Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar

Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar
Chapter 3:Hadiah Dari Empat Kubu


__ADS_3

Arneia pun mulai mengeluarkan dragon breath nya,saat ia ingin mengeluarkan nafasnya,datangsang raja  itu bersama para bangsawanya,wajah mereka tampak berani,namun mereka sebenarnya ketakutan.


"Naga putih,kenapa kau melakukai ini,apa kau ingin berbuat semena mena dan menindas kami!" Kata raja itu dengan suara keras sambil mendongak keatas melihat Arneia.


"Aku adalah naga putih yang menjadi lambang kemarahan tuanku,dan kau sudah membuatnya marah dengan penghinaanmu pada utusan dan klan kami,tak ada siapapun yang bisa menghentikan bencana ini selain berlutut meminta maaf dan tarik kata katamu yang menghina tadi"


Raja itu sedikit tersinggung dengan perkataan Arneia,namun dia tak bisa berbuat apa apa,saat itu juga raja itu berpikir keras,ia pun menemukan suatu ide agar dia bisa tetap hidup.


"Baiklah,aku akan pergi menuju rumah sage dan meminta maaf,akan kubawa hadiah yang akan menyenangkan tuanmu"


Arneia pun berpikir sang raja adalah pembohong,ia hanya mengatakan itu untuk membuat raja itu tetap hidup,dia berharap Arneia akan segera pergi setelah raja itu mengatakan itu dan dia mengingkari perkataanya,namun dia tak bisa dibodohi,ia pun memikirkan ide menarik.


"Kalau kau ingin minta maaf,maka lakukanlah sekarang,naik ke punggungku dan kita menemui tuanku"


Mendengar itu raja tak bisa berkutik lagi,dan ia sepertinya tahu jika naga itu tak dapat dibodohi,namun ia tak ingin pergi kesana,dia pun berjanji  besok akan datang.


"Besok aku akan datang,beritahu lokasi kediaman sage agung atau jemput aku di lokasi yang sudah kau tentukan"


Arneia pun setuju,ia berbalik dan  meninggalkan ibukota dengan cepat,semua rakyat itu ketakutan,mereka hampir menerima kematian yang mengerikan karena perbuatan rajanya.


Sementara itu di kepangeranan Blumard,Orneia behadapan dengan pangeran manja dan pengecut,pemimpin kepangeranan,ia sedang dilindungi oleh prajurit elitnya yang hanya berdiri gemetar ketakutan.


Orneia memberinya kesempatan terakhir untuk menyesali perbuatanya dan menganggap serius perkataan Alviers yang ia katakan.


Seketika pangeran itu mengangguk angguk paham dan ia akan merencanakan kepergian menuju sage agung untuk meminta maaf.


Setelah itu datanglah protes dari semua penduduk ibukota dari dua negara,mereka menuntut raja mereka untuk menjaga adab dan sopan santun saat bertemu sage agung atau semua kerajaan akan hancur.


Karena protes besar itu,berita tentang kemunculan dua  naga putih yang katanya adalah pelayan dari sage agung menyebar tak hanya di benua manusia,bahkan diketahui oleh semua ras di lima benua.

__ADS_1


Bahkan ras elf yang mengisolasi dirinya pun tahu,dan juga ras iblis yang telah bersatu dibawah nama raja iblis juga takut dan waspada,meskipun populasi mereka membludak dan tak kalah dengan ras lainya.


Berita itu membuat gempar semua benua,mereka terkejut dan mengira ngira siapa yang punya kekuatan besar untuk menundukkan dua naga itu.


Bahkan kepausan dan kekaisaran yang pura pura baik karena menganggap remeh utusan itu,sekarang mereka ketakutan setengah mati dan merasa untung karena tak mengganggu utusan Alviers.


Sementara itu di rawa besar Swamdelin di benua Beastman,berita itu tersebar ke kerajaan ras lizardman yang mengagungkan naga sebagai dewa yang sangat mereka hormati.


Di istana besar ras lizardmen,raja kadal mereka menerima kabar berita tentang kemunculan dua naga putih di benua manusia,raja kadal itu menanyakan kebenaranya kepada pembawa informasi itu.


"Kau bilang terdapat dua naga putih besar yangbmengancam dua kerajaan karena menggganggu tuan mereka sang sage agung?"


