Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar

Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar
Chapter 37:Reuni Dan Persaudaraan


__ADS_3

Lima suku diantar menuju suatu tempat di dekat wilayah kota Vassal,Orvietta menjelaskan sedikit tentang negara Arcatia.


"Sebelum negara Arcatia berdiri,terdapat klan bernama Synore yang lokasinya dibalik gunung itu"


Orvietta menunjuk gunung Ulrand kepada mereka,lalu Levina pun melanjutkan


"Klan Synore kami adalah klan penuihir yang meneliti sihir kuno dan relik juga catatan dimasa lampau"


Semua Shaman dari lima suku itu tak sabar untuk belajar sihir,mereka terlihat diam dan biasa saja,namun didalam hati mereka sangat senang.


"Klan kami punya pengikut yakni tujuh kelompok besar yang tinggal di tujuh kota"


"Mereka berasal dari seluruh penjuru benua manusia yang pindah kemari karena tanah tempat tinggal mereka sudah tak gembur lagi" kata Orvietta


"Aku mengerti maksudmu nona Orvietta" kata seorang petani


Sekarang kalian bebas memilih wilayah mana yang akan kalian jadikan kota,yang penting jarak antar kota jangan terlalu dekat.


Mendengar itu,mereka semua memandangi area disekitar mereka,sepertinya semua orang dan lima kepala sekutu sudah sepakat.


"Nona Orvietta,kami ingin membangun kota diatas bukit itu"


"Jika begitu baiklah,akan ada pekerja yang membuat tembok kayu terlebih dahulu dengan luas yang kalian inginkan" kata Orvietta


"Kami juga akan ikut bekerja untuk membangun rumah kami sendiri!"


"Benar!,rumah idaman"


Semua penduduk itu kegirangan dan bersemangat untuk segera bekerja.


"Kalian bangun tenda saja dulu di wilayah yang kalian inginkan sebagai penanda wilayah itu milik kalian" saran Orvietta


Mereka semua segera membangun tenda mereka di bukit itu,mereka memuat semua yang mereka bawa di lokasi bukit itu.


Mereka bahu membahu membantu sesama membuat pagar pribadi untuk menaruh ternak mereka didalamnya,dan mereka tinggal mengarit rumput untuk makanan ternak mereka.


Mereka pun beristirahat,terlihat pasukan dari Arcatia berdatangan menuju Orvietta.


"Kalian akan ditemani oleh beberapa pasukan Arcatia yang menjaga kalian saat kalian beristirahat"


Mereka langsung duduk di kursi dan ada yang berbaring di tanah rerumputan,tiba tiba ada seorang pria yang melihat portal saat memberi makan kambingnya.

__ADS_1


"Disana ada portal!!,Kepala suku!"


Lima kepala suku dan banyak orang berkerumun di dekat pagar tempat ternak,mereka melihat banyak orang keluar dari sana.


"Ah,mungkin mereka sudah membawa suku yang lainya"


Pantas semua orang itu merasa familiar dengan penampilan mereka,semua kelompok besar itu pasti dari beberapa suku,namun mereka tak tahu suku mana saja dan berapa suku yang mereka bawa dari hutan Barvins.


Semua orang dari suku itu gembira sekali sama seperti saat pertama kali mereka melihat lembah.


"Heii!!,disini!!" Teriak Gunther


Semua orang yang baru saja keluar dari portal itu menengok ke kiri,mereka terkejut ternyata ada beberapa kepala suku yang mereka kenal.


Ada beberapa kepala suku yang maju dan melihat mereka dengan seksama.


Ada seorang pria memakai baju kulit hewan yang bulunya berwarna coklat keemasan, dia terbelalak melihat Gunther yang tersenyum dan menunjuk ke pria itu.


"Gunther bajingan!!,apa itu kau?!!"


"Aku memang Gunther bodoh!!,kemarilah dan peluk aku Sterena"


Gunther berpelukan dengan Sterena sambil tertawa,dan Sterena pun memperkenalkan Gunther ke semua orang orang dari sukunya.


"Kau juga Sterena,kau sama liarnya dengan singa gunung" Gunther memujinya balik


Orvietta dan lima wanita itu berkumpul dan melihat mereka dari jauh sambil tersenyum.


