Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar

Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar
Chapter 65:Menuju Liburan


__ADS_3

Empat penguasa negara mulai mengurung diri setelah pulang dari markas Shadewings


Tak perduli itu aktivitas apapun,mereka selalu mengerjakannya sambil mengurung diri.


Mungkin mereka sudah melihat kekejaman Alviers yang mereka lihat tadi,saat kekacauan itu berakhir,mereka pulang dengan kepala tertunduk dan wajah muram.


Begitu juga para anggota Shadewings yang menjalani hari hari mereka dengan masih mengingat kejadian itu.


Dan di kota yang istananya dihancurkan oleh Arneia dan Orneia,semua kondisi dan situasi di kota itu baik baik saja,namun rakyatnya dibayang bayangi oleh dua naga itu.


Alviers sekarang hanya bersama beberapa pria penyihir yang menyamar jadi pasukan bayaran,Alviers menatap mereka hendak menanyai sesuatu.


"Apa kalian sudah menyalin catatanya?" Tanya Alviers


Mereka semua mengangguk,dan mereka mengeluarkan salinan catatan paling berharga yang ada di ruang rahasia.


Banyak kertas kertas yang disatukan dan diberikan kepada Alviers.


Dengan telekinesis, Alviers mengangkat menua kertas itu dan membaca semua informasinya.


Alviers melihat semua informasi tentang organisasi,disana dia melihat banyak informasi yang beragam.


"Mereka memang bajingan,syukurlah aku tak langsung membunuh mereka"


Alviers itu menyuruh semua prajurit itu bubar,dan Alviers akan melihat apa yang ibu dan anak itu lakukan.


Setelah mencarinya,Alviers dapati mereka berdua telah membunuh tujuh orang itu.


Godrina dan Anclois hanya berdiri melihat Alviers,mereka pun didekati oleh Alviers.


"Apa kalian sudah puas?" Tanya Alviers


Alviers menteleport tujuh mayat itu ke hutan belantara,lalu dia menyuruh mereka berdua untuk ikut mandi.


Setelah satu hari tinggal di kastil,Anlclois diberitahu oleh para penyihir tentang negara Arcatia dan beberapa kejadian terakhir.


Semua informasi.sudah Anclois ketahui,dan dia sering membaca buku bersama putrinya.


"Sage agung,ijinkan kami berdua untuk membersihkan diri" kata Anclois


Alviers pun mempersilahkan mereka dan menyuruh seseorang untuk membersihkan noda darah.


Alviers pun bertemu putrinya setelah meninggalkanya tadi.


Orvina terlihat membaca buku di taman bersama pengurusnya,dia sepertinya meniru kebiasaan kakak angkatnya.


Saat Alviers hadir Orvina pun menutup bukunya dan berlari ke Alviers,gadis itu memeluk kaki ayahnya lalu meminta gendong.


"Ayaah!,gendong aku dan ajak aku berkeliling"

__ADS_1


"Baiklah,kebetulan aku ingin melihat penduduk desa yang membangun kota"


Mereka berteleportasi dan mengambang diatas,mereka melihat banyak sekali golem tanah yang menyusun batu menjadi tembok dan menara kota.


Golem besi juga bekerja bersama semua pria untuk menyempurnakan tembok itu sesuai dengan keinginan arsitek mereka.


Alviers sangat senang jika banyak orang berpindah ke wilayahnya untuk menetap,Alviers ingin negaranya dipadati oleh banyak orang.


"Lihat ayah!,mereka orang suku itu,mereka ikut membantu"


Alviers pun tersenyum dan  berkata "baguslah jika mereka saling membantu"


Alviers pun mengajak Orvina ke bagian lain,mereka berteleportasi ke wilayah benua tengah yang pernah Alviers lihat.


Alviers menjelaskan pada putrinya tentang benua tengah.


"Benua tengah bukan milik siapapun dan sering digunakan sebagai jalan tercepat untuk berpergian"


"Begitulah?" Kata Orvina


Alviers mengangguk dan menunjukkan arah dari lima benua.


