
Alviers melihatnya dari kejauhan menggunakan pengelihatan jarak jauhnya,dia sedang duduk bersama beberapa pengawal.
Dan di atas gerbang kota itu terdapat pemimpin garnisun yang memimpin semua pasukan,dia mengisyaratak kepada semua pemaha,penyihir dan alat pengepungan seperti catapult dan ballisat untuk bersiap.
Lima naga tanah maju duluan,sedangkan pasukan infantri membentuk formasi dinding dan atap perisai.
Dibelakan infantri itu ada pemanah yang mengarahkan anak panah yang sudah dijepit oleh jari di senar busur itu ke atas dan bersiap untuk melepaskan panahnya.
Dibelakang pasukan yang maju bersama naga tanah itu,terdapat penyihir yang mengeluarkan sihir support secara masif seperti sihir penguatan tubuh,percepatangerakan,barrier tak terlihat atau sihir lain yang menyebar ke semua pasukan yang maju.
Penyihir beast tamer yang menjadi pawang naga tanah itu mengeluarkan semua monster yang mereka jinakkan.
Terjadilah stampede yang menuju kota,moster yang bergerombol itu tak banyak,namun monster yang mereka keluarkan sangat kuat.
"Apakah ini stampede?"
"sangat mengerikkan,aku hampir ngompol"
"klan Synore memang luar biasa,baru kali ini aku berperang bersama segerombolan monster"
Pasukan Arinfred yang berada di belakang munster itu kagum sekaligus takut,mata mereka hanya terbuka lebar untuk melihat monster itu bergerombol.
Dari semua monster yang dikeluarkan,terdapat satu monster burung besar,yang terbang terlebih dahulu ke kota,ballista sudah siap untuk menembaknya.
Mereka yang mengoperasikan Balista hanya menunggu monster itu mendekat sebelum mereka melepaskan proyektilnya.
Saat burung itu mendekat,proyektilnya ditembakkan,burung itu berhasil menghindar dan mengarahkan paruhnya yang keras dan tajam itu kepemanah yang ada di tembo kota.
Burung itu menghancurkan bagian atas tembok karena hantaman paruhnya,dia menarik kepalanya ke belakang dan hinggap diatas tembok itu dan berteriak keras.
Semua pemanah itu takut dan kabur,ada beberapa prajurit yang dipatuk dan dimakan.
__ADS_1
Naga tanah dan segerombolan monster itu berhenti berjalan dan membuka celah untuk para prajurit lewat,semua infantri dan pemanah itu berlari mendekati tembok tanpa harus khawatir dipanahi.
Dibelakang barisan pasukan itu terdapat prajurit pembawa tangga untuk naik ke tembok,mereka akan meletakkan tangga itu ketika sudah dekat ke tembok.
Prajurit pembawa tangga itu meletakkan tangganya,satu persatu prajurit itu memanjat tangga untuk menuju ke atas tembok.
Sedangkan burung yang hinggap tadi mengincar penyihir di menara,saat ballista itu siap kembali,burung itu spontan kembali agar tidak terkena serangan yang bisa membunuhnya.
Bangsawan itu mulai panik sekarang,dan pemimpin garnisun segera memerintahkan pasukan penombak dan penyihir ke atas tembok dan menusuki prajurit Alviers yang naik.
Penyihir di menara menyemburkan api ke bawah,dan penombak itu mengacungkan tombaknya.
Pasukan dari Arcatia yang maju duluan saat mencapai tembok,mereka mengangkat perisai mereka saat memanjat tangga.
Saat prajurit Arcatia sudah mencapai tembok para penombak yang menusuk mereka malah terpental,mereka merasa seperti habis menusuk besi tebal.
Ada banyak prajurit Arcatia yang terkena semburan api,namu mereka baik baik saja dan membuat penyihir dan pasukan garnisun kota kaget.
