Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa

Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa
Ini Baru Namanya Tabrak Lari


__ADS_3

Peng!


Suara dentuman kencang terdengar jelas!



Sebuah mobil sedan dengan kecepatan lagu 120-130 km/h, terlihat seperti kecepatan kilat, menabrak bagian belakang mobil BMW itu.



Krek krek krek ….



Karena benturan kencang pada bagian belakang mobil BMW itu mengakibatkan semua badan mobil hancur.



Celaka!



Semua orang terbelalak, baik itu Si Gendut, Yeri Shen maupun seluruh orang yang ada di sekitar, mereka tidak bisa mempercayai apa yang dilihatnya.



Bagaimana ini bisa terjadi?



Mobil itu melaju kencang begitu Steve Lin memberikan isyarat lambaian tangan.



Selanjutnya, ada suatu hal yang lebih menakjubkan.



“Sudah jelas? Ini yang dinamakan tabrak lari!”



Steve Lin melihat mimik muka Si Gendut yang tampak tidak percaya dengan semua perlakuan Steve Lin padanya.



Mungkinkah ….



Seperti sedang memikirkan sesuatu, tiba-tiba Si Gendut memalingkan pandangannya, dia melihat ke arah depan.



Ngeng!



Ternyata benar, sebuah suara kendaraan dengan laju kecepatan tinggi, menabrak bagian depan mobil.



Semua orang menjadi saksi, sebuah mobil sedan berwarna hitam menabrak mobil BMW di waktu yang bersamaan.



Persis dengan mobil yang menabrak sebelumnya, kecepatan 120-130 km/h.



Peng!


__ADS_1


Suara keras itu kembali menghantam, merusak bagian depan mobil.



Tanpa tersisa, bagian depan mobil itu hancur berantakan.



Satu buah mobil lagi.



Semuanya tercengang.



Mereka tidak tahu darimana asalnya mobil sedan hitam itu.



Juga heran, entah mengapa mereka begitu mendengar dan nurut dengan perintah Steve Lin, karena mereka melihat begitu Steve Lin melambaikan tangannya, mereka tanpa ragu melaju ke arah mobil BMW itu dan menabrak keras.



Kemudian!



Baru saja bunyi tabrakan kedua itu mendarat, tiba-tiba ….



Ngeng ngeng ngeng!



Disaat yang bersamaan, dua buah mobil sedan hitam itu mundur ke belakang, hanya berjarak beberapa meter saja.




Ngeng ngeng ngeng!



Pengendara kedua mobil sedan berwarna hitam itu seperti monster yang sedang melihat mangsanya, dari depan dan dari belakang, kedua kalinya menabrak ke arah mobil BMW.



Peng! peng!



Ketika kedua bagian depan dan belakang menabrak mobil BMW itu dengan kencang, bodi mobil itu menjadi lebih cekung setengan.



Tapi ini hanya sebuah permulaan!



Kedua mobil sedan hitam itu, lagi-lagi, mundur, menabrak, mundur lagi, menabrak lagi!



Sekali, dua kali!



Hanya dalam waktu yang begitu singkat, mobil BMW Si Gendut telah menjadi barang rongsokan.


__ADS_1


“Tidak, bagaimana bisa begini!”



Si Gendut keringat dingin, cucuran keringatnya jatuh setetes demi setetes.



Mobil BMW itu adalah mobil jenis terbaru yang dirilis oleh toko 4S. Jenis mobil BMW X5, yang mencapai harga hingga miliaran rupiah.



Tapi, sekarang, sesuatu yang tidak pernah terbayangkan pun terjadi, mobil mewah itu menjadi sebuah mobil rongsokan!



Tidak lama setelah itu, suatu hal yang lebih mengejutkan muncul di hadapan Si Gendut!



Krek! Krek!



Ada tiga, empat orang yang turun dari masing-masing mobil Sedan hitam itu.



Tubuhnya lebih kekar, berotot.



Di antara 7 orang yang turun, mereka dengan segera menghampiri Si Gendut.



“Hei, apakah mobil BMW ini kendaraanmu?” Salah satu dari mereka memelototi Si Gendut tanpa ampun, bertanya dengan nada yang sangat sinis.



Mendengar pertanyaan itu, Si Gendut tidak merespon banyak, dia hanya menganggukkan kepalanya.



“Oh begitu! Untuk apa kamu meletakkan mobil rongsokan di tengah jalan di siang bolong seperti ini? Kamu ingin menganggap kita tabrak lari dan meminta kami ganti rugi?”



“Lihat, justru mobilmu yang telah menghalangi dan merusak mobil kami semua! Katakan, mau bernegosiasi untuk ganti rugi apa?”



Apa!



Si Gendut dan semua orang tidak percaya dengan sandiwara ini.



Tabrak lari?



Ganti rugi?



Apa-apaan ini, jelas-jelas mereka yang dengan sengaja menabrak mobil Si Gendut beberapa kali, bagaimana bisa sekarang justru mereka yang meminta si Gendut untuk ganti rugi.



Kejadian ini ….

__ADS_1



Tiba-tiba, pandangan semua orang menyapu ke arah Steve Lin.


__ADS_2