Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar

Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar
Chapter 68:Rangkuman Informasi


__ADS_3

Pria bertampang preman itu takut ke Arneia dan Orneia meskipun hierarki mereka beda jauh.


Hierarki bintang perunggu hanya menentukan jabatan,bukan kekuatan,jika urusannya dengan hierarki kekuatan,maka para harem Alviers yang lebih kuat,dengan diikuti Arneia dan Orneia di posisi kedua.


Mereka juga terkadang tak ingin berurusan dengan harem Alviers,karena selain kuat,mereka juga bisa menjadi kepada Alviers jika ada yang mencari gara gara dengan garamnya.


Setelah keributan itu,mereka semua masih penasaran apa yang menyebabkan pria itu menerima lonjakan kekuatan yang hebat.


Mereka semua yang penasaran pun menyuruh nona Vasnela dan Madam Majestic untuk bertanya pada Alviers.


Dan anehnya mereka menuruti permintaan mereka tanpa menolak.


Sekarang Alviers berada di tengah tengah dua wanita,Vasnela dan Serena pun menempel padanya.


Alviers merangkul mereka berdua dan bertanya "Kenapa kalian berdua kemari,apa kalian punya sesuatu permintaan yang ingin aku lakukan atau apa?"


Serena terus terang dan bertanya kepada Alviers. "Kami ingin tahu kenapa pria itu memiliki lonjakan kekuatan yang hebat?"


"Kekuatan itu sama seperti kekuatan yang ada pada diri kami"


Vasnela pun melihat wajah Alviers dan menunggu jawananya "itu hanya kekuatan murni yang mengkristal"


"Seperti secuil kekuatanku yang kubagikan pada semua haremku,aku juga bisa membuat kristal yang tersimpan kekuatanku didalamnya"


Serena terlihat tertarik dengan kristal itu,dia ingin sekali mendapat kekuatan yang meluap luap seperti yang dia lihat.


Sedangkan Vasnela,dia hanya biasa saja setelah mengetahui jawabanya.


Alviers tersenyum dan berkata pada mereka berdua "Apa kalian ingin kristal itu?"


Serena pun bersemangat dan berkata "aku ingin!!"


Alviers pun tertawa,Serena pun bersemangat dan menunggu Alviers memberikannya.


Namun Alviers menatap ke serena dan berkata "sayangnya aku tak bisa memberikannya"


Serena pun berubah ekspresi wajahnya,dia pun bertanya kenapa.


"Kenapa tuanku?,apa harus ada syarat khusus untuk menerima kekuatan itu?"


Alviers menggeleng dan menjawab "Karena kalian sudah punya secuil kekuatanku,maka kalian tak perlu lagi mendapat kekuatan yang ada di serpihan kristal itu"


Vasnela pun menghela nafas dan menatap Serena dan berkata "patuhi apa yang tuan kita katakan dan jangan serakah"

__ADS_1


Serena pun memalingkan mukanya.


Sementara itu,kaisar sedang membangun mansion di reruntuhan istana yang dihancurkan oleh Arneia dan Orneia.


Kaisar itu juga memagari wilayah istana yang hancur itu.


Setiap sisi dijaga ketat oleh prajurit agar tak ada barang bagus yang tersisa dicuri oleh orang.


Semua orang suruhan raja mengamankan semua benda yang masih bagus dan dikumpulkan ke suatu tempat.


Kaisar Vortus dari kekaisaran Thorencos melihat sendiri pembangunan kota yang dia kuasai setelah Alviers menghancurkan pemimpinnya.


Dia berencana membuat kota itu menjadi kota pertahanan dengan dipasangi catapult dan ballista di setiap sisi temboknya.


Tak lupa juga ada pemanah api dan menyihir di menara.


"Sekarang kota ini miliku,dan pihak oposisi yang menguasai kota ini sudah hancur"


"Aku tak pernah dalam keadaan setenang ini dlaam hidupku"


Kaisar itu merangkul pernaisurinya menuju kereta kuda,mereka kembali ke ibukota kekaisaran.


