
Arinfred membawa 3.000 orang termasuk tiga komandanya,semua pasukan dari kepangeranan itu membangun tenda di bagian timur benteng,mereka pun beristirahat disana.
Enclair menyambut Arinfred menuju ke ruang makan,Arinfred dijamu bersama beberapa komandanya yang datang.
Sedangkan beberapa prajurit dari benteng menuju perkemahan untuk bertukar bahan makanan dan resep masakan,mereka dapat mengakrabkan diri dengan cepat.
Di ruang makan,Enclair duduk di kursi bagian tengah meja sefangkan Tharlute berdiri disisi kanan nya.
Pelayan mulai menyuguhkan mereka makanan,mereka makan dulu sebelum membahas suatu pembicaraan.
Rencananya mereka akan pergi ke kota besar kediaman klan yang berganti status menjadi ibukota negara Arcatia.
Karena Arinfred terlihat lapar,dia menghabiskan semua makanan yang disuguhkan,semua piring kosong dan hanya tertinggal tulang,beberapa sayur dan sisa saus.
"Padahal jarak wilayahmu dengan benteng ini masih terhitung dekat,namun kau menghabiskan suguhan yang kami berikan"
Arinfred menenggak wine dan berkata "jangan remehkan perutku nona Enclair"
"Kami sudah menyiapkan kamar untuk kalian semua,dan besok kita akan menemui sage agung di ibukota"
"Aku akan melihat kamarku dan setelah itu aku akan berkeliling"
Seorang prajurit menuntun mereka keempat kamar yang saling berjejer,mereka pun melihat kamar yang bersih dan rapih,dan di kamar itu terdapat jendela yang membuat cahaya matahari masuk ke dalam ruangan.
Mereka mencoba tidur di ranjang untuk memeriksa apa ranjang itu empuk atau tidak.
Empat orang itu berkumpul di koridor membahas tentang nyamanya kamar tamu di sebuah benteng.
Mereka semua berkeliling disaat langit sudah berubah menjadi jingga,mereka melihat pergantian pasukan yang berjaga di tembok.
Semua prajurit yang digantikan itu bergegas menuju barak mereka dan sepertinya mereka akan tidur sampai pagi.
Mereka menaiki tangga batu untuk mencapai tembok dan melihat pemandangan bersama pemanah di tembokbdan pasukan pengawas di menara pengawasan.
Empat orang itu kembali saat petang,Enclair sudah menyiapkan pemandian air panas di pemandian yang terletak di benteng
__ADS_1
Mereka bre empat menggunakan pemandian pribadi Tharlute,empat orang itu menggunakan pemandian itu setelah Tharlute mandi,sedangkan Enclair mandi di pemandian umum untuk wanita.
Mereka semua berkumpul untuk makan malam,dan Arinfred menunduk dan mengucapkan terima kasih.
"Terima kasih untuk nona Enclair,kami sudah merasakan keramah tamahan anda,jika begini,kami ingin menetap disini"
Reaksi terkejut sekaligus rasa penolakan terpampang jelas di wajah Tharlute.
"Kami bercanda,jangan dipikirkan" kata Arinfred tersenyum
Semua orang tidur setelah makan malam,kecuali pasukan jaga malam yang bergantian untuk berjaga di benteng dan juga di perkemahan.
Saat matahari barusaja terbit,semua pasukan keoangeranan sudah mengemasi tenda mereka dan berbaris,mereka meletakkan kemah dan logistik mereka di pedati yang dijaga.
"Mari kita berangkat!" Teriak Arinfred
Enclair dan Arinfred hanya menunggangi kuda dan berjalan bersama pasukan menuju ke ibukota.
Dua orang itu berada di tengah tengah barisan bersama para pemanah dan banyak pedati.
Sedangkan pasukan kuda berada di paling belakang setelah para pemanah.
Memakan waktu agak lama untuk sampai di gunung dimana ibukota tersembunyi itu berada.
"Selamat datang di gunung Ulrands,kita akan segera sampai jika melewati jalan pintas yang kami bangun"
Enclair menyuruh mereka beristirahat di lereng gunung itu,mereka segera mengeluarkan bekal mereka dan memberi air untuk kuda yang kehausan.
Saat Enclair duduk bersama Arinfred,dia memberitahukan beberapa jalan pintas yang mereka bangun di lereng gunung dan jalan memutari gunung.
Kali ini mereka berencana melewati jalan yang memutari gunung,saat sampai di tebing,mereka akan sampai di tujuan
Memutari gunung tak menjadi masalah bagi mereka karena mereka berjalan menuju arah timur laut,lalu setelah sampai di balik gunung,mereka akan menuju ke timur.
Setelah mereka selesai makan dan air diberikan ke kuda,mereka berangkat lagi berbelok untuk memutari gunung.
__ADS_1
Saat di perjalanan mereka mengambil beberapa jenis buah dan sayuran liar yang ada di gunung,mereka menemukan jembatan yang terdapat bendera Arcatia.
Sebelum mereka menyebrang,mereka mengumpulkan air di kantong air untuk minum,lalu membersihkan tubuh mereka dengan air sungai yang yak begitu deras arusnya.
Mereka melanjutkan perjalanan lagi,didepan sana terdapat tebing tinggi sejauh mata memandang.
Tak lama kemudian mereka memasuki areal tebing tinggi,ibukota sudah dekat sekali.
"Ibukota sudah dekat sekali dari sini,ayo kita mempercepat langkah kita" kata Enclair.
Perlahan lahan mereka melihat tembok dari sudut oandang mereka,tebingbtebing itu menutupi pemandangan kota itu,kota itu baru terlihat ketika mereka berhasil melalui tebing tinggi itu.
"Apa apaan tembok ini,tembok ini terlihat kuat dan tebal" kata Arinfred
Melihat tembok ibukota itu,semua mental baja pasukan itu menjadi ciut dan tak bisa membayangkan jika mereka harus menaklukan ibukota itu.
Beberapa prajurit terkejut akan undead yang menjadi pemanah di tembok itu
"Lihat itu!!,bukankah itu undead?"
"Kenapa bisa ada undead tingkat tinggi di tembok itu"
Teriak pasukan itu terkejut,Arinfred dan tiga komandanya sampai terkejut dan menghentikan langkah pasukanya
Enclair yang melihat pasukan yang ketakutan segera menenangkan mereka dan berkata "undead itu milik penyihir necromancer dari klan kami,jangan khawatir,undead itu adalah garnisun kota"
Mereka pun tenang dan juga takjub karena Klan Synore yang hanya mereka dengar kehebatanya,sekarang melihat sesuatu yang tak dapat mereka kira dengan kehadiran undead di tembok itu.
Seketika Arinfred menyesalkan tindakan adiknya yang bertindak bodoh dengan melawan supremasi semacam ini.
Enclair melambai lambai dan berkata "bukakan gerbang,dan beritahu sage agung!!"
Gerbang terbuka,mereka semua pun masuk dan berhenti di tanah rerumputan luas di bagian barat ibukota.
Semua prajurit kepangeranan itu membangun tenda lagi,sedangkan Enclair dan Arinfred pergi ke kastil untuk bertemu dengan sage agung.
__ADS_1
Arinfred berkeringat dingin dan gugup,dia akan melihat sage agung secara langsung,sang sage yang terkenal karena mengirim dua naga putih besar itu.