
Masih di taman istana,Alviers mencoba menenangkan dua putrinya.
Alviers mengelus kepala putrinya,lalu Alviers menyentuh punggung Orvina dan mengatakan sesuatu yang mengejutkan Orvina.
"Orvina,jangan kasar kasar pada dia,apa kau tahu,aku mengadopsinya dan dia akan menjadi kakakmu mulai sekarang"
Orvina pun terkejut mendengar jika dia punya kakak,Orvina sangat khawatir jika kasih sayang ayahnya akan berkurang.
Sebelum Orvina protes Godrina memegang dua tangan Orvina dan berkata "mulai sekarang aku akan melindunginya sebagai kakak,dan kau tak akan kesepian lagi"
Orvina hanya terdiam melihat pesona Godrina yang cocok menjadi kakak perempuan,Godrina mulai memeluk dan membelai kepala Orvina.
Godrina pun berkata tentang suatu hal kepada Godrina.
"Kehidupan yang bahagia dan penuh ketenangan harus disyukuri,bersyukurlah kau adikku"
"Aku datang bukan untuk membuat mu kehilangan cinta ayahmu,namun aku disini untuk melindungimu"
Alviers pun tersenyum melihat mereka berdua,Alviers memeluk mereka berdua dan merawat mereka sampai besar dari sekarang.
Vasnela dan pengurus Orvina itu saling berpelukan karena terharu dan terenyuh hatinya mendengar perkataan Godrina.
"Kalian harus berhubungan baik dan mengarahkan diri mulai sekarang,karena kalian adalah saudara" Kata Alviers ke dua gadisnya itu
Orvina pun menatap Alviers lalu mengangguk,dia meletakkan pipinya di dada Godrina saat berpelukan.
Momen mereka yang emosional itu diganggu oleh seorang penyihir yang memberitahukan sebuah kabar.
"Katakan informasinya"
Pria itu menunduk dan berkata "Tuanku,koalisi dari empat suku barbar,mereka hendak menyerang kota bernama Altides di wilayah kekuasaan Duke Vitzer"
"Kekaisaran mengerahkan prajurit khusus baru yang dibentuk oleh aliansi"
Alviers pun menyuruh Vasnela untuk membawa dia gadis itu ke kamar,dan dia menyuruhnya untuk mencarikan baju bagus untuk Godrina.
"Untuk suku barbar itu,aku tak perduli mereka mau berbuat apa,mereka menolak tawaranku,jadi aku tak akan menanggapi apa yang mereka perbuat" kata Alviers.
Prajurit itu pun mengangguk dan pergi.
Alviers pun pergi ke Organisasi Shadow Eye,dia melihat bangunan besar berwarna ungu kehitaman.
__ADS_1
Alviers masuk dengan santai dan semua penjaga memberi hormat padanya.
Dia memasuki bangunan itu lebih dalam dan mendapati seseorang wanita berkulit gelap dengan memakai baju yang sedikit terbuka datang menuju Alviers.
Wanita itu memberi hormat kepada sage agung dan merangkul lengan Alviers,wanita itu mendudukkan Alviers di sofa dan bertanya dengan suara yang mendayu dayu.
"Jarang sekali tuan kami sage agung ya g perkasa kemari" kata wanita sambil menyentuh sesuatu dibawah perut Alviers.
Alviers pun merangkul wanita itu dan berkata di dekat telinga wanita itu.
"Bisa kau bantu aku mencari seseorang" pinta Fermund
Wanita itu merasa geli karena nafas Alviers yang mengenai telinganya.
"Tuanku sage agung yang perkasa,aku pasti membantumu,karena aku adalah bawahanmu yang paling setia" kata wanita itu
Alviers pun menulis di kertas,alviers memberitahu ciri ciri dari Orang yang dia incar,dia mengingat beberapa orang yang ada di memori Godrina.
Wanita itu melihat Alviers menulis dengan rentetan kalimat yang panjang,setelah Alviers selesai menulis,wanita itu membaca semua informasi itu dan ditemui ada tiga belas orang yang harus ditemukan.