Semua orangĀ  dari suku lain mengikuti Sterena untuk bertemu lima suku yang bahkan mereka tak kenal mereka siapa,bahkan ketua suku lainya yang sepertinya punya reputasi,di wilayah Barvins juga mendekat ke lima suku yang ada di tenda itu.


"Kalian lima suku juga ada disini?!" Tanya seorang kakek yang memakai baju kulit buaya.


"Ya,kami adalah aliansi,wajar jika kita pergi bersama sama,tapi tak kusangka kau ada disini buaya tua,apa kau bosan bermain di muara dan pergi kesini?" kata Monris meledek


"Namaku Cordev dasar rambut rumput laut!"


Semuanya berbincang bincang,Sterena dan Cordev menjelaskan pada lima kepala suku itu sudah memutuskan untuk migrasi,dan mereka membujuk dua suku lain sebelum berangkat.


Dua kepala suku yang diajak oleh Cordev itu maju ke lima kepala suku itu dan mengenalkan diri mereka.


Dua kepala suku itu sebenarnya adalah pasutri yang sudah menyatukan dua suku,saat mereka maju,sepertinya Vildas dari tadi tak muncul.

__ADS_1


"Aku adalah Darnus,dan dia isteriku,namanya Lisetta,kami berasal dari suku Durvendan Linoster,Kami adalah dua suku yang bersatu atas pernikahan yang direncanakan tetua kami"


Darnus itu menjelaskan siapa dirinya dan latar belakangnya dengan singkat,mereka memberi hormat kepada semua kepala suku yang ada didepan mereka.


Lisetta melihat anggota suku Visar,namun dia tak melihat Vildas,pada akhirnya dia pun menanyakan keberadaan Vildas.


"Vildas!!,kemarilah,aku melihat banyak orang orang dari suku mu,tapi kau tak menunjukkan dirimu padaku!!" Teriak Peserta memancing


"Hentikan itu Lisetta,kau membuatku malu"


Anggota suku Visar itu berbaris dengan wajah yang kesal menatap Lisetta,dan Vildas pun muncul.


"Kau berisik dasar nenek sihir,aku sedang tak ingin muncul di hadapanku,kau sangat cerewet,suaramu menyakiti telingaku"


Lisetta marah mendengar ejekan dari Vildas,mereka pun pergi ke suatu tempat menjauh dari kerumunan itu dan bertarung.


Semua orang tahu cinta segitiga dari tiga kepala suku itu,dari ajang berebut kepala suku Durven yang tak lain dan tak bukan adalah Darnus.


Darnus pun menghentikan mereka berdua dan mendamaikan mereka,serangan di kerumunan itu,mereka sedang berbicara tentang empat suku lainya.


"Sekarang tinggal empat suku,apa mereka mereka tidak datang kemari?" tanya Otto


Orvietta masuk ke kerumunan itu dan berkata "Mereka tak ikut bermigrasi dan bersikukuh ingin tetap di desa mereka"


Semua orang menyayangkan keputusan empat suku lainya,lalu Orvietta menenangkan mereka dan memberi tahu mereka suatu hal.


"Kami semua sudah menempatkan banyak prajurit di desa kalian,sepertinya masih banyak barang yang belum kalian ambil,setelah rumah kalian sudah dibangun,maka akan kita sngut semuanya ke rumah kalian"


Semuanya gembira,mereka tak sabar untuk segera membangun apa apa saja yang mereka inginkan sesuai perencanaan yang disetujui bersama.


Empat suku tadi membangun tenda di dekat tenda lima suku itu,sekarang ada sembilan suku barbar yang akan membangun kota mereka sendiri.


Saat menjelang sore,mereka saling berbaur dan berpesta bersama.


"Tambah lagi!!"


"Minum lagi!!"


Sterena dan Gunther saling merangkul dan mengangkat gelas kayu besar berisi bir buatan sendiri.


Sedangkan Darnus dan Peserta berada di pojokan dan bermesraan.

__ADS_1


Semua suku bersama sama saling mengenal dan membangun hubungan,mereka sering bertukar informasi tentang beberapa hal,dan mencoba untuk mengingat nama orang yang menjadi teman.


__ADS_2