Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar

Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar
Chapter 26:Dikuasai Sepenuhnya


__ADS_3

Prajurit yang ada di tembok bersiap di posisi depan dan mencoba untuk bertahan.


Lima naga tanah itu maju duluan,mereka meraung dan maju dengan cepat,penyihir yang menjadi pawang mengeluarkan semburan api ke arah badai sihir yang dimuntahkan oleh naga tanah.


Sementara itu di istana,pangeran sampah itu duduk disinggasananya dan terdiam,didepanya ada semua penyihir kuat yang dia bangga banggakan,namun tak satupun dari mereka yang bisa membunuh Alviers.


Dan juga Alviers selalu mempermainkan mereka dengan mengirim mereka ke tempat lain.


"Apa yang harus kita lakukan pangeran,mereka menggempur tembok kota kita" kata seorang bangsawan


Pangeran itu melihat ke depan dengan tatapan kosong,dia pun memerintahkan semua pasukan bersama jendral utuk bertahan di pengepungan,lalu dia menyuruh semua penyihihirnya melakukan serangan pada pasukan Alviers.


"Kerahkan semuanya untuk bertahan dari gempuran musuh,periksa seluruh kota apa ada bagian yang tak dikepung oleh pasukan musuh,aku akan kabur lewat sana"


Banyak pengintai yang memeriksa bagian belakang kota,mereka dengan hati hati menaiki tangga dan melihat.


Mereka senua berada di tembok kota dibagian belakang,disana mereka semua melihatĀ  tak ada siapa siapa.


Salah satu dari pengintai kembali ke ibukota untuk memberitahu pangeran tentang rute kabur yang akan dilaluinya.


Setelah pangeran itu tahu rutenya,dia bersama pasukan elit dan penyihir.


Pangeran itu keluar dari pintu dengan berkuda,saat mereka berjalan,mereka mendengar suara serigala melolong.


Dari kegelapan banyangan datang gerombolan serigala putih,dan dibelakang gerombolan serigala putih itu terdapat prajurit dari Arcatia yang bersembunyi.


Pangeran itu memerintahkan semua prajurit untuk mengulur waktu untuk dirinya kabur,semua prajurit itu memventuk firmasi dinding perisai dan bertarung dengan serigala itu.


Mereka sangat kewalahan,dan pada akhirnya mereka di mangsa oleh gerombolan serigala,penyihir itu ikut kabur bersama pangeran itu setelah melempar bamyak bola sihir ke prajurit Arcatia.


"Kejar dia,bawa dia menuju sage agung!" Teriak prajurit itu


Semua prajurit dan serigala itu maju mengejar pangeran yang kabur bersama penyihir,mereka terus berlari,penyihir itu berulang kali melakukan serangan yang menghambat pergerakan prajurit Arcatia itu.


Agar tak dikejar,pangeran meminta semua peyihir untuk terbang,mereka ke utara,karena pasukan Arcatia yang tak bisa mengejarereka semua kembali ke barisan pasukan untuk melaporkanya pada sage agung.

__ADS_1


Pasukan kecil itu kembali ke barisan itu,mereka cepat cepat menuju ke Alviers dan memberitahu bahwa pangeran itu kabur bersama penyihir.


"Sage agung!!,pangeran itu kabur ke utara bersama penyihir kami tak bisa mengejarnya!"


Alviers menatap ke udara dan menyuruh mereka untuk kembali.


Dia sudah menduga bahwa serangga lemah iyu akan kabur,semua prajurit sudah menyerah dan kota pun dikuasai.


Semua pasukan masuk ke kota,Arinfred dan semua komandanya memasuki istana,disana sudah banyak orang yang menyerah dan bersedia untuk bersumpah setia.


Arinferd kemudian menenangkan rakyat dengan sihir proyeksi Alviers yang sedang dipinjam oleh Arinfred.


Wajah Arinfred terproyeksi oleh batu merah itu,suara yang ia keluarkan juga keras.


