Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa

Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa
119 : Pagi Hari, Pasti Sembuh


__ADS_3

“Kakek… Kakek Bai?”


Wah!



Mencengangkan.



Andre Bai mereka pun terbengong. Kemarin, Kakek Bai yang operasinya gagal sudah jatuh dalam keadaan sekarat, hanya bisa bertahan hidup selama tiga hari.



Sekarang baru lewat semalam, Kakek Bai tidak hanya sudah sadarkan diri, bahkan masih bisa… berjalan.



Ini, bagaimana mungkin?



Saat ini Andre Bai merasa bulu kuduknya berdiri semua, dia menatap Kakek Bai dan berkata dengan suara gemetar.



“Ayah… Anda, Anda sudah bangun?”



“Tentu saja aku sudah bangun! Apakah kamu mengira sedang berbicara dengan hantu?” Kakek Bai memelototoi Andre Bai dengan tidak senang, lalu menegurnya.



Kemudian, dia melanjutkan perkataannya setelah melihat ekspresi kaget dari semua orang.



“Kenapa kalian seperti melihat penampakan saja? Apakah aku sudah bangun, kalian sangat tidak senang?”



“Tidak, tidak!”



Saat ini, Andre Bai dan para petinggi bergegas menggelengkan kepala.



Namun mereka tetap bertanya dengan penuh keheranan.



“Kakek Bai, kemarin Anda pun hampir tidak berhasil diselamatkan, kenapa sekarang tiba-tiba sudah sehat?”



“Iya, Kakek Bai, apakah tadi malam ada orang yang datang untuk menyembuhkan Anda?”



“Iya, Kakek Bai, apakah ada seorang dokter dewa bermarga Lin yang datang menyembuhkan Anda?”



“…”


__ADS_1


Saat ini, semua orang keluarga Bai teringat akan perkataan Dokter Dewa Lin.



Pagi hari, pasti sembuh!



Awalnya mereka masih tidak percaya, namun sekarang, ketika Kakek Bai muncul di depan mereka dengan sehat sentosa, bagaimana bisa mereka tidak percaya?



Yang bermarga Lin?



Kakek Bai mengernyit, dia teringat akan seseorang, yaitu Steve Lin.



“Tadi malam memang ada seseorang yang datang, dan menuliskan resep obat untukku. Orang itu kelihatannya, sangat mirip dengan… Steve Lin? Tetapi auranya tidak begitu mirip, jauh lebih berwibawa dan dingin daripada Steve Lin, seolah-olah sang penguasa hidup dan mati orang lain!”



Apa?



Sangat mirip dengan Steve Lin?



Wah!



Mendengarnya, semua petinggi keluarga Bai langsung tertawa.




“Iya, Kakek Bai, Anda jangan berpikir terlalu banyak. Bagaimana mungkin itu adalah Steve Lin si sampah itu? Orang yang hebat itu adalah Dokter Dewa Lin yang menggemparkan Kota Jiang kemarin!”



“…”



Dokter Dewa Lin?



Kakek Bai sama sekali tidak pernah mendengarnya.



Setelah mendengar penjelasan dari mereka, barulah Kakek Bai paham, telah terjadi begitu banyak hal dalam waktu beberapa hari yang singkat ini.



Dokter barat gila menggilas kedokteran timur!



Dokter Dewa Lin turun tangan membalikkan keadaan!


__ADS_1


Apalagi ketika Kakek Bai tahu bahwa kemarin dirinya hampir mati, lalu Andre Bai mereka yang memohon Dokter Dewa Lin untuk menyelamatkannya, dia sepenuhnya menghapus kemungkinan akan Steve Lin.



“Ternyata Dokter Dewa Lin! Sungguh dokter hebat yang manjur!”



Kakek Bai memujinya dengan penuh rasa syukur.



“Lain kali jika menemui dokter hebat ini, aku pasti akan mengetukkan kepala untuk mengucapkan rasa terima kasih atas budi penyelamatan nyawa yang amat besar ini!”



Saat ini, dalam hati Kakek Bai dan para petinggi keluarga Bai sudah menjadikan Dokter Dewa Lin sebagai tokoh legenda, layaknya sang dewa.



Akan tetapi…



Setelah itu, ketika Kakek Bai mendengar bahwa Johan Bai si cucunya patah tangan dan patah kaki karena Steve Lin, api kemarahan berkobar tinggi dalam hatinya.



“Hebat! Hebat sekali Steve Lin itu, berani sekali dia!”



Kakek Bai gusar sekali.



Andre Bai juga berkata dengan wajah marah.



“Ayah! Sekarang kita harus bagaimana? Aku dan Johan sudah menandatangani surat pernyataan penyerahan hak pewaris!”



“Hng! Memangnya kenapa sudah ditandatangani? Aku masih belum mati!”



Kakek Bai mendengus, lalu dia berkata dengan gusar.



“Tunggulah beberapa waktu lagi. Setelah Henny Bai berhasil mengembangkan obat mujarab, aku pasti akan mengeluarkan mereka sekeluarga dari keluarga Bai!”



“Sedangkan Steve Lin itu, diberesi pada saatnya nanti juga tidak terlambat!”



Perkataan ini membuat hati Andre Bai tenang sepenuhnya.



Terutama begitu terpikir bahwa tidak lama lagi sudah bisa memberesi Steve Lin untuk membalas dendam, hatinya semakin girang.



Namun mereka tidak tahu,

__ADS_1



Steve Lin yang sekarang tidak hanya dapat menguasai nyawa mereka, juga dapat menguasai kematian mereka.


__ADS_2