
Mereka berempat menuju benua beastman,tujuan utama mereka adalah menuju ke kerajaan Lizardmen.
Alviers dan Anclois terbang disisi kanan sedangkan ditengah tengah mereka terdapat Godrina dan Orvina yang ada di barrier kaca yang melayang cepat.
Alviers mengawasi mereka berdua dengan cermat.
Saat mereka sudah memasuki benua beastman,mereka melihat lingkungan yang asri penuh dengan hutan,sungai dan gunung.
Terdapat beberapa lembah juga disana dengan pemukiman dari empat ras yang tinggal di benua.
Saat mereka semua memasuki wilayah lizardmen,mereka lihat banyak pemukiman besar yang berdiri kokoh.
Namun mereka semua mengincar ibukota lizardmen yang mana lebih besar dan luas dari banyak pemukiman lizardmen yang mereka lewati.
Orvina dan Godrina sangat senang melihat rumah mereka dan kegiatan mereka sehari hari yang bisa mereka lihat.
Orvina pun kegirangan dan tertawa,Alviers pun spontan mendekatinya dan menutup mulutnya sembari berkata "Tutup mulut mu,atau kau akan kemasukan debu"
Setelah Alviers melepaskan tanganya dari bibir putrinya,Orvina langsung menutupi mulut dengan kedua tangan kecilnya itu.
Anclois dan Godrina tersenyum melihat tingkah laku Orvina.
Alviers pun menyuruh mereka untuk turun saat dia melihat tembok kayu ibukota kerajaan lizardmen.
Mereka pun turun,Alviers pun mengeluarkan sepaham lapisan transparan kepada mereka semua lalu lapisan itu menyentuh mereka.
Sebelum Orvina bertanya,Alviers mengeluarkan cermin dari penyimpanan direksinya dan memperlihatkan pantulan wajah Orvina dan Godrina yang selaku menempel.
"Wuoooah!!,Aku menjadi lizardmen!!," kata Orvina saat menatap cermin itu
"Namun aku masih melihat tubuh manusia dan kamu juga adik"
Alviers pun menjawab pada mereka.
"Itu sihir penyamaran dengan ilusi,sekarang kota bisa masuk kota dan bersenang senang"
Mereka semua memasuki kota dengan pengawasan para penjaga yang mengijinkan mereka untuk lewat.
Mereka berempat masuk dan melihat keramaian ibukota yang penuh,Orvina mulai kegirangan ketika dia melihat banyak Lizardmen secara langsung.
Anclois pun mengelus kepalanya dan berkata "baguslah jika keinginanku terwujud"
Orvina pun memeluk Anclois dan Godrina juga memeluk ibunya.
Alviers mengajak mereka berkeliling ibukota,mereka melihat banyak pemukiman dan pasar.
Mereka juga melihat beberapa tempat hiburan dan beberapa tempat untuk prajurit berlatih,mereka berempat melihat pertandingan di arena berpasir yang dipagari.
Disana mereka melihat para lizardmen saling bergulat,beberapa pejuang saling dorong dan saling pukul.
__ADS_1
Mereka juga mengatakan sistem taruhan,terdapat dia kantong berisi batu kecil yang berwarna memenuhi kantong yang di kiri,sedangkan kantong yang di kanan hanya sedikit sekali batu.
Di era sekarang,para lizardmen memakai batu kecil berwarna untuk alat tukar setelah beberapa ratus tahun mereka memakai sistem barter.
Mereka melihat juara bertahan yang merupakan lizardmen besar bertubuh hijau gelap dengan bekas luka cakar di mata,dia adalah si pembanding handal.
Dia membanting semua lawannya ke tanah berpasir dan memenangkan banyak pertandingan.
"Karena mereka bertaruh,aku juga mau bertaruh!" Teriak Orvina
Alviers pun menggendong putrinya dan menanyai putrinya dari mana dia belajar tentang bertaruh.
"Darimana kau belajar kata kata itu gadis kecil,jawab pertanyaan ayahmu"
Orvina pun mencari alasan yang menghindarinya dari masalah.
"Ayah,aku lapar,aku ingin memakan ikan"
Melihat putrinya yang memelas itu,Orvina diajak untuk melihat tambak ikan.
Mereka berjalan dari dermaga dan berjalan di kanan yang terbuat dari kayu yang terhubung dengan tambak.
Alviers menyerahkan batu permata yang dia punya untuk empat biji ikan.
