahh, asyiikk dong kalau gitu, baiklah mama istrirahat dulu ya Kay sebentar ".


" Iyaa ma, tapi nanti mama ajak om Justin juga yaa ". Pintanya dengan senyum.

__ADS_1


Novi hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya mengiyakan permintaan Kayla. Lalu segera naik menuju kamarnya untuk beristirahat, Novi membasuh wajahnya agar terlihat segar dan mengganti baju dengan baju rumahan setelah itu dia naik ke ranjangnya.


Sebelum matanya terpejam, Novi mengambil ponselnya lalu mengirim pesan kepada Justin, setelah terkirim dia melempar ponselnya di sembarang arah lalu memejamkan matanya.


*****


Justin yang dirumah baru selesai mandi, berniat membuka laptopnya untuk mengecek email yang masuk. Sementara dia mengecek email, ada pesan masuk di hpnya.


Mas, ntar malam mau dinner di restaurant Seafood, jika mau ikut silahkan kalau tidak juga gak apa-apa.


Isi pesan Novi kepadanya, tapi Justin merasa aneh dengan isi pesan dari Novi. Tidak seperti biasanya bahasanya kayak begini, apalagi tadi dalam perjalanan dia banyak diam dan melamun. Justin membalas pesan Novi sebentar lalu mengecek lagi laptopnya.


Sembari melihat email masuk, pikiran Justin kembali kepada Vanya yang dia temui di Kota B tadi. Dia mengambil hpnya dan mencari nama Vanya setelah dapat dia menghubungi Vanya.


" Halo ". suara vanya menyapa duluan.


" Vanya, ini aku Justin ".


" Justin ! aku senang akhirnya kau menghubungiku ".


" Maaf baru bisa menghubungimu karena aku baru saja sampai dirumah ".


" Pasti kau lelah sekali, kenapa tidak beristirahat terlebih dahulu ".


" Tidak apa, santai saja ".


" Aku sedang meneleponmu saat ini ".


" Hehehe, maksudku selain meneleponku ".


" Aku hanya sedang mengecek laporan yang masuk melalui email saja ".


" Justin aku sangat merindukanmu, 5 tahun ini aku tidak bisa melupakanmu ".


Justin yang mendengar perkataan Vanya jadi terdiam, setelah 5 tahun ini Vanya yang meninggalkannya begitu saja dan sekarang bertemu kembali, jauh dilubuk hati Justin dia memang merindukan Vanya cinta pertamanya. Tapi dia juga sudah membuka hatinya untuk mencintai Novi, situasi ini membuat Justin kembali binggung.


" Bulan depan aku akan pendidikan di Kota B, kita bisa bertemu disana jika aku ada waktu keluar ".


" Benaran ? syukurlah kalau begitu, aku menunggumu bulan depan ".


" Iyaa Vanya, baiklah aku sudahi dulu yaa karena ada pekerjaan yang mesti aku selesaikan ".


" Baiklah, bye ".

__ADS_1


Lalu Justin mengakhiri panggilannya kepada Vanya, dan melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.


*****


Jam 18.00 Justin sudah tiba dirumah Novi, dia dengan senang hati melangkah masuk ke dalam rumah. Orang pertama yang dilihatnya adalah Kayla yang sedang asyik bermain bersama bella. Justin tersenyum melihat Kayla dan mendekatinya.


" Kayla ". Panggil Justin yang menghampiri Kayla dan bella di ruang tamu.


Kayla menoleh dan menampilkan senyuman dibibirnya " Om Justin ". Balasnya lalu berlari ke pelukkan Justin.


Justin langsung menggendong Kayla dan mencium pipi cubby Kayla dengan gemas. Bella yang saat itu juga melihat kedatangan Justin menghampirinya.


" Malam om Justin ". Sapa bella yang tersenyum.


" Malam sayang sini om gendong juga ". Ucap Justin lalu mengangkat bella dengan tangan satunya lagi.


Kedua anak kecil itu kegirangan karena digendong oleh Justin, karena suara mereka yang tembus sampai ke kamar Novi, Novi pun keluar dari kamarnya dan melihat dari atas ternyata Justin sudah datang dan sedang menggendong Kayla dan Bella.


Novi yang sudah siap, turun kebawah menyusul Justin dan anak-anak.


" Sudah dari tadi mas ". Ucapnya begitu sampai dibawah.


" Aku baru saja datang ". jawab Justin lalu menurunkan Kayla dan Bella, serta mencium pipi Novi sekilas.


" Tunggu sebentar ya, mereka masih bersiap-siap ". lalu menyuruh Justin untuk duduk terlebih dahulu.


Justin yang melihat keanehan pada diri Novi pun bertanya-tanya dalam pikirannya.


Biasanya Novi selalu tersenyum jika aku datang, tapi ini wajahnya datar. Ada apa dengannya ? Apa aku melakukan kesalahan ?.


" Mas, aku ke dapur dulu ". Ujarnya yang beranjak berdiri menuju dapur.


Justin yang memperhatikan Novi menahan tangannya, dia ingin menanyakan apa yang terjadi dengan Novi sehingga sikapnya berubah seperti ini.


" Sayang, tunggu dulu ". Justin menahan tangan Novi.


" Iya mas " Sahutnya yang menoleh ke arah Justin.


" Duduk sini sebentar ". Pintanya kepada novi sambil menepuk sofa agar Novi duduk disebelahnya.


Lalu Novi duduk di samping Justin. " Ada apa mas ". Tanyanya.


" Seharusnya aku yang tanya, ada apa denganmu hari ini ? Sejak kepulangan kita dari Kota B kamu banyak diam dan raut wajahmu tidak seperti biasanya ". Tuturnya sambil memegang tangan Novi.

__ADS_1


" Tidak ada apa- apa mas, mungkin perasaan mas Justin saja ". Balasnya dengan tersenyum getir lalu melepaskan tangan Justin dan beranjak berdiri menuju dapur.


Justin yang tidak puas dengan jawaban Novi hanya menghembuskan nafasnya kasar, sambil memandang punggung Novi yang berjalan ke dapur.


__ADS_2