
Wanita itu datang bersama pengawalnya,mereka semua masuk ke markas,wanita itu menjelaskan jika monter yang dia siapkan ada di belakang markas.
Mereka sampai di bagian belakang,mereka melihat tanah lapang luas dengan tembok putih yang dijaga oleh beberapa penyihir.
Di sisi kanan mereka terdapat sebuah penjara yang tinggi dan lebar,mereka mengira itu penjara namun kenyataanya bukan.
"Yang mulia,monster itu akan keluar melewati jalan itu" kata wanita itu sambil menunjuk penjara itu.
Alviers sedikit tertarik ingin melihat monster apa yang sudah disiapkan oleh mereka,Arinfred dan Enclairs pun penasaran.
Orvina yang berada dalam gendongan Alviers menutup matanya dengan tangan,namun dia masih bisa melihat karena dia membuka jarinya sedikit lebar.
Jeruji itu terbuka,seketika muncul guncangan,mereka semua tahu jika monster itu berbadan besar dan ia sedang berjalan keluar sekarang.
Saat mereka mendekati tembok itu,terlihat siluet bayangan mereka,semua orang yang melihatnya mengira monster itu adalah kura kura raksasa,namun tebakan mereka salah.
Minster itu berjalan keluar,seluruh tubuhnya oun terlihat,dan mereka terkejut monster itu tidak sendirian,ada enam ekor yang keluar dan berbaris dengan rapih.
"Aku persembahkan pada anda yang mulia,naga tanah yang kebal!!!"
Mereka semua terkagum melihat monster itu,sedangkan Alviers dia tidak bereaksi sama sekali dan hanya melihat monster itu.
Naga tanah berbeda pada naga umumnya,berbeda dari naga biasa yang bertubug ramping atau aerodinamis,naga tanah terlihat seperti kadal gemuk,namun dia memiliki enam tonjolan keras di kepala seperti tanduk spiral pendek.
Naga tanah juga tak memiliki sayap,dan dia memiliki sisik berwarna coklat dan tekstur sisiknya seperti debu tanah.
Orvina membuka tangan yang menutupi mata, dia melihat dengan jelas melihat naga itu.
Bukanya takut,Orvina melihat naga itu dwngan kekaguman,dia menganggap naga tanah itu monster yang sangar.
"Ayah,aku ingin menaikinya" kata Orvina bersemangat
"Putri,apa kau bercanda,apa kau tidak takut digigit" goda wanita pemimpin organisasi
Orvina menggeleng geleng dan memaksa untuk maik ke punggung naga itu.
"Tidak biasanya putriku sangat keras kepala,tapi aku akan mengabulkan keinginanya" kata Alviers
Alviers pun terbang ke arah naga tanah dan duduk di punggung naga itu bersama Orvina,gadis kecil itu kegirangan dan berulang ulang menyentuh sisiknya.
"Sisiknya sangat halus ayah"
Alvier hanya mengangguk mendengar apa yang putrinya katakan,dia pun bertanya pada wanita pemimpin organisasi tentang alasan kenapa dia memilih naga tanah.
__ADS_1
"Apa kau punya alasan kenapa memilih monster ini?" Tanya Alviers
"Yang mulia,akan kujelaskan kekuatan dari naga tanah ini" kata wanita itu sambil menunjuk ke naga tanah
"Yang pertama sisiknya yang lembut namun keras,cukup untuk mementalkan anak panah dan sihir tak akan mempan"
Arinfred pun memuji kehebatan naga tanah,dia memberanikan diri untuk mendekat dan menyentuhnya.
"Yang kedua,dia bisa memunculkan badai pasir dengan menghisap debu dan memuntahkan debu dengan cepat,dan sesuai namanya yang mulia,naga ini bisa menggali tanah dan bergerak dibawah tanah,hebat bukan"
Alviers pun memuji pilihan wanita itu,dia sangat menikmati duduk di punggung naga itu.
"Yang mulia,sebaiknya di punggung naga itu ditaruh kursi untuk anda duduk," kata Enclair memberi saran
"Atau bisa juga dipasangi kotak yang terdapat pasukan pemanah seperti pasukan gajah perang" kata wanita pemimpin organisasi menambahkan
Arinfred yang dari tadi menyentuh naga itu melihat lingkaran besi yang terdapat beberapa tulisan aneh berwarna merah yang ada di leher naga tanah,dia berpikir jika ini adalah aksesoris biasa,namun dia penasaran dan menanyakanya pada pemimpin organisasi.
