
Semua orang di kelompok besar itu bahagia saat ini karena mereka mendapat lima koin emas untuk satu orang,kecuali anak anak.
Mereka pun ke kota terdekat untuk membeli kebutuhan dengan berkelompok,agar mereka tetap aman.
Sementara itu Alviers mengumpulkan semua bintang perak yang merupakan jadwalnya untuk memberitahu mereka soal orang baru.
Mereka semua berkumpul di ruang tahta,delapan orang itu berlutut sebentar laku berdiri.
"Aku memanggil kalian kesini untuk membahas sesuatu"
"Apa ini tentang gerombolan itu tuan?" Kata Vassal ketujuh
"Mereka sangat banyak dan anda membangunkan mereka kota sama seperti kami anggota suku barbar" kata Gunther yang resmi menjadi Vassal kedelapan.
"kalian pasti sudah melihat gerombolan orang orang itu masuk ke kota ini"
Mereka semua menjawab dengan mengangguk pada Alviers.
"Sekarang aku harap kalian sesama Vassal bisa bersatu dan membantu yang lain"
"Itu pasti tuan" balas Vassal kedua
"Saat ini mereka menyebar dan memuju ke kota kota kalian,kuharap kalian bisa menghindarkan mereka dari keburukan"
Mereka semua pun hanya terdiam dan menunduk sebagai tanda mereka menerima permintaan sage agung mereka.
Alviers menyuruh mereka kembali ke kota mereka masing masing.
Alviers pergi dari ruang tahta dan keluar dari kastil dengan terbang.
Dia terbang ke arah utara dan melihat golem golem tanah itu menyusun batu yang sudah dipotong potong oleh para golem besi.
Alviers terbang mendekat dan melihat banyak penyihir yang sedang berada di tenda,mereka juga ada yang menjadi pengawas dan pencatat.
Semua bahan bangunan untuk membuat tembok dan bangunan itu diantar oleh pedati yang ditarik oleh kadal ke lokasi yang ditandai itu.
Semua orang yang ada di tenda terkejut melihat semua barang itu dipindahkan oleh pedati kadal itu.
Mereka juga melihat segerombolan wyvern dari organisasi Beast Bone membantu menerbangkan gelondongan kayu.
Dua tali lingkaran yang kuat dikalungkan di leher dan punggung wyvern,lalu para golem itu melerakkan tiga gelondong kayu itu di tali.
Mereka terbang kesana kemari dan diberi daging untuk imbalan mereka.
Alviers sangat menikmati melihat situasi bekerja para golem dan monster itu,dia juga melihat orang orang di tenda itu mengerumuni batu,kayu dan material lainya.
__ADS_1
Setelah puas dia melihatnya,Alviers berteleportasi ke kastilnya.
Dia mengunjungi kedua putrinya yang pasti sedang belajar dengan Vasnela.
Beralih ke suatu mansion di kota yang ramai.
Pedagang budak itu pergi bersama pengawalnya menaiki kereta kuda menuju suatu tempat.
Salah satu penyihir yang menyamar jadi prajurit bayaran itu ikut dengan pengawal lain berangkat bersama pedagang budak itu.
Para penyihir yang menyamar menjadi pasukan bayaran itu melakukan aksinya.
Dua orang penyihir itu memasuki perpustakaanya dengan sihir tembus pandang,ada satu rekan mereka yang berjaga dan berperilaku seperti pasukan bayaran.
Mereka mencari dokumen penting untuk sage agung mereka.
Pedagang budak itu selalu pergi ke perpustakaanya untuk menyembunyikan dokumen yang menyimpan beberapa informasi.
Setelah lama mencari,mereka tak sengaja menemukan pintu rahasia saat menyentuh sebuah buku.
Mereka pun masuk dan melihat banyak buku catatan yang menumpuk di meja.
Mereka segera melihat dan memilah mulai informasi penting itu,setelah beberapa saat mereka memilah,beberapa informasi yang sangat penting dan mereka pun menyalinnya di kertas yang mereka keluarkan dari sihir dimensi.
Di tangan mereka terdapat pena,dan mereka pun menyalin semua catatan pedagang budak itu.
