
Iblis kuno itu bersama raja iblis dan bala tentaranya menunduk dan pergi,mereka ingin kembali ke ibukota.
Sayap iblis kuno itu muncul dan dia merenggangkanya,dan semua ras iblis itu kagum melihat tuan mereka.
Rencananya dia ingin mengadakan perayaan atas kembalinya iblis kuno itu.
Alviers teringat sesuatu dan menghentikan mereka yang terbang menjauh.
"Tunggu raja iblis!,amu teringat sesuatu,iblis bangsawan bernama Drincus,dia mencoba untuk menggulingkan kekuasaanmu,jadi bunuh dia"
Raja iblis itu sudah tahu,namun dia tetap menunduk dan berencana membunuhnya.
Mereka semua pergi meninggalkan Alviers dan Caseia,lalu Caseia menatap ke wajah Alviers dengan wajah memohon.
"Apa yang kau inginkan?" Tanya Alviers
Dengan berterus terang Caseia berkata "Aku ingin juga kekuatan fragmen yang kau hisap tadi"
Alviers pun mengeluarkan bola merah kecil yang membesar seukuran kepala manusia,dia memberikan bola merah itu pada Caseia.
Caseia menerima bola merah itu dengan Dua tanganya,terlihat perasaan bahagia di wajahnya.
Caseia menyerap kekuatan itu dan muncul aura kemerahan dari tubuhnya.
"Kekuatan yang luar biasa,aku akan menjadi semakin kuat"
Alviers merangkul Caseia dan berkata "apa kau puas?"
"Aku puas,dan sekarang aku ingin beristirahat dulu"
Caseia masuk ke tubuh Alviers,lalu mulai menstabilkan kekuatannya,sementara Alviers berteleportasi ke kastilnya.
Saat Alviers berteleportasi di kastilnya,tiba tiba di sisi kanan ya terdapat putrinya yangvterkejut melihat kedatangan ayahnya secara tiba tiba.
"Ayah!,kenapa ada disini?"
Alviers menggendong putrinya dan mencium pipinya,putrinya pun tertawa.
"Aku baru saja dari suatu tempat,dan mungkin aku akan ke tempat lain"
Mendengar itu Orvina ingin ikut ayahnya yang sering pergi ke beberapa tempat.
"Ayah ingin kemana?" Tanya Orvina
"Aku ingin melihat perkembangan kota suku barbar"
__ADS_1
Orvina bersemangat sekali,lalu Alviers menyuruh putrinya untuk menutup mata.
Alviers berteleportasi dengan cepat dan melihat di tembok tinggi,dia menyuruh putrinya membuka mata.
"Woah,tinggi sekali temboknya!"
Alviers berjalan memasuki gerbang kota dengan menipiskan hawa keberadaannya dan putrinya juga.
Saat masuk kedalam kota itu,dia melihat ribuan golem bekerja bersama semua pria dari suku itu.
Pembangunan rumah impian mereka terlaksana,dan pembangunan kota baru ini berjalan tujuh puluh persen.
Beberapa minggu kemudian tersiar kabar ke seluruh ras jika iblis merayakan kebangkitan iblis kuno,semua ras panik dan mengadakan perundingan besar sesama rasnya.
Sementara itu empat negara aliansi berkumpul di ibukota kerajaan,mereka terdiam tanpa berbicara.
Mereka juga tak mengatakan satu kata pun dan hanya tertunduk.
Sampai Arinfred yang berbicara dulu kepada mereka.
"Kekacauan terbesar di era leluhur kita bangkit lagi,dan aku tak yakin kita memiliki kekuatan yang cukup"
Mereka bertiga melihat Arinfred dan menghela nafas.
"Jika iblis kuno itu bangkit,artinya fragmen itu ada di tangan iblis selama ini" kata sri paus
Kaisar pun menyangkal perkataan sri paus.
