
Pada suatu masa,hiduplah lima ras,ras manusia,ras elf,ras dwarf,ras beastman dan ras iblis.
Mereka hidup di lima benua yang terhubung,dan ini adalah kisah tentang seorang pembela keadilan yang menjaga kedamaian,dia memantau dunia dari tempat tersembunyi.
Alviers seorang sage muda,dia adalah bakat satu kali setiap seribu tahun,dia adalah pemimpin klan Synorea,dari lahir ia mempunyai rekan sejati yang selalu mendampinginya,yakni dark spirit kuno yang diwariskan oleh leluhurnya.
Dark spirit itu membentuk kontrak dengan Alviers saat dia masih bayi,dark spirit kuno itu bernama Caseia.
Sekarang Alviers berada di ruang pertemuan klan,ia sedang duduk di kursi dibagian tengah meja memanjang,ia bersama pendamping setianya,seorang wanita berambut biru gelap,ia memakai jubah yang terdapat tulisan runeĀ sihir di semua bagian baju itu.
Dan di ruangan pertemuan itu terdapat meja memanjang dengan banyak kursi di sisi kanan dan kirinya,dannhanya ada satu kursi di tengahnya untuk ketua klan.
Pintu terbuka dan munculah delapan orang yang sepertinya mereka adalah petinggi klan yang berada di bawah kepemimpinan Alviers.
"Anda datang duluan ketua" kata wanita berambut kuning.
"Kalian semua duduklah,dan pertemuan akan dimulai"
Mendengar Alviers yang menyuruh mereka,delapan orang itu bergetar ketakutan dan segera duduk,mereka tak tahan dengan sosok ketua mereka yang mengintimidasi.
"Kalau begitu pertemuan bisa dimulai"
Alviers mengalihkan pandanganya ke wanita berambut biru itu dan wanita itu segera memberitahu mereka semua tentang suatu informasi yang ada di tumpukan kertas yang dibawa oleh wanita rambut biru itu.
"Ini adalah informasi yang diberikan oleh seluruh vassal kita,mereka memberitahu kita bahwa tanah milik kita,lembah besar Phyrine diperebutkan oleh dua kekuatan besar"
Mendengar itu,mereka semuanya tersulut emosi.
"Berani beraninya mereka ingin merebut tanah kita,mentang mentang kita adalah klan tersembunyi yang tak dikenal dunia,mereka rakus sekali ingin mencaplok wilayah kita" kata seorang pria bertampang preman
"Nona Vasnela,apa ini benar?" Tanya wanita berambut kuning itu
Wanita berambut biru itu mengangguk dan berkata "Informasi ini benar adanya,dan keributan yang mereka buat sangat mengganggu bagi ketua klan,kalian semua yang bisa mengatasi ini akan menerima hadiah dari ketua klan"
"Itu mudah bagi kami,tapi kita harus tetap tersembunyi,dan kita tak bisa mengandalkan vassal kita,karena mereka masih rentan,butuh banyak waktu untuk pelatihan" kata pria yang memakai eyepatch.
Mereka pun berdebat,mereka mendiskusikan cara yang tepat untuk menangani masalah itu.
Alviers pun muak mendengat semua itu dan menggebrak meja,ia mengagetkan semua orang.
__ADS_1
Aura ketakutan dan intimidasi menyebar ke seluruh ruangan,delapan orang itu hanya diam seribu bahasa.
Dalam kemarahanya Alviers berkata "mungkin sudah waktunya kita mengakhiri semua rahasia dan persembunyian kita dan keluar melihat dunia"
Mendengar itu mereka semua awalnya ragu,namun karena mereka membayangkan jika keluar dari persembunyian rasanya tak begitu buruk,pada akhirnya mereka sedikit tertarik.
"Kita akan menetapkan sebuah wilayah yang berada di dalam kekuasaan kita,karena semua yang ada di lembah besar ini adalah tanah leluhur kita" kata Alviers yang membuat mereka semakin bersemangat
"Lalu apa kita harus membentuk sebuah kerajaan?" Tanya pria paruh baya berkumis
Alviers sedikit tertarik,namun ia sepertinya tak perlu melakukan itu,dia pun membalas perkataan pria berkumis itu.
"Itu hal yang tak perlu untuk dilakukan,cukup tetapkan lembah besar Phyrine sebagai wilayah klan Synore yang dikuasai seorang sage yang tak boleh diganggu apa lagi direbut!!"
