Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar

Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar
Chapter 70:Pertemuan


__ADS_3

Mereka,empat penguasa kota memasuki ruang pertemuan yang sudah disiapkan oleh kaisar,mereka semua duduk dan meminum jus delima.


Mereka membahas tentang asal usul organisasi budak itu melalui pesan yang sudah dirangkum oleh kaisar.


"Kalian sudah melihat rangkuman informasi yang kuberikan bukan"


Mereka semua mengiyakan perkataan kaisar,dan juga kaisar itu yakin jika mereka sudah membaca informasi itu.


"Aku sudah membaca informasi itu,dan aku menduga jika mereka adalah kaki tangan dari dalang yang sebenarnya" kata Sri paus menduga duga


"Kita sudah menginterogasi mereka dengan keras,namun mereka semua malah bunuh diri,entah karena mereka tak ingin tersiksa lagi atau mereka tetap mempertahankan rahasia mereka"


Mendengar kata Arinfred,mereka terdiam dan tak tahu siapa dibalik organisasi besar ini.


"Kita harus mencari tahu lebih dalam,karena ini sesuatu yang mengancam rakyat kita"


"Dan aku sudah memutuskan untuk segera menghilangkan sistem perbudakan di kerajaan,sekarang masih dalam proses yang berjalan lancar"


Sri paus pun mengapresiasi tindakan raja,sri paus itu pun mendoakan raja agar tak ada yang menghambat kebijakan ini.


Kaisar itu membawa beberapa kertas berisi informasi,dia pun menunjukkannya pada mereka semua.


"Kalian coba lihat yang ini" kata kaisar sambil menunjuk suatu kalimat


"Prinsip keluarga besar hanya ingin mengorbankan budak yang tak punya kebebasan sebagai persembahan" kata Raja itu membacakan kalimatnya.


"Apa apaan ini!!,Keluarga besar?,Apa mereka dalang dibalik semua ini?" Kata raja itu marah.


"Siapa yang begitu kejam menumbalkan banyak budak,Mereka pasti mengikuti jalan iblis!!" kecam sri paus itu


"Memang sangat biadab,tapi untuk apa mereka melakukan kejahatan itu!!" Teriak Arinfred


Mereka semua dipenuhi kemarahan oleh kekejaman dalang yang belum mereka ketahui,raja Bauthismor pun membawa bola itu dan bertanya pada sage agung.


Beralih di kastil ibukota Arcatia,seorang penyihir meminta Alviers untuk datang ke ruang projeksi karena raja menghubunginya.


Alviers berteleportasi ke ruangan projeksi itu dan melihat empat penguasa kota itu sedang menunggu Alviers.


"Apa kalian menungguku?" Tanya Alviers


Empat orang itu menunduk mengiyakan perkataan Alviers.


"Ada apa kalian menghubungi aku?" Alviers bertanya lagi


Raja pun dengan sedikit gugup ingin bertanya satu hal dengan Alviers.

__ADS_1


"Kami hendsk mencari dalang sebenarnya dari organisasi budak ini namun kami tak bisa menemukanya"


"Benar sage agung,kami hanya mendapat petunjuk yang belum cukup untuk mengungkap dalangnya" kata Arinfred menambahkan


Alviers tersenyum pada mereka dan melihat wajah mereka yang membaik setelah kejadian di markas Shadewings.


Mereka berempat hanya diam menunggu jawaban dari Alviers.


"Kalian tak perlu mengurusi itu,karena aku yang akn mengurusinya"


Empat orang itu pasti tahu jika sage agung memiliki petunjuk jelasnya,namun mereka takut untuk bertanya.


"Kalian hanya perlu mengurus negara kalian sendiri,dan menjadikan benua manusia sebagai benua yang makmur"


Mereka pun terdiam,namun Arinfred memberanikan diri untuk mengatakan sesuatu pada Alviers.


"Sage agung,kami tidak akan mengurusi mereka lagi dan fokus mengurusi wilayahku"


"Tapi,aku hanya ingin anda memberitahuku siapa dalang dari semua ini?"


Alviers.pun menjawab pertanyaanya "dalangnya adalah keluarga Dimitryos"


Mereka pun mendengarnya dan ingin tahu siapa dan dimana mereka berada.