"Penduduk ibukota!!,ini aku Arinfred,aku sudah lama ingin menggulingkan adikku sedari dulu,namun aku tak punya kekuatan"


"Dan sekarang aku mengambil alih seluruh wilayah kepangeranan dari adikku dan menjadi pangeran yang baru di negara ini,setelah semuanya stabil,penobatanku akan dilakukan"


Semua penduduk kota itu bersenbunyi di rumahnya masing masing,meskipun mereka menutup pintu dan jendela,telinga mereka bisa mendengar suara dari proyeksi sihir itu


"Kalian semua jangan kawatir,aku berbeda dari adikku yang bodoh itu,aku akan berjanji untuk memerintah negara dengan baik,jika tidak,sage agung yang membantuku ini akan menghancurkanku saat aku lalai dari tanggung jawabku"


Setelah proyeksi itu berakhir,semua pasukan membangun kemah dan mempersiapkan masakan untuk makan.


Dan juga sebegai tindakan pertama untuk mengambil hati rakyat,mereka menyebarkan bahan makanan yang disusun di meja untuk mereka ambil.


Prajurit itu berteriak ke pada penduduk kota itu untuk mengambil daging dan sayuran untuk mereka masak,semua orajurit itu menyumbang sedikit bahan makanan kepada rakyat.


Perlahan lahan semua orang mau membuka pintu dan tertarik dengan bahan makanan itu,mereka datang dan mengambil wadah besar untuk menaruh bahan makanan yang mereka ambil.


"Jangan berebutan!!,persediaan masih banyak,ini adalah sumbangan dari pangeran baru kita!!,jadi dulunglah ia mengembangkan negara ini!!" Kata seorang prajurit


Sementara itu,Alviers yang berada di suatu ruangan,sedang melihati burung kecil yang hinggap di jendela,dia menangkap burung itu dan menjadikanya alat untuk menemukan keberadaan dari orang yang dia cari cari.


Alviers memanggil Caseia.

__ADS_1


"Caseia!,keluarlah!"


Caseia keluar dari belakang Alviers,dia mengambang dan menyentuh kedua bahu Alviers.


"Ada apa memanggilku?" Tanya Caseia


"Aku sudah mencantumkan kontrak tuan dan majikan ke burung kecil ini,aku ingin menyuruhnya terbang dan berbagi pengelihatan denganku,apa kau hisa mengaturnya"


"Karena kau pernah memberiku bola kristal hadiah dari raja itu,aku akan membantumu"


Caseia mengusap kedua mata Alviers,lalu Alviers tersenyum dan menerbangkan burung itu ke luar dan menyuruhnya untuk pergi ke utara.


"Jika kau ingin menghilangkan berbagi pengelihatan,maka kau bisa membatalkanya dengan sihir." Kata Caseia menjelaskan


"Baiklah"


"Oh ya,kenapa kau membentuk kontrak beast tamer pada burung kecil itu?" Tanya Caseia


"Aku hanya menjadikan burung kecil itu sebagai alat,dan juga putriku akan sangat senang jika aku menghadiahinya burung kecil itu"


Caseia pun menguap dan berkata "aku dalam masa tidur panjang sekarang,karena akhir akhir ini aku sangat suka tidur seharian,maka dari itu kau tak pernah melihatku muncul secara tiba tiba lagi bukan"


"Kembalilah"


Alviers yang sedang melihat ke arah jendela dia berbagi pengelihatan yang sama dengan burung kecil tadi,dia menyuruh burung itu menyusuri ke arah utara dengan jarak terbang rendah,dia juga melindungi burung kecil tadi dengan sihir barrier.


Burung itu selalu melihat ke bawah,dia menemukan pergerakan saat burung iyu terbang di lembah,terdapat tiga belas orang manusia disana.


Alviers sudah menduga jika dia adalah pangeran sampah itu.


Alviers seketika membuka portal perpindahan di tempat jauh sekali dimana pangeran itu sedang terbang saat ini.


Alviers menyambungkan portal itu ke dekat tembok.


Portal sihir yang muncul tiba tiba membuat pangeran itu masuk portal dan berakhir wajahnya menubruk tembok ruangan.

__ADS_1


Portal perpindahan langsubg tertutup dan dua belas penyihir yang mengikuti pangeran itu takut,mereka mengetahui itu adalah sihir dari sage agung,mereka pun kabur bersama.


Alviers membatalkan sihir berbagi pengelihatan itu dan menyuruh berung kecilnya kembali,sedangkan pangeran sampah itu pingsan dan tulang hidungnya patah karena menabrak tembok.


__ADS_2