Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar

Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar
Chapter 25:Menuju Ibukota


__ADS_3

Semua pasukan waspada terhadap pergerakan yang samar itu,semua pasukan membentuk formasi dinding perisai.


Pergerakan itu semakin jelas karena semak dan dedaunan pohon bergemerisik dan muncul angin kencang.


Tiba tiba muncul sekelebat bayangan yang menyerang,mereka menyerang bertubi tubi ke beberapa prajurit.


Alviers menangkapnya dengan belenggu yang berbentuk ular,belenggu itu sangat cepat menyentuh bayangan itu dan mengekangnya.


Akhirnya wajah asli bayangan itu terungkap,seorang oria mengenakan pakaian abu abu dengan lambang tengkorak berwarna ungu.


Salah satu prajurit Arinfred mengenal assassin itu,mereka menjelaskan pada Alviers bahwa assassin ini berasal dari kelompok Nether Skull.


Setelah tudung assassin itu disingkap,banyak bayangan yang datang dengan melempar banyak pisau.


Pasukan Arcatia secara reflek mengangkat perisai melindungi teman teman nya,semua assassin itu segera dilumpuhkan oleh belenggu ular,mereka terbelenggu dalam keadaan mengambang oleh sihir Alviers.


Tiba tiba ada satu assassin berada di belakang Alviers.


Alviers mengetahui itu dan menunggu dia bergerak,saat assassin itu ingin menusukkan pedang pendeknya ke bagian belakang singgasana itu.


Tiba tiba Alviers melakukan sihir teleportasi perpindahan tempat,assassin itu seketika berada di depanya.


Assassin itu bingung dan mencoba kabur,namun dia terjerat oleh belenggu ularnya,


"Remuklah"


Semua assassin itu badanya terlilit ular itu hingga meremukkan tulang mereka,semua assassin itu mati dan terjatuh.


"Kita lanjutkan perjalanan kita" kata Alviers


Semua prajurit itu kembali ke posisi,mereka semua mendekati kota yang menjadi kunci mereka dalam penaklukkan kepangeranan Blumard.


Mereka semuanya mendekati kota itu,didepan,terdapat pertahanan pasak kayu yang membelakangi parit berair yang mengelilingi kota.


Di tembok kota terdapat pertahanan kota seperti Catapult dan ballistadan dibagian depan kota,ada tiga catapult.


Lima naga tanah itu bersama pawangnya yang mengaktifkan sihir barrier itu mendekat ke barikade pasak kayu dan merobohkanya.


Pemanah tak bisa menembus kulit naga tanah itu,lima naga tanah itu menghadap keatas dan menyerap pasiri disekitar dengan mulutnya yang terbuka lebar.

__ADS_1


Badai pasir dikeluarkan dati mulut naga itu,semua pasukan pemanah tembok itu merunduk untuk menghindari badai pasir itu.


Gerbang dijebol oleh monster badak,semua prajurit memasuki kota selama para pemanah sedang bertahan agar tidak dihempas oleh badai pasir.


Semua prajurit Arcatia mulai berperang dengan infantri dari kota itu,pemanah yang tidak terkena badai basir mencoba memanahi pasukan Arcatia.


"Menyerahlah kalian,jika kalian menyerah,tak akan ada yang disakiti!!" Kata Arinfred


Semua prajurit itu menyerah,oenguasa kota itu mendekat ke pasukan yang menyerbu kota.


"Semua pasukan!!,mundur,catapult serang mereka!!"


Catapult diarahkan ke pasukan Arcatia,semua pasukan Arcatia pun menyebar dan membingungkan orang yang mengoprasikan catapult.


Pasukan Arcatia itu menyerang balista yang ditinggalkan karea orang yang mengendalikanya kabur.


Kita itu bisa ditaklukkan dengan cepat,dan benderanya diganti,si penguasa kota itu diberi satu kesempatan lagi untuk beralih pihak.