"Didepan sana ada benua ras beastman,disebelah timur laut ada benua dwarf,di barat laut ada benua elf,dan dibelakang kita ada benua manusia dan benua iblis"


Aku ingin pergi ke benua Beastman!!"


"Hari sudah mulai gelap,jika gadis kecilku ingin ke benua beastmen,maka besok ayahmu ini akan membawamu kesana"


Orvina itu pun mengangguk dan cemberut,dia harus menunggu besok untuk pergi untuk melihat ras beastmen yang selalu dia lihat di bukunya.


Mereka berdua berteleportasi ke kastil,Alviersmmenurunkan Orvina di ruangan pribadinya dan mulai berlarian keluar dengan berteriak.


"Besok aku akan ke benua beastman!!,hahaha!!"


Alviers pun tersenyum dan memanggil pria bertampang preman itu.


Pria itu segera muncul di ruangan pribadi Alviers,setelah dia datang,dia menunduk dan memberi salam.


"Salam yang mulia"


Alviers menyuruhnya kemari dan memberinya sesuatu.


"Kemari dan terima ini"


Pria bertampang preman itu,menerima bola ungu kecil dan melihatnya,dia menatap Alviers dan bertanya "Sage agung,benda apa ini?"


"Pecahkan benda itu dan serpihan  kecil berwarna ungu terang akan keluar,kau tinggal telan itu dan kekuatan besar akan kau terima"


Saat pria itu hendak memecahkannya,Alviers pun berteriak mengagetkan pria bertampang preman itu.

__ADS_1


"Jangan disini dasar bodoh!!,lakukan itu di tanah lapang atau tempat luas"


Pria itu pun menunduk dan pergi cepat karena tak ingin mendapat kemarahan sage agung.


Hari pun mulai gelap,semua orang mengakhiri harinya dengan beristirahat.


Alviers pun berencana menjumpai Madam Majestic dan Orvietta.


Saat baru saja Alviers masuk setelah beryeleportasi,Serena Arsilla dan Orvietta telah menyambut Alviers.


Mereka bertiga mengantar Alviers ke suatu ruangan yang seluruh interiornya diwarnai coklat.


Mereka duduk bersama sembari minum suatu minuman yang tersusun di meja bersama beberapa gula gula yang ada di wajah kaca.


Alviers memakan gula gula itu sambil minum.


Dua wanita itu pun menempel pada Alviers,tanpa basa basi Alviers merangkul mereka.


Alviers membuka gerbang teleportasi dan tiga wanita tadi memasukinya.


Alviers melepas jubahnya dan mematuhinya di sofa,lalu memasuki portal.


Alviers yang terbangun dengan sendirinya mulai bangkit,dia menggeser tubuh tiga wanita yang terlalu dekat dengannya.


Alviers segera berdiri dan memakai baju dan pergi menemui putrinya dengan memakai parfum yang bisa menyembunyikan aroma wanita.


Dia pergi menemui putrinya yang sudah bersemangat setelah berganti baju di kamarnya.


Disana juga Ada Godrina dan Anclois yang sedang bersiap.


"Apa mereka berdua akan ikut?" Tanya Alviers


Orvina mengangguk dengan bahagia,lalu Alviers mengelus kepala putri kecilnya dan berkata "bags sekali putriku,kamu tidak egois sekarang"


Orvina pun menggandeng kakak angkatnya dan pergi keluar,lalu dia digendong oleh ayahnya.


Sama seperti Godrina yang digendong oleh ibunya,mereka pergi ke benua Beastmen.


Mereka berdua melayang ke atas perlahan,lalu terbang melesat ke utara.


Disaat terbang itu Alviers menanyai putri kecilnya.


"Kemana kau ingin pergi putri kecilku?"


"Aku ingin bertemu lizardmen!!" Teriak Orvina


Mendengar itu,Godrina dan Anclois hanya mengikuti arahan Alviers.


Mereka berempat berekreasi bersama ke benua lain.

__ADS_1


__ADS_2