Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar

Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar
Chapter 2:Bencana


__ADS_3

Alviers kembali bersama putrinya yang sedang berbicara dengan klon Caseia,dia meluangkan waktu untuk putri kesayanganya.


Sedangkan semua orang mengumpulkan semua vassal dan mempersiapkan mereka untuk menetapkan negara baru.


Di sisi yang lain dua utusan itu telah sampai di kerajaan Norvins,mereka berdua diantar ke ruang tahta.


Raja kerajaan itu memandang mereka sinis,dia tak tahu siapa mereka dan tiba tiba ingin menemui raja.


"Kalian ini berdua siapa,aku tak mengenal kalian dan kalian ingin menemuiku" kata raja itu


Kedua utusan itu menatap satu sama lain,salah satu di antara mereka pun bicara.


"Kami adalah utusan dari sage,sang sage mengirim kami kesini untuk memberitahu anda,bahwa lembah besar Phyrine adalah wilayah kami"


Mendengar itu sang raja marah dan bangsawan disana tertawa meremehkan,raja pun tenang dan menanyai utusan itu.


"Atas dasar apa kalian berkata begitu,lembah itu bukan punya siapapun,dan jangan coba mengancamku atau kalian skan dibunuh"


Utusan itu pun menjawab "kami klan tersembunyi bernama Synore,kami tinggal dibalik gunung Ulrands sejak leluhur kami membentuk klan,jadi itu tanah kami"


Mereka semua malah tertawa mendengar itu,mereka mengira kalau dua orang itu mencoba menipu dan ada juga yang mengatakan bahwa utusan itu adalah badut yang disewa seseorang kemari.


Dua utusan itu marah karena menganggap peringatan dari ketua adalah lelucon,dan mereka lebih marah lagi saat mereka menghina klan Synore


"Ooh lihat,mereka marah,apa kita sudah membuat keputusan yang salah,kita menentang klan tersembunyi haha bodoh" hina seorang bangsawan


Utusan itu menyampaikan beberapa patah kata kepada raja itu.


"Kalau begitu tunggulah amarah dari sage kami"


"Pergilah badut" kata raja itu.


Mereka berdua pun kembali dengan bola teleportasi.

__ADS_1


Mereka berdua menuju ketua klan untuk menyampaikan apa yang mereka alami tadi,mereka menuju aula klan,disana ketua klan mereka sedang membaca buku dengan putrinya yang berada di pangkuanya.


Mereka juga melihat utusan lain,mereka melihat dua utusan yang marah,mungkin mereka yang diutus ke kepangeranan Blumard dan utusan yang diutus menuju dua  kerajaan lain terlihat biasa saja


Mereka berkumpul di depan Alviers,melihat itu Alviers menyuruh putrinya untuk membaca buku dengan pengasuhnya.


Alviers melihat meteka semua,dan ia sudah tahu semuanya dari wajah mereka.


"Sepertinya sudah jelas terlihat,utusan yang dikirim ke kerajaan Norvins dan kepangeranan Blumard,mereka tak mempedulikan peringatanku,memang mencari mati,sekarang aku ingin tahu utusan yang dikirim ke kekaisaran dan kepausan"


Dua utusan itu menyampaikan reaksi dari dua penguasa kekaisaran dan kepausan,mereka berkata baik sekali kepada mereka,namun mereka rasa itu bukan perkataan yang tulus,itu hanya perkataan untuk membuat hati menjadi senang dan terkesan meremehkan.


"Kalau begitu biarlah,biarkan mereka terus meremehkan kita hingga mereka tak tahu dan tak ingin tahu kekuatan kita yang sebenarnya"


Alviers menoleh ke utusan yang dikirim ke kerajaan dan kepangeranan dan menanyakan semua yang terjadi.


"Yang mulia,pangeran kerajaan Blumard itu menghina kita,mereka mengatakan bahwa kita adalah orang lemah yang tak perlu dipedulikan" kata dua utusan klan di kepangeranan Blumard


Mendengar itu Alviers menghela nafas,kemudian ia menggeram pelan,ia mengepal tanganya,sudah jelas jika dia sangat marah melihat mereka,Alviers pun berteriak memanggil nama seseorang.