"Nona,apa ini adalah aksesoris naga tanah?"
Wanita itu menatap lurus ke arah Arinfred dan berkata "jangan panggil aku nona,aku punya nama,dan namaku adalah Beatrive,pemimpin organisasi Beast Bone"
Arinfred itu memanggil namanya dan bertanya sekali lagi,wanita itu langsung menjawab pertanyaanya dengan semangat.
"Jadi setelah memakai belenggu ini mereka langsung jinak?" Tanya Enclair
"Betul nina Enclair,belenggu ini dapat dibuat untuk beberapa ukuran tertentu,dan ukuran yang paling besar terpasang di monster yang paling berbahaya,dia dikurung di tempat terdalam markas ini"
Beatrive ingin mengajak mereka semua melihat monster berbahaya itu,namun sebelum dia mengatakan ajakanya,seorang penyihir mendarat mendarat dengan keras di tanah.
Orvina yang menikmati tidur santai di sandaran dada ayahnya pun terbangun dan melihat sekitar.
"Ayah,siapa orang yang jatuh itu?" Tanya Orvina
"Kelihatanya dia seorang penyihir" jawab Alvier
Penyihir itu berlutut dan berkata "Yang mulia, ada tamu dari benua Beastmen menemui kita,mereka adalah pria ras lizardmen yang membawa pengawal"
"Bernafas dulu sebelum menjelaskan lebih lanjut" kata Alviers
Penyihir itu bernafas lalu melanjutkan berita yang dia sampaikan.
"Ada enam orang lizard men besar dan tiga orang yang menaiki buaya besar"
__ADS_1
"Lizardman,apa mereka manusia kadal?,aku pernah melihat gambar mereka di sebuah buku" kata Orvina
"Dimana mereka sekarang?" Tanya Alviers
"Mereka ada di luar tembok kota milik seorang vassal yang ada di selatan"
Beatrive terpikirkan akan suatu hal,dia pun berniat untuk mengadu naga tanahnya dengan buaya besar itu.
"Yang mulia,kita harus kesana dengan menaiki naga tanah untuk menyaingi tunggangan mereka" kata Baetrive memberi saran
"Benar yang mulia,kita tak boleh kalah dari mereka,kita harus lebih sangar daripada mereka" kata Enclair mendukung
Alveir pun mengabulkan permintaan mereka karena putrinya ingin melihat mereka dengan menunggangi naga tanah.
Beatrive menaiki satu naga tanah yang lain bersama dengan Envlair dan Arinfred,dan dia menyuruh untuj mengembalikan semua naga tanah itu ke kandang mereka.
"Buka gerbang dimensinya ayaah!" Pinta Orvina dengan bersemangat
Beralih ke rombongan lizardman,putra raja kadal sedang menunggu setelah pemimpin kota sudah mengirim pesan kepada sage agung.
Pemimpin kota itu mendirikan tenda dan menjamu tiga orang lizardman itu.
"Terima kasih atas keramahan anda,dan kita belum berkenalan bukan"
Pemimpin kota itu hanya menganggum mengiyakan.
"Namaku Nashu,putra dari raja kadal di kerajaan lizardmen,dan disisiku ini adalah pejuang hebat yang melayaniku,namanya Larsha"
Penguasa kota itu hanya diam dan terkejut,didepanya saat ini adalah pangeran dari kerajaan lizardmen yang termasuk dalam anggota konfederasi Amalros,konfederasi itu berisikan kerajaan yang didirikan oleh beberaoa ras beastman.
Saat penguasa kota ingin memperkenalkan namanya,seketika terdapat guncangan,salah satu prajurit elit lizardmen yang bertubuh besar itu masuk dan memberitahu pangeran itu.
"Pangeran,diluar ada dua naga tanah,dan terdapat beberapa orang di atas punggungya"
Mereka semua keluar dan melihatnya,dua ekor naga tanah yang dihalangi oleh buaya besar itu.
Buaya itu terlihat gemetar,namun ia masih memblokade dua naga tanah itu.
"Yang mulia sage agung,anda sudah datang"
Mendengar perkataan penguasa kota itu,semua lizardman menatap ke arah Alviers yang mengeluarkan aura intimidasinya.
"Apa urusan kalian datang kemari,para tamu dari kerajaan Lizardmen"
__ADS_1