Sementara itu di kereta kuda,penyihir yang menyamar itu hanya diam melihat ke jendela,dan pedagang budak itu tertidur pulas.
Setelah melewati bukit mereka sampai di kota,mereka memasuki kota dan berhenti di sebuah bangunan bar yang mewah.
Pedagang budak itu turun dari kereta kuda dan masuk ke ruangan itu dia berjalan ke tangga untuk menuju lantai dua.
Penyihir yang menyamar itu mengikutinya bersama dua pengawal lainya.
Penyihir yang menyamar itu harus serius didalam penyamaranya,dia sekarang hanya diam dan mengikuti pedagang budak itu.
Pria tua itu membuka pintu di suatu ruangan,dia pun memasuki ruangan itu.
Mereka melihat di meja bundar itu,terdapat tujuh orang,mereka memakai pakaian mewah dan melihat pedagang budak itu.
"Yo pak tua,duduklah,ada informasi penting yang harus disampaikan" kata seorang wanita
Pedagang budak itu duduk dan pengawal mereka berdiri di tembok.
Lalu seorang pria berambut putih botak tengah itu berkata "kultus yang menjadi langganan kita,mereka semuanya telah dihancurkan oleh orang misterius"
__ADS_1
Pedagang budak itu terkejut dan penyihir yang menyamar itu bermuka datar
"Lalu bagaimana tanggapan dari keluarga Dimitryos" kata pedagang budak itu.
"Mereka menelusuri semua markas dan mereka melihat tujuh bola kristal itu pecah" kata pria yang memakai jubah hijau.
Pedagang budak itu terkejut lagi.
Kakek botak tengah itu menatap.ke pedagang budak itu dan berkata "Sekarang ini mereka butuh banyak budak untuk mengisi kekuatan tujuh bola kristal yang baru"
Seorang wanita yang matanya tertutup poni itu berkata "apa kita harus mengerahkan lebih banyak pemburu budak?"
Penyihir itu terkejut mendengar perkataan wanita itu,dan dia harus tetap tenang.
"Lakukan saja,kita organisasi tujuh bintang selalu menjarah desa desa untuk menjadikan mereka semua budak" kata pria berjubah hijau
"Bodoh sekali kalian ini!" Kata kakek botak tengah itu
Semua orang disitu pun hanya terdiam dan tak tahu kenapa kakek botak tengah berkata seperti itu.
"Kalian seharusnya tahu jika orang misterius ini sedang mengintai kita,dia pasti tahu tentang keluarga Dimitryos dn kaki tanganya"
Semua orang itu batu ingat jika masih ada orang misterius yang menghancurkan kultus itu.
Mereka juga tahu soal keluarga Dimitryos yang tak mengambil tindakan pencarian orang misterius itu.
"Mungkin setelah kultus dihancurkan,maka selarang adalah giliran kita untuk hancur"
Semuamyabterkejut mendengar perkataan pedagang budak itu.
Mereka mulai waspada dan mempersiapkan perlindungan terbaik untuk berhadapan dengan orang misterius yang merupakan angggota dari Chaos Servant.
Tujuh pedagang budak besar yang merupakan organisasi para militer itu memberi perintah langsung untuk memperketat penjagaan semua markas mereka.
Dan mengandalkan koneksi mereka ke semua pedagang budak yang kecil,mereka memerintahkan bawahan mereka untuk membeli dan mengumpulkan semua budak.
Semuamya akan dikirim ke keluarga Dimitryos bersama budak yang mereka punya di markas mereka.
Setelah itu mereka semuanya pergi,dan penyihir yang menyamar itu pun menghilang dan meninggalkan pesan di kursi kereta kuda.
Pedagang budak itu membacanya dan membuangnya,mereka bertubuh itu kembali ke markas mereka masing masing.
Penyihir itu membuka portal yang terhubung dengan kandang monster burung yang telah dia jinakkan.
Dia memerintahkan burung burung itu untuk mengikuti tujuh kereta kuda itu.
__ADS_1
Sebelas monster burung yang ukuranya sama dengan ayam itu terbang menuju portal yang terhubung di kota itu,
Sekarang dia sedang mencari Alviers sebelum tujuh orang itu berpencar lebih jauh.