"Benar raja kadal,berita tentang ini sudah menyebar ke semua benua,dan kini dua naga itu sedang menanti pihak dari dua kerajaan untuk menuju kediaman tuan mereka untuk meminta maaf atas rencana aneksasi wilayah lembah besar Phyrine milik sage itu" kata informan itu menjelaskan


Seorang kadal tua didekat raja itu pun hendak berbicara pada rajanya


"Raja,kudengar mereka adalah klan tersembunyi yang sudah menguasai lembah besar Phyrine ratusan tahun di masa lampau,aku mendengar ini saat aku bepergian ke negri manusia"


"Sekarang apa yang harus kita lakukan tentang ini rajaku" kata kadal tua itu


"Tetua,sebenarnya aku ingin mengundang mereka,sebagai tamu kehormatan,tapi mereka itu kuat dan pemarah,dan juga kita tak tahu sosok sebenarnya dari tuan mereka sang sage agung"


Tiba tiba seorang kadal yang memakai baju bulu hewan menghampiri raja kadal itu.


"Kalau begitu kita ikuti saja pihak dari dua kerajaan itu diam diam menuju wilayah mereka,kita bisa tahu lokasinya"


Raja kadal itu menghela nafas,ia pun berkata "kenapa aku punya anak bodoh seperti dirimu,naga itu pasti dengan mudah bisa menyadari keberadaan kita dan akan menghanguskanmu"


Lalu kadal berpakaian bulu hewan itu berpikir sebentar dan menjawab pertanyaan ayahnya.

__ADS_1


"Begini saja,tanya saja kepada imigran yang menetap dan membangun kota di lembah itu,pasti mereka adalah bawahan dari klan misterius itu"


"Itu ide yang bagus tanpa menimbulkan bencana untuk kita,bilang saja kita akan mengundang dua naga putih yang kuat itu untuk menghadiri kerajaan kita dengan alasan untuk mengormati dewa naga kita dan memahat patung mereka untuk dipajang di aula naga"


Raja kadal itu tak mau lagi mengurusi hal yang bahaya ini,mereka memperbolehkan mereka melakukan itu namun jika ada masalah,sang raja tidak akan ikut campur dan terlibat dengan hal itu.


Akhirnya utusan ras lizardmen dari benua beastmen menuju benua manusia,mereka dikawal pasukan elit mereka,yakni beberapa pejuang kadal  bertubuh besar dan bersisik keras.


Utusan mereka pergi dengan menaiki monster rawa yakni buaya besar yang ditaklukkan dengan belenggu dan dikendalikan oleh pawang lizardmen.


Beralih ke wilayah klan Synore,Arneia dan Orneia yang menunggu dua raja itu melihat pihak lain yang datang, bukan hanya kerajaan Norvins dan kepangeranan Blumard saja,ternyata ksatria dari kekaisaran dan uskup utusan paus juga datang bersama pengawal mereka masing masing membawa hadiah.


"Siapa kalian!,apa yang ingin kalian lakukan!"


Mendengar teriakan Arneia yang keras mereka sedikit terhempas mundur karena suara naga itu.


"Namaku Valdaren,ketua ksatria dari kekaisaran,kami kesini untuk memberi hadiah kepada wilayah baru yang akan didirikan di lembah besar ini" kata ksatria itu dengan suara keras


"Kami juga datang dengan tujuan yang sama,namaku uskup Uvaris dari wilayah kepausan"


Uskup itu mencoba tenang dan berakting menjadi pria yang dingin,namun didalam hatinya,ia merasa takut.


"Kalian datang juga,apa utusan itu ke wilayah kalian juga?" Tanya raja kerajaan Norvins


"Sudah pasti,namun mereka hanya menunjukkan keramahan mereka terhadap pihak yang kuat karena takut"


Pangeran itu menghina dua utusan dari kekaisaran dan kepausan,mereka tersulut emosi namun dihentikan oleh dua saudari itu.


"Kalian semua diamlah,kita akan menuju kediaman klan dibalik gunung itu"

__ADS_1


Empat kubu itu naik ke punggung Arneia dan Orneia sembari membawa hadiah dan persembahan untuk tuan sage agung yang misterius itu,mereka sangat penasaran siapa yang bisa menundukkan dua naga besar dan pemarah seperti Arneia dan Orneia.


__ADS_2