"Aku akan sangat berterima kasih padamu,aku akan membefimu imbalan dengan cara mengabulkan satu permintaanmu,oleh karena itu,cepat laksanakan perintahku"
Alviers teleportasi ke kamar Orvina dan melihat Vasnela yang melipat pakaian.
Alviers juga melihat Orvina dan Godrina yang memakai pakaian bagus.
Semua nya terkejut melihat Alviers yang muncul tiba tiba,spontan Orvina pun berlari dan memeluk kaki ayahnya itu.
Alviers menggendongnya dan mencium pipinya,Alviers mendekat ke Godrina dan membelai kepalanya.
"Kalian berdua tambah imut jika memakai pakaian ini" puji Alviers
Godrina mendekat ke ayah angkatnya dan memegangi tanganya.
Vasnela menyuruh mereka berdua untuk membiarkan ayah mereka beristirahat.
Lalu Vasnela menyuruh Orvina untuk berkeliling bersama kakak angkatnya untuk pengenalan lingkungan barunya.
Vasnela menuju ruangan tersembunyi dan menyuruh Alviers menjelaskan segalanya.
Alviers pun menceritakan semua memori buruk dari Godrina,dia menceritakan nasib nya yang malang.
__ADS_1
"Dia adalah anggota dari klan misterius yang memiliki anugrah" kata Fermund
"Klan misterius,dan anugrah macam apa yang ada di darahnya tuan?" Tanya Vasnela
"Menurut aoa yang dibicarakan oleh orang yang mendekatinya,mereka sering melihat Godrina marah dan lepas kendali,dan salah satu maid itu berkata jika Godrina memiliki pancaran cahaya"
"Aku tak mengerti tentang hal ini,tapi kita harus menyelidikinya tuan" saran Vasnela
Alviers pun memegang bahu Vasnela dan berkata "untuk itulah aku berjanji untuk membalas dendam putri angkat ku ini dan membuat dia dan seluruh jiwa dari klan itu tenang."
Vasnela pun mengangguk dan bersedia membantu untuk mencari dalangnya yang keberadaannya tak diketahui.
"Aku sudah menyuruh Shadow Eye untuk mencari informasi keberadaanya,untuk itu,kau bisa mengintrogasi tawanan bersamaku"
Mereka berdua menuju penjara bawah tanah,pengurus Orvina pun mengyrus dua putri Alviers.
Anggota kultus itu saling berbicara dan memikirkan cara untuk kabur,namun sekarang mereka dalam keadaan disegel oleh gelang merah agar tak bisa menggunakan mana untuk sihir.
Alviers bersama Vasnela datang bersama sipir itu,mereka membuka penjara dan Alviers pun masuk bersama Vasnela.
Saat Alviers masuk,semua anggota kultus itu ketakutan dan berlari menjauh sampai mereka dipojokkan di sudut penjara.
"Kalian diamkah sebentar dan jangan bergerak seperti ikan kecil yang mencoba kabur dari jaring"
Alviers pun membuat semua anggota kultus itu tak bergerak karena ketakutan luar biasa setelah ada kontak mata dengan Alviers.
"Biar kulihat isi kepalaku sebentar"
Alviers pun menelusuri memori mereka satu persatu dan tak menemukan hal yang berguna,sampai salah satu dari mereka memiliki satu ingatan yang sangat membantu Alviers menemukan tiga belas penjahat itu.
"Alu menemukan satu,dan dialah yang membuat Godrina dan ibunya jadi budak"
Vasnela terkejut dan menanyakan kepada tuanya tentang tindakan yang harus dilakukan.
"Tuanku,apa kita akan menangkapnya sekarang?"
"Aku akan menangkapnya nanti,aku sudah melihat dimana dia tinggal"
"aku menghormati keputusanku tuan" kata Vasnela
"Kali ini sangat beruntung,aku mendapat informasi berharga dari pria ini,mala dari itu aku akan membebaskanmu dari ketakutan yang menyiksa"
__ADS_1