
Arneia Dan Orneia membuat semua orang di kota Vassal itu terkejut,apalagi dia tak tahu tentang kota baru itu.
"Saudari,sepertinya ada bangunan asing yang ada di lembah," kata Arneia
"Apa mereka membangun kota tanpa izin negara Arcatia!"
Mereka berdua pun turun dan melihat jelas banyak golem membantu beberapa orang yang memakai bulu hewan.
Dua naga itu turun dan mengejutkan semua orang di tenda,mendengar teriakan orang suku mereka di tenda,semua pekerja dan golem cepat bersiaga keluar.
Saat mereka keluar mereka langsung mendongak ke atas melihat dua naga putih dan mundur ketakutan.
Mereka tahu jika naga putih itu sama seperti yang mereka dengar dari kabar.
Dan pertama kali mereka melihat sosok naga putih itu.
Semua golem besi itu menunduk saat melihat dua naga putih itu,dan sembilan kepala suku terdiam tak bisa bergerak karena ketakutan.
"Siapa kalian?" Tanya Arneia
Gunther ysngbgemetar itu datang dan berkata dengan gagap "ka-ka-mmi,aa-dalah,or-ang bb- baru,"
"Apa kalian bermigrasi ke sini atas perizinan sage agung"
Mereka semua punnn menggangguk.
Setelah itu muncullah suara "tenang lah Arneia dan Orneia,aku menyuruh mereka bermigrasi untuk meramaikan tanah kita"
Mereka berdua mendongak ke atas dan melihat Alviers yang menggendong Orvina.
"Kakak naga kembaar!!" Teriak Orvina sambil melambai.
"Tuaaan!!,kami kembali!!"
Arneia dan Orneian pun terbang,saat di angkassaaaa mereka berubah ke wujud manusianya dan memeluk Alviers dan mencium Orvina.
"Kalian berdua turun dulu"
Alviers dan dua saudari itu turun,lalu dia menyuruh semua orang suku itu kembali melakukan pekerjaan mereka.
Mereka berempat berpindah dengan portal ke suatu ruangan pribadi.
Alviers memangku putrinya dan dua saudari kembar itu memeluk Alviers.
Arneia melihat ke Alviers dan ingin bertanya.
Namun sebelum dia mengeluarkan kata kata,Alviers meletakkan jari telunjuknya ke bibir Arneia dan berkata "sshht!"
Alviers lalu memegang kepala putrinya.
__ADS_1
Dua saudara itu tahu maksud Alviers,mereka akan bertanya saat Orvina pergi bermain.
"Elus lebih lama lagi ayah"
Alviers pun mengelus dan mengecup bagian atas kepala putrinya,lalu Alviers mengeratkan jari telunjuk dan jari tengahnya.
Alviers menyentuh dagu putrinya dan putrinya seketika mengantuk lalu tertidur.
Arneia dan Orneia terkejut dengan teknik tuan nya,mereka pun berbisik dan minta diajari.
Alviers menggendong Orvina dan mengizinkan mereka untuk bertanya.
"Tuanku,aku mendengar informasi daei ras iblis besar yang menyampaikan pesan ke semua ras saat itu" Arneia menjelaskan
"Dan kami menduga jika andalah yangmembangkitkan iblis kuno itu" Orvina menambahkan penjelasan kakaknya
"Memang benar itu aku,iblis kuno itu adalah babu baru milikku"
Arneia dan Orneia dengan suara pelan memuji Alviers.
"Sage agung kita memang hebat"
"Sage agung kita adalah pemilik dunia yang sebenarnya"
Alviers menyuruh merdeka berhenti menyanjung dan menyuruh mereka pergi ke markas.
Sedangkan Alviers berteleportasi ke kamar dan menaruh putrinya di ranjang lalu pergi.
Alviers sekarang bosan,dia hanya tak melakukan kegiatan apapun dan duduk berdiam di singgasananya.
Tiba tiba seorang prajurit memanggil Alviers untuk menuju tempat dimana sihir projeksi dipasang.
"Sepertinya mereka menghubungiku lagi,aku akan pergi"
Prajurit itu menunduk dan Alviers berteleportasi ke ruangan khusus sihir projeksi.
Alviers melihat empat pemimpin negara itu menunduk dan mulai memberi salam.
"Salam sage agung"
Alviers pun berdiri dan mengatakan tujuan mereka kesini.
"Ada apa gerangan kalian menghubungi aku kali ini?"
Empat orang itu saling menatap,mereka takut untuk berbicara terlebih dahulu.
Akhirnya sri paus yang pemberani itu pun mulai berbicara.
"Kami kesini untuk menanyakan sesuatu"
__ADS_1
"Katakan" suruh Alviers
Sri paus itu menjelaskan tentang dan iblis yang menjadi musuh mereka telah memilih untuk mengisolasi diri.
Dan masalahnya,sekarang mereka tak punya tujuan atas persiapan perang yang mereka lakukan sejak lama.
Mereka selama ini telah sia sia membentuk sebuah pasukan kuat dan melatih pejuang yang berbakat.
Namun mereka malah tak pergi ke benua iblis,karena mereka sudah mengisolasi diri dan seperti mengaku kalah.
"Semua prajurit khusus kami yang rencananya dikirim pergi ke kerajaan iblis telah sia sia"
"Hanya itu saja?" Tanya Alviers
"Kami membutuhkan nasehatmu sage agung" Arinfred pun memohon
Alviers menghela nafas dan berkata "jadikan saja mereka pasukan elit saja mereka,mudah kan"
"Bukankah anda tahu jika kita semua sudah beraliansi" kata kaisar
"Jika begitu mereka akan menjadi unit khusus untuk menuntaskan beberapa tugas untuk menyelesaikan masalah"
Raja itu pun maju dan bertanya "Masalah seperti apa sage agung?"
"Yah,pasukan itu bisa melakukan beberapa hal seperti berburu penjahat,membasmi bandit,menekan pemberontakan,dan mungkin untuk intelejen atau tugas diplomasi"
"Ide anda bagus yang mulia,dan kita juga harus bekerjasama untuk menjadi makmur,berhubung musuh kita sedang tertekan" kata Sri paus yang memotivasi
"Benar,muduh kita sudah melemah!" Teriak kaisar
Alviers pun memejamkan matanya dan mengambil nafas lalu berkata "Babi hutan yang tumbuh dan menjadi ganas haruslah di ikat rapat mulutnya" kata Alviers
Empat Orang itu pun tak mengerti apa yang dikatakan Alviers,namun mereka berterima kasih atas saran Alviers.
Alviers mengatakan kata penyemangat sebelum menutup sihir projeksi itu.
"Semoga kalian tak menghadapi masalah,kami jika ada masalah gempur saja dengan ketenangan dan pikiran jernih"
Empat orang itu pun mengangguk mengerti dan Alviers pun menutup sihir projeksi itu.
Setelah mereka bertemu dengan Fermund,mereka mengadakan rapat perencanaan dan berusaha menyusun sistem kepemimpinan untuk unit khusus yang mereka bentuk.
Setelah membuang dan menggabung beberapa ide,mereka menemukan prinsip dan konsep dari unit khusus yang mereka ciptakan.
Mereka pun menamai unit itu dengan nama Ordo of Shadewings
Mereka mengumpulkan semua pasukan dan pejuang berbakat dari empat negara untuk bersatu membentuk unit khusus itu.
Mereka mulai pembangunan markas tasbih dahulu di perbatasan antara kepangeranan dan kerajaan yang berada di selatan Arcatia.
__ADS_1