
Lodgas pergi ke ruangan kamarnya dan menulis semua informasi yang dia kumpulkan selama ini,mengenai identitas semua anggota keluarga dan tata letak kediaman mereka yang luas dan terpisah pisah.
Lodgas juga mencantumkan kekuatan dari keluarga,dan juga situasi dan kondisi yang terjadi di keluarga itu.
Dia menulis di dua kertas dan menyusun paragraf serta tulisan yang rapih agar mudah dibaca oleh sage agungnya.
Saat tanganya kelelahan setelah menulis itu semua,dia menggulung surat itu dan memakainya dengan pria,lalu surat itu dia terbangkan ke Alviers dengan telekinesis.
Surat itu dikirim antar benua dengan melesat cepat,dan saat pengiriman itu waktu masih berjalan,dan surat itu tak mengalami gangguan ataupun rusak.
Surat itu terbang lurus dan menukik setelah hampir sampai.
Merasakan kehadiran akan sesuatu,Alviers yang mencuil daging ikan itu langsung memakan ikan dan mengangkat tanganya.
Tiga orang itu bingung dan tak tahu apa yang dilakukan oleh Alviers.
Mereka baru tahu ketika tiba tiba ada gulungan yang melesat menuju tanganya,angin berhembus ke wajah mereka.
Mereka melihat gulungan yang ada di tangan Alviers dan penasaran apa isinya.
Sebelum mereka mencari tahu,Alviers memasukkan gulungan surat itu ke penyimpanan dimensi.
Mereka pun melanjutkan makan ikan itu hingga habis.
Mereka pun.mencuci tangan mereka sehabis makan dan membayar makanan mereka dengan batu berwarna.
Orvina yang tak tahu ingin kemana mulai kebingungan,lalu Alviers pun mengajak mereka semua menuju aula naga.
"Aula naga?,Apa disana ada naga?" Tanya Orvina dengan semangat
"Disana hanya ada patung naga yang dipahat oleh seniman lizardman"
"Jadi begitu ya,pagatan patung naga,jika aku tak salah,mereka menghormati naga bukan"
Alviers mengiyakan perkataan Anclois dan menjelaskan tradisi mereka.
"Ada tradisi ras lizardmen unþuk memahat patung naga yang mereka temui,para luzardmen yang menemui naga itu pasti akan menjamunya untuk meminta izin memahat patungnya"
Orvina pun mendapat pengetahuan baru,dia pun melompat lompat dan memegang baju ayahnya untuk mengajaknya kesana sekarang juga.
Alviers menggendong putri kecilnya dan mengantar mereka menuju aula naga.
Mereka tak menyangka jika terdapat patung besar naga kembar putih di depan aula naga itu.
Mereka memasuki bangunan yang dibangun dari batu bata lumpur dan kayu itu.
__ADS_1
Saat mereka memasukinya, terlihat banyak sekali lizardmen yang menunduk muncul dan bahkan ada ritual kecil di beberapa payung naga.
Merekapun melihat patung patung itu tanpa mengganggu lizardmen lain,mereka pun mengagumi keindahan patung itu.
Alviers terkadang membaca papan kayu yang tertulis nama dan beberapa informasi dari naga itu dan menjelaskan kepada mereka bertiga.
Setelah mereka puas melihat patung naga yang berukuran besar,mereka pun menemukan patung naga yang paling besar didalam ruangan aula.
"Waah!!,besarnya!!" Orvina bersemangat sekali melihat patung itu
Godrina pun menenangkan adik angkatnya yang terlalu bersemangat itu.
Anclois fokus melihat papan nama patung naga itu,namun dia tak bisa membaca aksara dari ras lizardmen.
Alviers pun maju dan membacakanya sambil telunjuknya menyentuh papan itu.
"Tulisan ini dibaca naga penguasa laut Aqualion"
"Dari bentuknya memang terlihat seperti naga air" kata Godrina
Alviers pun membacakan informasi naga itu.