Alviers membeli empat biji ikan,Alviers pun memasukkannya kedalam penyimpanan dimensi ketika mereka menjauh dari tambak.
"Aku ingin ikan bakarnya sekarang juga,sekarang jugaa" senandung Orvina dengan riang
Alviers mengelus kepala putrinya,mereka memandangi lautan luas sembari mencium aroma ikan bakar yang diantarkan oleh lizardmen wanita.
Mereka memakan ikannya dengan perlahan lahan,Alviers pun menutupi ikan bakar itu sembari memakan sedikit.
Saat Orvina ingin mencuil daging ikan,Alviers pun berkata "hati hatilah,tanganmu bisa mengenai duri"
Anclois dengan tersenyum berkata "meskipun sahe agung terlihat mengerikkan,tapi kenyataanya dia peduli dengan putrinya"
Sementara itu di kediaman keluarga Dimitryos,Lodgas the Shapeshifter,sedang menghilangkan hawa keberadaannya untuk menguping.
Dia sedang berada di ruang pertemuan,dia melihat pria berambut kuning itu bersama dua kakek dan dua nenek.
Mereka salah empat tetua dari keluarga Dimitryos.
Lodgas telah menuliskan semua hierarki dan sistem dari keluarga Dimitryos.
Tingkatan paling pertama adalah patriark,lalu yang kedua adalah tetua keluarga.
Setelah tetua keluarga,ada beberapa anggota keluarga utama yang telah diperiksa silsilahnya.
Setelah itu ada para Vassal yang merupakan keluarga kecil yang diberi kekuatan oleh patriark untuk melaksanakan semua perintah patriark.
__ADS_1
Sekarang Vassal dari pria berambut kuning itu ada lima keluarga.
Kembali ke Lodgas yang menguping,mereka.
Lima orang itu duduk dan berbasa basi sebelum melakukan pembicaraan yang inti.
"Selamat siang para tetua keluarga" kata pria berambut kuning itu
"Selamat siang patriark kami tuan Tranders" kata empat tetua serentak.
Pria berambut kuning itu pun menghela nafas dan berkata "kalian pasti sudah tahu apa yang terjadi dengan para kaki tangan kita"
"Kami tentu tahu,itu sangat mengejutkan" jata tetua pertama.
Tetua kedua pun membalas "kita sekarang sudah tak punya kaki tangan lagi,dan kita juga tidak boleh keluar dari kediaman ini untuk bergerak sendiri"
"Memang sialan para sekutu itu,beraninya mereka menghancurkan kaki tangan kita hingga lenyap" tetua ketiga pun marah hingga menggebrak meja
"Kalau tidak salah,ada beberapa orang misterius yang menghancurkan kultus"
Pria berambut kuning itu mengangguk.
"Dan beberapa hari setelah itu pihak kerajaan bersama sekutunya membumi hanguskan semua markas dari kaki tangan kita"
Mereka semua mendengar tetua keempat berbicara.
Tetua keempat kemudian menyurutkan kejadian yang terjadi akhir akhir ini,mereka semua juga menyusun rentetan kejadian yang menimpa kultus dan organisasi itu.
Lalu muncul perkataan yang membuat semua orang terkejut.
"Bagaimana jika semua hal yang terjadi terhubung dengan orang misterius itu"
Semua orang menatap ke tetua keempat,patriark pun bertanya padanya.
"Apa maksudmu nenek?" Tanya baliknoleh patriark
Tetua keempat pun menjelaskannya pada mereka.
"Para penyihir kultus itu saja sampai bisa menggunakan tujuh bola kristal yang mereka kumpulkan untuk raja iblis,pasti mereka sangat kuat"
"Lalu mereka pun mengetahui organisasi lain karena orang misterius itu melakukan interogasi"
Semua yang mendengarkan tetua keempat itu hanya diam dan mengerti.
"Intinya,karena orang misterius itu tak bisa muncul lama lama ke dunia luar,mereka bisa memberitahu aliansi manusia untuk mengatasi masalahnya"
Mereka pun segera mengadakan penyelidikan terhadap pria misterius yang tak lain dan tak bukan adalah anggota Chaos Servant.
Lodgas yang hanya diam dan tenang itu mendengar mereka semua,segera setelah mereka mengakhiri rapat dan keluar ruangan,dia pun menulis surat untuk Alviers.
__ADS_1