Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar

Harem Milik Sage Dan Kekacauan Besar
Chapter 36:Tanah Subur


__ADS_3

Empat kepala suku itu kembali ke desanya,masing masing dari mereka membawa barang bagus yang mereka pilih beserta batu mulia dan bijih besih yang telah dibagi bagi ke lima ketua suku itu.


Mungkin jika kelima ketua suku itu menunjukkan barang yang mereka ambil dari Orvietta,mereka pasti tergerak keinginan untuk migrasi.


Untuk membujuk semua oenduduk desa,mungkin kepala suku harus lebih keras memberitahukan dengan jemampuan berbicara mereka yang harus persuasif ke penduduk desa.


Sekarang para wanita itu mendengarkan Gunther membujuk rakyatnya.


"Semua penduduk desa!,kali ini aku akan membicarakan hal penting,aku akan mengatakan semuanya pada kalian,lalu terserah kalian menerimanya atau tidak"


Penduduk desa itu memasang telinga mereka untuk mendengarkan apa yang dikatakan oleh kepala suku.


"Wanita tadi adalah orang orang dari Arcatia,dan mereka adalah bawahan sage agung"


Mata semua orang melotot,mereka terkejut dan berbicara satu sama lain.


"Mereka tahu jika kita selalu ditindas kekaisaran,dan kebetulan sage agung berencana menampung semua orang dari berbagai penjuru dunia termasuk tiga belas suku di wilayah Bruvins"


Semua orang skeptis dengan apa yang dilakukan sage agung,mereka semua terlihat tak mau pindah.


"Kenapa kita harus ke sana,dan juga kita tak bisa tunduk begitu saja kepada mereka" kata seorang pria


"Bodoh,mereka memberi keuntungan pada kita jika kita bermigrasi ke lembah besar Phyrine dan menetap,kita memperoleh hak yang sama dengan penduduk asli"


"Apa gunanya jika penduduk asli tak menerima kita"


"Aku belum selesai bicara!!,ekhem..,nona tadi berkata jika sage agung tak mempernasalahkan adat dan tradisi kita,bahkan sage agung berencana membangun kota untuk kita tempati"


Dari kerumunan besar itu ada yang tertarik,ada satu keluarga besar yang ikut berkerumun dan mendengarkan apa yang dibicarakan oleh Gunther.


"Aku ingin ikut,setelah aku pikir pikir,kaisar itu takut pada sang sage agung,berarti kami sekeluarga bisa hidup nyaman dan tentram tanpa gangguan dari prajurit kekaisaran"


"Kami ikut dengan kepala keluarga" Kata satu keluarga itu.


"Baiklah,kalian akan ikut migrasi bersamaku,mereka akan kesini dan mengawal kita ke lembah besar"


"Tunggu,aku juga ikut,"


"Keluarga kami juga"


"Jika kita terlepas dari kekaisaran yang menganggu kita,maka aku akan patuh terhadap hukum negara itu" kata seorang lansia.


Gunther pun menunjukkan benda yang dia dapat,ada kantong besar yang dibuka dan batu mulia dan bijih besi kualitas tinggi itu dijatuhkan semuanya ke tanah.


"Kalian lihat batu permata dan bijih besi itu?,pasti di negara Arcatia itu terdapat tambang,jika kita kerja di tambang itu,kita akan kaya!"


Ada beberapa orang yang mendekat dan hendak menyentuhnya,Gunther pun meneriakinya dengan keras.

__ADS_1


"Jangan coba coba mencuri!,ini semua untuk suku,kita bisa membuat banyak senjata dengan bijih besi ini dan dipakai untuk perang!"


Semua penduduk desa itu mulai bersemangat,mereka mulai mengandai nya ndak dan berimajinasi bersama sama.


Gunther menyuruh mereka diam,dan dia pun berkata "Coba bayangkan, jika kita membuat senjata kualitas tinggi dan menunjukkanya pada sage agung,bukankah dia bisa mengandalkan kita menjadi penempa senjata terbaik di benua manusia ini"


Semua penduduk desa itu bersemangat dan semua orang tertarik untuk ikut migrasi karena keuntungannya.


"MIGRASI!,MIGRASI!,MIGRASI!!!"


"Kita harus migrasi ke Arcatia!!!"


"Kita akan mengenal adat dan belajar tradisi mereka dan membaur dengan penduduk asli demi keuntungan!!"


Tak peduli penduduk desa ataupun tetua suku,mereka semua bersemangat untuk mendekati kemakmuran suku mereka.


Orvietta dan enam lima orang lainya muncul dan menampakkan diri kepada mereka semua.


"Sepertinya kalian semua sudah setuju ya,jika begitu aku akan menunggu disini dan lima yang lainya akan pergi ke suku lain,aku akan menulis surat ke sage agung untuk mengawal kalian"


Mereka tersenyum bahagia melihat wanita cantik itu,semua lelaki mengira ngira secantik apa wanita dari Arcatia.