Dalam perjalanan mereka ke ibukota kekaisaran,seseorang prajurit didepan dengan berkuda meminta izin bertemu kaisar.


Kaisar menutup pintu dan melanjutkan perjalanan.


Permaisuri melihati kertas itu,dia mengambil gulungan itu dan melepas pita yang mengikat dan membukanya.


Kaisar itu mengintip suratnya sedikit dan berkata "Apa isi surat itu?"


Permaisuri menggulung kembali kertas itu dan mengatakan isinya kepada kaisar.


"Yang mulia,mereka sudah memeriksa semua tulisan itu dan merangkumnya"


Kaisar itu bersemangat dan menyuruh kusir serta pengawalnya untuk berkuda lebih cepat.


Sekarang ini aliansi empat negara itu sedang mempelajari semua naskah dan informasi yang mereka rampas dari tujuh markas pedagang budak itu.


Seluruh penyihir memeriksa setiap kalimat di informasi itu dan menelusuri organisasi kriminal itu.


Perbudakan dan menjual budak memang legal di tiga negara,namun jika mereka menculik banyak orang untuk dijadikan budak,maka itu menyalahi aturan.


Hanya tiga negara saja yang melegalkan perbudakan,tetapi kepausan melarang sistem perbudakan.

__ADS_1


Kaisar itu mendekati ibukota yang ada didepan mata mereka,setelah perjalanan lama yang dia lalui dari perbatasan kota.


Kuda berjalan.pelan memasuki ibukota,semua rakyat memberi jalan dan melihat kaisar mereka yang melambai lambai.


Saat mereka sudah memasuki istana,mereka menuju ruang bawah tanah dan melihat para penyihir serta cendekiawan mengumpulkan kertas kertas itu.


Mereka semua menunduk kepada kaisar dan memberi jalan pada kaisar untuk melihat.


Kaisar dan permaisuri itu melihat banyak sekali informasi yang terlihat.


Mereka pun membaca beberapa bagian dan memahami sesuatu.


"Ini janya informasi ini tentang pengelompokan budak berdasarkan usia dan jenis,dan juga terdapat daftar nama para orang orang yang bahkan tak kuketahui"


"Dan disini terdapat onformasi mengenai targat mereka dan beberspa wilayah yang sering mereka kunjungi" kata permaisuri


Kaisar itu menyuruh para penulis itu menyalin semua informasi itu dan mengirimnya ke sekutunya.


Semua kertas yang disalin itu dikumpulkan dan ditaruh di tas dan dikirim oleh utusan.


Kembali lagi ke Anclois yang mempelajari semua buku sihir di perpustakaan kastil.


Dia sedang membaca semua buku rekomendasi Alviers,bertumpuk tumpuk buku di mejanya.


Lalu Orvina bersama kakak angkatnya membaca bersama beberapa buku yang terdapat lukisan,sepeperti buku herbal dan juga buku tentang ras di lima benua yang sering dia baca.


Mereka menikmati kesunyian mereka di perpustakaan sebelum mereka diganggu oleh suara dua orang yang sedang berlatih.


Anclois membuka jendela lalu keluar dan terbang menukik,Orvina dan Godrina mendekat ke jendela itu dan melihat Anclois yang terbang menukik dan mendarat dengan keras sampai menghancurkan tanah.


Dua orang yang berlatih di tanah lapang itu menutup mata mereka karena debu yang bertentangan.


"Siapa kalian?,dan kenapa kalian berlatih disini?" Tanya Anclois


Dua orang yang memakai zirah berwarna merah itu pun menjawab "kami hanya ingin mencari tempat luas untuk berlarih,apa masalahmu" kata salah satu pria itu


Anclois pun menahan kemarahannya dan menantang mereka dwngan suara keras.


"Kalian berdua aku tentang!!,kita akan melakukan sparring,jika kalian kalah,maka berlutut dan meminta maaf padaku"


"Jika kalian menang,maka kalian boleh melajutkan latihan kalian"


Dua pria itu saling menatap dan menyanggupi tantangan Anclois

__ADS_1


__ADS_2