"Naga yang menjadi pelindung ras duyung dan makhluk penghuni lautan lainya"
Godrina dan Orvina sama sama terkagum mendengar hal itu,mereka ingin sekali melihat naga itu.
"Wilayah kekuasaan berada di laut utara"
Merekapun sadar lautan yang mereka lihat saat mereka memakan ikan adalah wilayah kekuasaan dari naga itu.
Orvina pun berjalan keluar sambil menggenggam jari tangan ayahnya,Godrina dan ibunya pun mengikuti mereka berdua keluar dari aula naga itu.
Orvina pun kembali berlari ke pantai lalu berteriak
"Aqualioon!!!"
Godrina pun mengikuti adik angkatnya dan ikut berteriak.
Alviers segera menutup mulut mereka berdua lalu berkata "diamlah anak anak,fia akan marah jika kalian menbangunkanya"
Dua gadis itu kembali diam dan Alviers mengajaknya pulang.
Orvina pun tanpa merajuk mengikuti apa kata ayahnya,dia digendong dan perlahan mengantuk karena menjelajah ibukota lizardmen seharian.
Sebelum mereka pulang,mereka melihat pemandangan matahari terbenam di pantai,setelah lama melihatnya,mereka berpindah ke kastil dengan portal di tempat sepi.
__ADS_1
Anclois dan Godrina pergi ke pemandian untuk membersihkan tubuh mereka dari keringat,sementara Alviers menuju kamar Orvina dan meniddurksnya di ranjang.
Dia mengecil kepala putrinya dan berteleportasi ke ruang tahta dengan memanggil pria bertampang preman itu.
Setelah pria itu datang,Alviers pun memberinya hadiah atas tugasnya menyalin informasi dan menemukan tujuh orang itu untuk dilibas semuanya.
Alviers menyuruhnya mendekat dan memberinya sesuatu.
Tangan pria itu menengadah dan Alviers menjatuhkan bola kecil ungu di tangan pria itu.
"Apa ini sage agung?" Tanya pria itu
Alviers pun menjelaskanya "didalam batu itu terdapat seprihan kecil berisi kemuatan besar"
"Serpihan itu berwarna ungu dan bercahaya terang"
Pria itu melihat lihat batu itu dan bertanya lagi.
"Apa aku harus membelanya atau menanamkanya ditunuhku sage agung?"
"Kau bisa melakukan kedua hal itu,tapi kau harus pecahkan bola ungu itu dan tanam atau telan serpihan kekuatan itu.
Pria itu mengerti dan hendak memecahkan bola ungu itu.
"JANGAN DIPECAHKAN DISINI DASAR BODOH!!,"
Alviers pun mengagetkan pria beryampang preman itu dengan bentakan,untungnya bola itu tidak melayang dan digenggam erat oleh pria itu.
Alviers menyuruh pria itu pergi,lalu dia meminum wine dari penyimpanan dimensi.
Tak lama kemudian terjadi dentuman,Alviers biasa biasa saja dan meminum wine nya.
Dentuman itu disebabkan oleh lonjakan kekuatan destruktif dari serpihan itu,pria itu takut untuk menelan serpihan ungu itu,maka dari itu da menanamkan sepihannitu di tangan kanan nya.
Semua orang berkumpul di tebing tempat dentuman itu berasal,dan para penyihir,semua anggota organisasi dan petinggi klan pun melihat pria itu memperoleh kekuatan.
Setelah lonjakan kekuatan ungu itu selesai,pria itu melihat banyak orang melihatnya.
"Kenapa kalian berkumpul disini,mengambang diudara pula,pegi dari sini!!"
Semua orang itu mundur melihat pria itu dan pergi,yang tak pergi dari situ cuma Anclois dan petinggi klan bersama dia naga kembar itu.
Mereka semua turun dan pria itu didekati dua naga itu.
"APA KAU YANG MENGGANGGU TIDUR KU!!"
__ADS_1
gelombang suara itu mendorong pra itu kebelakang.
Pria bertampang preman itu berteriak meminta maaf "maafkan aku naga kembar!!"