"Tapi jika reliknya ada di mereka,pasti mereka sudah membangkitkan iblis kuno itu sejak lama"
Mereka mengangguk angguk mendengar perkataan masuk akal dari kaisar itu.
"mereka pun juga tahu mayatnya ada di wilayah hutan belantara benua iblis" kata kaisar menambahkan
"Pasti ada suatu orang mempunyai fragmen dan meletakkanya di punggungnya,tapi siapa,dan dari ras apa dia?" Tanya sri paus
Saat mereka memikirkan perkataan sri paus,di kepala empat orang itu muncul satu gambaran yang sama.
Seperti yang sudah di duga,mereka mengira jika Sage agung yang membangkitkan iblis kuno itu.
Empat pemimpin negara itu saling menatap dan mereka tahu jika pemikiran mereka sama.
"Segera nyalakan sihir projeksi dan aku akan bicara dengan sage agung secara langsung!!" Perintah raja.
Tiga pemimpin negara itu terkejut jika dia punya sihir orojeksi dari Arcatia,raja pun menyuruh tiga orang itu ikut ke suatu ruangan.
__ADS_1
Mereka melihat layar biru yang tersambung dengan kastil Arcatia,lalu Alviers pun terkejut melihat empat pemimpin negara itu.
"Hoho,kalian berkumpul di ibukota kerajaan,apa yang kalian lakukan,bercengrama satu sama lain?" Kata Alviers
"Sate agung,kami ingin memberitahukan tentang iblis kuno yang bangkit,mereka pasti ingin menginvasi lagi" kata raja
"Aku sudah mengetahuinya raja Bauthismor,dan kau tak perlu khawatir jika mereka menginvasi kalian,karena dia tak akan melalukan itu"
Semua orang berpikir jika sage agung meremehkan iblis kuno itu dan akan melawanya. namun kenyataan yang sebenarnya,malah iblis kuno itu yang tunduk terhadap Alviers.
"Seperti biasa anda selalu percaya diri dan sanggup melawan iblis itu" puji Arinfred
Alviers mengekang dan berkata "sekarang iblis kuno itu tak seperti dulu,dia sama seperti raja iblis yang sekarang yang tak akan melakukan invasi"
"Apakah itu benar sage?" Tanya sri paus
Alviers mengangguk dan tersenyum,dengan sungguh sungguh dia mengatakan suatu hal yang mengejutkan.
Apa yang akan dikatakan Alviers adalah petunjuk secara halus yang membuat empst orang itu mengerti jika Alviers yang sudah membangkitkan iblis kuno itu.
"Jika iblis kuno itu itu tak mematuhi segala perintahku,akan kucabut lagi fragmen itu dari punggungnya"
Empat orang itu terdiam agak lama dan Alviers pun memutus sihir projeksinya.
Raja itu pun terjatuh dan duduk di tanah dengan ekspresi wajah ketakutan.
"Jadi benar apa yang kupikirkan tadi" kata raja itu
Sri paus menatap ke raja dan berkata"Aku juga memikirkan hal yang sama raja"
"Kanapa dia membangkitkan iblis kuno?" Tanya kaisar
Arinfred memegang bahu kaisar dan berkata "tentu saja untuk menjadikan iblis kuno itu sebagai pelayan nya"
Semua orang menatap ke Arinfred,mereka tahu jika dia adalah orang yang paling dekat dengan sage agung setelah raja Bauthismor.
Sri paus itu spontan memulai doanya dan berharap sage agung itu tak menghancurkan dunia ini.
Raja Bauthismor,Arinfred sertankaisar itu berlutut dan menyatukan tangan mereka ikut ke dalam prosesi sakral itu.
Tiga pemimpin negara yang lainya itu pulang ke ibukota mereka masing masing setelah berdiskusi sebentar setelah berbicara dengan Alviers.
Mereka bersalaman satu sama lain dan pamit kepada raja.
Setelah melihat mereka pulang,raja itu langsung menenangkan dirinya dengan berendam.
__ADS_1