Penguasa kota itu hendak pensiun,dan anaknyalah yang menggantikan ayahnya


Pasukan dikurangi seribu setiap mereka mengepung kota dan Alviers memberi mereka dana.


"Sampah,kenapa kalian bisa berpindah tempat"


Seorang penyihir membalas perkataanya "kami dipindahkan oleh portal oleh  sage Alviers itu"


Pangeran itu menggertakkan gigi dan mengepalkan tangan,dia menyuruh semua penyihir untuk maju ke tempat Alviers berada.


Penyihir itu pergi,dan seseorang prajurit mendekati pangeran itu dengan nafas tersengal.


"Yang mulia!!,gawat,kota yang menjadi lapisan pertahanan terakhir sudah ditaklukkan,mungkin sage itu akan menuju kemari"


Pangeran sampah itu marah mendengarnya,dia memperketat penjagaan dan mempersiapkan pertahananya yang dia banggakan.


Alviers menyuruh pasukan untuk beristirahat agak jauh dari wilayah ibukota,mereka membangun tenda di pinggir sungai.


Besok pagi,mereka akan menyerang dengan kekuatan penuh,tapi sekarang,mereka semuanya makan dan meminum heal potion yang dibagi bagikan.


Alviers sadar jika para penyihir itu sudah bertindak mencarinya,mereka akan bersatu dan membunuhnya bersama sama.

__ADS_1


Penyihir yang disuruh mengintai keberadaan dari Alviers,berkeliling,mereka melihat terdapat makhluk besar berwarna coklat sedang bergerak menuju suatu tanah lapang yang luas untuk istirahat.


"Aku menemukan mereka!!,ikut aku!" Kata salah satu penyihir itu


Semua penyihir muncul dengan tiba tiba,mereka menghujani perkemahan itu dengan bola api,namun saat asap menghilang,yang ada hanya barrier pelindung.


Pemanah yang berjaga sudah bersiap memanahi mereka,namun hanya bisa melukai para penyihir itu,mereka tak bisa memanah saat gelap,dan juga sasaranya bergerak.


Penyihir itu terbanng ke atas dan melakukan sihir skala besar,mereka membentuk bola tanah raksasa yang dibakar oleh api.


Mereka menjatuhkan benda itu di perkemahan pasukan yang dilindungi oleh barrier,semuanya panik dan menghindar.


Alviers pun keluar dan memasukkan serangan itu ke gerbang portal yang terhubung ke tempat lain yang pastinya tak ada siapapun disana.


Semua penyihir itu kabur,mereka melesat dengan cepat,namun Alviers memindahkanya ke tempat lain.


"Lagi lagi ada pengganggu" kata Alviers


Arinfred mengumpulman semua prajurit umtuk berjaga begantian


Semua pasukan beristirahat kembali,menyisakan yang berjaga,mereka tidak banyak makan dan minum karena mereka bisa mengantuk.


Alviers yang oerada di tenda sedang berbaring di kasur empuk yang dia bawa dan terlelap perlahan.


ada beberapa prajurit yang  menjaga tenda dari dua pemimpin,mereka semua hanya mendengar kesunyian tanpa suara.


Jaga malam berlangsung lancar,semua prajurit yang tertudur dibangunkan oleh yang sudah mengantuk untuk bergantian  berjaga.


Semua prajurit bangun disaat matahari terbit,mereka nembasuh seluruh badan mereka,lalh mengeringkanya,mereka semua segera memakai baju zirah.


Pasukan itu sudah siap untuk berangkat,nereka menuju ibukota dengan pasukan Stampede dan pasukan manusia


Alviers menaiki naga tanahnya dan dia mempercepat langkah semua orang dengan satu sihir support bernama "Haste Step"


Semua garnisun ibukota yang santai tiba tiba menjadi waspada dan bersiap,mereka melihat ke monster stampede.


"Ada stampede!!!"


Semua prajurit panik mendengar hal itu,merela ketakutan melihat monster yang akan menyerang kota itu.

__ADS_1


__ADS_2