"Apa kita harus mengirim utusan ke dua kerajaan itu untuk berhenti merebut wilayah kita?" Tanya wanita berambut kuning itu
"Tidak,kita harus mengirim utusan untuk memberitahu empat negara di benua manusia bahwa wilayah ini adalah wilayah milik sage Alviers Arthanasia dari klan Synore" kata Alviers dengan nada sedikit keras
Setelah Alviers mengatakan itu,seorang pria besar pendiam itu bersedia mengirim bawahanya sebagai utusan.
"Saya Danisborg,bersedia melakukan tugas"
Nama Arcatia sebenarnya adalah nama belakang leluhur klan Synore yaitu Synoregis Arcatia.
Dua utusan masing masing dikirimkan menuju empat kerajaan di benua manusia,entah apa reaksi yang diberikan mereka akan menahan diri untuk menunjukkan kekuatanya,karena delapan utusan itu dipilih dari anggota klan yang paling kuat.
Mereka berpencar dan pergi ke empat kerajaan manusia,yang paling pentinga adalah kunjungan mereka ke kerajaan Norvins dan kepangeranan Blumard,dua kerajaan itu yang saling memperebutkan wilayah lembah besar Phyrine
Di benak utusan itu sudah terpikirkan bahwa mereka hanya akan mendapat kemarahan dan hinaan dari pemimpin dua kerajaan itu.
Namun mereka tetap melaksanakan tugas itu,mereka tak takut untuk mati dibunuh karena mereka adalah penyihir kuat.
Alviers bersama dengan Vasnela pergi ke suatu taman setelah pertemuan itu berakhir,mereka sepertinya akan menjumpai seseorang.
Saat dua orang itu berjalan di taman,mereka melihat gadis kecil yang imut,dia berambut hitam panjang dan mengenakan pakaian putih,ia ditemani oleh seorang pengasuh wanita.
Alviers berjalan mendekat dan gadis itu melihat ke arah Alviers,gadis itu seketika berlari ke Alviers.
"Ayaah!"
__ADS_1
Alviers memeluk gadis itu setelah gadis itu berlari kepadanya,dia adalah putri satu satunya.
"Orvina!,Anak baik,apa kau mengunjungi makam ibumu lagi?,apa kau memberinya bunga lagi?" Tanya Alviers dengan nada pelan
"Hm,aku mengunjungi ibu hari ini" kata gadis itu
Alviers menggendong gadis itu berkeliling di kastil besar di kediaman klan di balik gunung.
Vasnela pun pergi untuk ikut mempersiapkan segalanya bersama delapan orang tadi.
Alveirs sekarang hanya berdua bersama putrinya,mereka memasuki ruang pribadi ketua klan.
Mereka berdua duduk di sofa memakan kudapan yang disiapkan oleh pelayan.
Orvina,si gadis kecil itu berkata "ayah aku ingin melihat kakak Caseia"
Alviers pun mengatakan padanya jika ia sedang tidur dan tak ingin diganggu,namun saat Orvina mengeluarkan wajah sedih,Caseia,si dark spirit kuno itu keluar dari tubuh Alviers dan menghibur Orvina.
"Maaf menunggu lama gadis kecil,aku disini"
Dark spirit itu berwujud wanita cantik berkulit agak gelap dengan rambut hitam dan memakai pakaian hitam yang sedikit terbuka dan mengunakan segala aksesoris emas di sekujur tubuhnya.
"Kakak,Caseia,seoerti biasa kakak selalu gemerlap dengan emas emas itu" kata Orvina dengan riang
"Karena sekarang gadisku sudah bertemu dengan kakaknya,ayahmu ini akan pergi sebentar,jangan nakal" kata Alviers
Orvina mulai berbincang bincang dengan Caseia,sedangkan Alviers pergi ke ruangan lain,dan saat ia berada di ruangan terdapat Caseia yang lain.
Ternyata Caseia yang berbicara dengan Orvina adalah klon dari sosok Caseia yang asli
"Aku ingin berbicara denganmu sekarang"
Caseia mengambang dan terbang ke punggung Alveins,dia memegang bahu Alveins dengan dua tanganya dan berkata "Aku sudah tahu maksudmu,"
Alveirs pun tak perlu bicara lebih banyak lagi dan langsung menanyakan apa dia mau membantunya.
"apa kau ingin membuatku repot dengan urusanmu itu,setidaknya beri aku imbalan jika kau meminta tolong padaku" jawab Caseia
Alviers pun mengeluarkan Sebuah batu tujuh warna kepada Caseia,melihat itu Caseia segera mengambilnua dengan cepat,sifatnya berubah menjadi baik dan perhatian,ia pun akan mengatasi masalah yang sudah ia ketahui
__ADS_1