Tembok sudah dikuasai oleh pasukan Arcatia,beberapa prajurit Arcatia pergi ke mekanisme gerbang,mereka mengangkat jeruji besi di gerbang dan membuka gerbang.
Sekarang pasukan Arinfred bisa masuk,pasukan itu berlari untuk memasuki gerbang,namun keduluan oleh kawanan serigala putih yang termasuk monster yang dikeluarkan oleh beast tamer itu.
Serigala itu bergerak berkelompok dan mencabik cabik beberapa prajurit musuh.
Alviers yang melihat oembantaian itu tak ingin melanjutkanya lebih lama lagi,dia pun meminta bangsawan penguasa kota itu untuk menyerah dengan sihir proyeksi.
"Hei kau yang menonton disana!,cepat menyerahlah,aku tak ingin membunuh prajuritmu,karena aku tahu mereka punya beberapa orang yamg mereka cintai,aku tak ingin ada pembantaian lagi"
"Persetan denganmu sage agung,sampai mati aku akan tetap setia kepada Pangeran saat ini yaitu pangeran Jorniv!!!"
"Kalau begitu jangan salahkan aku"
__ADS_1
Alviers membuka gerbang perpindahan di depanya,gerbang perpindahan itu terhubung dengan balkon mansion tempat bangsawan itu melihat peperangan.
Portal perpindahan itu tepat berada di sebelah kanan bangsawan itu secara tiba tiba,Alviers muncul dari portal itu dan mengangetkan bangsawan itu.
Dia langung mencekik leher bangsawan itu dengan satu tangan,pengawalnya yang refleks ingin membantu itu tiba tiba tak bisa bergerak.
"Sekarang kota ini akan dikuasai oleh pangeran kalian yang baru,yakni Arinferd,dia lebih baik dari serangga lemah yang menjadi pangeran itu" kata Alviers di sihir proyeksi yang terlihat jika dia sedang mencekik bangsawan itu.
Alviers mematahkan leher bangsawan itu,semua pasukan menyerah,bendera milik Arinfred pun dipasang di depan gerbang.
Semua pasukan milik Arinfred dan pasukan Arcatia beristirahat sembari melakukan pemakaman yang layak kepada semua pasukan yang mati.
Arinfred bertugas mendata semua pasukan yang mati meninggalkan keluarga mereka,Arinfred akan mendanai keluarga itu untuk melanjutkan hidup mereka.
Seperti biasa satu komandan bersama seribu prajurit akan mengadakan perbaikan di kota,banyak koin emas yang diberi oleh komandan itu untuk kepentingan kota.
Semua pasukan berangkat,Alviers kembali duduk di singgasananya yang ada di punggung naga tanah sambil melihat peta yamg diberikan oleh Arinfred.
Arinfred berkuda pelan disamping kanan Alviers yang menunggangi naga tanah,mereka menuju tatget baru untuk ditaklukkan.
"Hmm,begitu rupanya"
Mendengar gumaman Alviers,Arinfred berkata "ada apa tuanku sage agung?"
"Adikmu ini sangat lalim,dan sedikit pintar untuk ukuran serangga lemah,semua bangsawan yang setia terhadapnya punya wilayah di dekat ibukota,kau tahu artinya bukan" kata Alviers
Arinfred pun sudah tahu jika semua bangsawan yang setia terhadap adiknya,bertugas untuk melindungi ibukota dengan mendirikan wilayah yang berada di tanah yang agak jauh dari ibukota.
Beberapa bangsawan yang setia pada pangeran Jorniv itu membentuk suatu lingkaran perlindungan,untuk melindungi ibukota dan pemimpin negara yang memiliki kekuasaan tertinggi.
"Tujuan kita adalah kota besar yang menjadi gerbang untuk mencapai ibukota,percepat gerakan kalian!!" Kata Alviers
__ADS_1
Saat mereka berjalan,semua penyihir merasakan hawa keberadaan,beberapa langkah didepan pasukan itu,terdapat pergerakan yang samar samar.