Lima wanita itu menaiki dua burung besar itu dan pergi,sementara itu mereka disuruh untuk mengemasi barang mereka dan membawa sebanyak yang mereka bisa.


Setelah lama mereka mengemasi dan mengangkut barang barang mereka,terdengar suara seperti banyak orang yang berjalan kaki,salah satu dari penduduk desa ada yang mengira jika pasukan kekaisaran telah datang ke desa mereka.


"Semua pejuangku!,bersiaplah untuk pertempuran!" Teriak Gunther


Mereka bernafas lega dan sedikit kesal pada kerumunan yang datang itu,seseorang dari pemanah itu berkata "kepala suku!,empat kepala suku dengan warganya sudah datang kemari."


Semua orang bernafas lega danbgeregetan karena mereka telah membuat mereka panik.


"Sambut mereka semua,dan keluarkan semua tenda untuk semua orang,dan tempatkan para petarung ku untuk menjaga kemah"


Empat kepala suku sudah bertemu,semua warga dari empat desa masuk kedalam desa,ada beberapa orang diluar membangun tenda karena didalam desa suku Govars sudah penuh banyak tenda dan tak bisa menampung lagi.


Beberapa petarung dari empat iklan berjaga jaga di perkemahan diluar tembok,mereka berbagi makanan dan memakannya sedikit untuk menghemat.


Setelah beberapa waktu menunggu,mereka kedatangan tiga penyihir dari Arcatia,Orvietta menyambut mereka dan dia melihat ke belakang.


"Hanya kalian,mana pasukan pengawalnya?" Tanya Orvietta


"Tidak perlu pasukan pengawal karena kita bisa mengirim mereka dengan portal perpindahan" kata salah satu penyihir itu dengan suara pelan.


Orvietta pun mengumpulkan mereka semua dan bersiap untuk berangkat.


"Kalian semua!,Kita akan berangkat sekarang!"

__ADS_1


Lima kepala suku tadi menanyakan hal yang sama dengan Apa yang Orvietta tanyakan.


"Mana prajurit pengawalnya nona?" Tanya Gunther


"Kita akan menuju Arcatia lebih cepat,jadi kita tak butuh pengawal"


Mereka semua bingung dengan perkataan Orvietta,dan seorang penyihir itu membuka portal perpindahan.


Semua orang terkejut hingga mundur,ada dari mereka yang mengacungkan senjata dan bertanya maksud penyihir itu,salah satu penyihir pun menjelaskannya.


"Kalian semua,ini adalah portal perpindahan,kalian bisa menuju ke tempat yang jauh dengan memasuki portal ini,dan portal ini terhubung ke negara Arcatia"


"Jadi begitu,ada juga sihir seperti itu!" Kata seorang Shaman suku


"Jika begitu,aku yang pertama kali mencobanya" kata Petugas


Privasi maju dan memasuki portal itu tanpa keraguan,saat dia masuk sepenuhnya ke portal itu,beberapa saat dia tak kembali lagi.


"Apa yang terjadi"


"Mengapa kepala suku tak kembali"


Mereka makin takut untuk melewati portal itu,Orvietta menenangkan semua orang dan menyuruh salah satu penyohir untuk memeriksa keadaan Pruvas


Saat seorang penyihir itu akan memeriksa,Pruvas pun tiba tiba keluar dari portal dan mengagetkan mereka.


"Waaah" teriak semua orang yang ada di depan barisan itu


"Maafkan aku,aku terlena dengan pemandangan lembah,kalian semua masuklah dan lihat sendiri" kata Pruvas


Kepala suku beserta semua anggota keluarga masuk diikuti dengan semua tetua dan Shaman dari lima suku.


Mereka melihat pemandangan lembah yang indah,mereka terus maju berjalan dan berhenti.semua penduduk desa pun terkagum dan melihat sekitar.


Yang mereka lihat adalah padang rumput yang luas dengan beberapa bukit yang tak terlalu tinggi.


Seseorang yang sepertinya petani menggenggam tanah berumput itu.


"Kepala suku,sepertinya tanah ini subur,kita bisa bertani di tanah ini untuk mengumpulkan bahan makanan dan memakanya"


Kemudian pasutri yang membawa sepuluh domba dan tiga kuda muncul di samping petani itu.


"Rumput yang melimpah ini bagaikan surga yang dapat memuaskan perut hewan ternakku"


"Kau benar dan mereka bisa menghasilkan susu yang baik"


"TANAH INI MEMBUAT KITA MAKMUR!!,HAHA!!" Teriak Gunther bersemangat

__ADS_1


"Anda benar tuan Gunther,tak salah kita migrasi kesini" kata Otto yang menikmati pemandangan lembah itu


Gunther sampai berguling guling di lembah itu,semua penduduk desa dari lima suku yang dikumpulkan pun sudah tiba semuanya di lembah besar Phyrine,mereka diantar oleh Orvietta.


__ADS_2