"Sage agung,apa ada bisa menjelaskannya lebih detil tentang mereka" pinta sri paus


"Mereka keluarga yang berdiri di era raja iblis kelima hingga sekarang,mereka memuja raja iblis kelima untuk memperoleh kekuatan"


"Mereka juga mencoba membangkitkan raja iblis itu dengan menyalurkan energi dari pengorbanan ke jantung raja iblis itu"


Semua orang tercengang mendengar semua yang Alviers katakan,segera saja Alviers memutih sihir itu.


Mereka pun terdiam mengetahui informasi itu,dan untuk Sri Paus,dia yang paling marah karena tugasnya benar.


Lalu raja undur diri untuk menyebar prajuritnya untuk mencari keberadaan mereka.


Sementara itu sri paus juga kembali,dia berkata pada raja untuk ikut dalam pencarian leluarga Dimitryos.


Sri paus kembali ke ibukota dan berencana mengirim pasukan pembantu untuk ikut andil dalam pencarian.


Beralih ke ruang projeksi,Alviers berteleportasi ke taman,dimana ke dua putrinya bermain sebelum pertandingan di Arena dimulai.


Alviers duduk di kursi taman dengan meminum teh sambil mengawasi mereka dari jauh.


Dua putrinya itu beristirahat dan menuju ayahnya untuk meminum teh.

__ADS_1


Orvina pun dipangku oleh Ayahnya,lalu Alviers meminumkan teh padanya perlahan lahan.


Godrina juga meminum teh di cangkir lain,dia menuang teh sendiri dari teko keramik.


Setelah mereka puas minum,Alviers membuka portal dan mengajak putrinya ke Arena.


Alviers menggendong Orvina dan menggandeng tangan Godrina,mereka berjalan masuk ke portal dan berpindah ke ruang khusus di arena untuk menonton pertarungan.


Orvina menuju tepian balkom dan berkata "Apa pertandingannya sudah dimulai?"


Godrina pun menyusulnya ke balkon dab berkata "Pertandinganya masih belum dimulai adik,tunggulah sebentar"


Mereka pun menunggu pertandianganya dimulai sambil melihat banyak orang yang duduk di podium,mereka melihat banyak orang dari seluruh Arcatia hadir di podium itu untuk melihat pertandingan yang menjadi penyelesai masalah.


Saat asyik melihati para penonton di podium,tiba tiba terdengar suara terompet yang mengagetkan Orvina.


Alviers pun tertawa pelan dan menggendong Orvina yang jatuh ke belakang.


Melalui sihir pengerasan suara,seorang pria dibawah ruangan khusus yang Alviers tempati pun memberi sambutan.


"Kalian semua!!,Selamat datang di Arena Arcatia,aku Albert akan mempersembahkan pada kalian,pertarungan atara dua orang ya g memiliki masalah!!"


"Mereka akan bertarung untuk menuntaskan masalah mereka disini"


"Seperti yang kalian tahu,arena ini selalu digunakan saat pertandingan para penyihir di klan Synore,namun kini beralih fungsi sebagai gelanggang latih para prajurit kita"


"Yaarghh!!"


"Cepat mulai pertarunganya!!"


Sorak para penonton yang bersemangat ingin melihat kemampuan para petarung.


"Baiklah tanpa basa basi lagi,kita akan hadirkan petarung kita!!"


Salah satu pria berzirah merah itu muncul ke arena.


Dan pria yang menjadi host itu berkata "disisi kanan arena,terdapat salah satu anggota kuda hiyam dari Chaos Servant,Redirson si pedang darah!!!"


"Dari sisi kiri,terdapat relasi dari sage agung kita,yakni Anclois si ratu perak,dia seorang wanita kutu buku yang telah mempelajari banyak sihir"


Anclois pun muncul menggunakan zirah perak dengan membawa senjata Albert dan pedang pendek yanga da di pinggangnya.


Sebelum mereka bertarung,mari kita sambut sage agung kita!!!"


Alviers tampil kepada seluruh penonton itu,dia merenggangkan tanganya lalu mengatakan sambutan pada semua orang.

__ADS_1


"Hari ini akan ada harga diri ksatria yang dipertaruhkan dengan pembelaan seorang wanita pencari ketenangan"


"Masalah mereka akan tuntas di pertandingan ini tanpa ada dendam setelahnya,silahkan kalian mulai pertarunganya"


__ADS_2