"Arneia!,Orneia!,cepat kemari"


Teriakan itu sangat keras hingga semua utusan itu harus menutup telinganya erat erat,lalu setelah suara panggilan itu,keluar dari sisi gelap di ruangan itu dua wanita kembar,mereka memiliki tanduk berwarna hitam dan berambut putih,mereka memakai pakaian putih dengan hiasan kalung dan dari sisik berwarna emas.


"Yang mulia sage,anda memanggil kami"


Para utusan yang melihat sosok mereka mulai ketakutan dan mundur,mereka sudah mengetahui siapa mereka.


"Mereka adalah kembar putih anggota Ordo Chaos Servant!" Kata seorang utusan itu mengacungkan jari kepada dua perempuan itu.


"Kalian semua pergi ke kerajaan Norvins dan kepangeranan Blumard,kalian adalah tanda akan amarahku,terbanglah kalian di atas istana kerajaan mereka,dan beri peringatan terakhir sebelum kau menghancurkan istana mereka"


Dua gadis itu bahagia mendengar mereka akan menghancurkan sesuatu lagi,mereka adalah dua gadis yang dipungut oleh kakek Alviers di hutan belantara mereka dari kecil sudah menemani Alviers sampai dewasa,saat Alviers marah,mereka selalu bertindak sesuai kemauan Alviers.

__ADS_1


"Sudah lama kita tak menghancurkan sesuatu bukankah begitu saudariku"


"Kau benar saudariku,kini kita akan menghancurkan siapapun yang membuat tuan kita marah"


Kata dua saudari itu dengan rasa bahagia


"Pergilah sekarang dan jangan bunuh orang yang tak bersalah" perintah Alviers


Mereka berdua terbang keluar dari kastil itu,mereka terbang menjauh sedikit dari wilayah klan,dan yang paling mengejutkan,mereka berdua mengeluarkan cahaya dan verubah menjadi sesuatu yang sangat besar.


Mereka adalah ras naga terkuat,tubuh mereka besar sekali dengan sisik putih mengkilat dan mata merah yang mengerikan,mereka mengembangkan sayapnya yang lebar.


Mereka saling bertatap dan berpisah,mereka menuju ke istana kerajaan Norvins dan kepangeranan Blumard


Mereka terbang sangat tinggi dan melesat menuju arah timur dan barat,mereka pasti mengejutkan semua orang yang melihat mereka.


Sekarang Arneia menuju ke kerajaan Norvins,dia melewati perbatasan dengan cepat karena tubuhnya yang besar itu,ia sesekali melihat benteng dan kota yang mereka lewati,dia berpikir mereka yang ada di kota itu pasti ketakutan setengah mati,mereka mengira dirinya akan menyerang kota padahal dia tidak berniat untuk melakukanya.


Arneia melihat ibukota kerajaan Norvins,kota yang luas dikelilingi tembok pertahanan dan tembok dalam.


Arneia melihat semua orang ketakutan dan mencoba segala upaya untuk memanahi dia atau menyerangnya dengan sihir,namun alih alih mereka menyerangnya,malahan mereka sudah takut duluan.


Ia menuju ke ketinggian tertentu dan terbang diatas ibukota,semua orang pun hanya diam tak bisa bergerak karena ketakutan,mereka melihat ke langit,mata mereka melihat naga putih besar yang tebang diatas istana,tubuhnya menutupi cahaya matahari.


"Dengarkan aku kalian semut lemah!,aku adalah naga putih milik tuan sage yang berdiam di lembah besar Phyrine!,raja kalian ini hendak merebut tanah kami,dan ia juga menghina utusan kami,sekarang aku akan memberikan bencana di tanah ini!!!!"


Arneia bersuara sangat keras sehingga semua kaca di istana itu pecah dan suaranya terdengar ke seluruh penjuru ibukota.


"Sekarang kerajaan ini akan hancur dengan bencana api membara yang akan aku keluarkan dari mulutku ini!!!"


Arneia tampaknya tak mematuhi perintah Alviers yang menyuruhnya untuk memberi peringatan terakhir dan jangan membunuh orang yang tak bersalah.


Namun pada akhirnya dia hanya menakut nakuti mereka semua,ia berteriak sangat keras untuk memberi ketakutan yang menyadarkan mereka bahwa ada sosok yang tak bisa diusik sembarangan.

__ADS_1


__ADS_2