Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa

Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa
Bab 84 : Membalaskan Dendam Untuk Mu


__ADS_3

Bos Kris!


Mendengar nama ini, kelopak mata Henny Bai dan Yeri Shen pun berkedut.



Taman Liyuan, komplek tempat tinggal mereka tepat berada di Kota Bei dari Kota Jiang.



Bagaimana mungkin mereka tidak pernah mendengar nama Bos Kris sang tiran ini?



Rumornya,



Orang ini memikul kasus pembunuhan sebanyak dua puluhan jiwa. Dia dan Bos Tiger dari Distrik Selatan disebut sebagai Duo Tiran Kota Jiang



Katanya, daya tempur Bos Kris sangat mengerikan, dia berhasil menaklukkan Kota Bei hanya dengan satu orang dan satu pedang. Semua kekuatan lainnya, entah ditumpaskan, entah diusir keluar.



Dapat dilihat betapa mengerikannya orang ini.



“Ternyata dia. Habislah, gawat Steve kali ini.” Wajah Eric Bai sekeluarga pucat sekali.



Seolah-olah dapat melihat Steve Lin mati tragis di tangan Bos Kris, kepala Henny Bai terasa pusing, hampir dia jatuh duduk di tanah.



Steve Lin memang hebat.



Tetapi Steve Lin juga hanya mencederai orang saja, namun Bos Kris adalah pembunuh.



Bagaimana bisa dibandingkan?



Saat ini, Henny Bai sekeluarga cemas sekali, seketika ingin menyuruh Steve Lin kabur.



Tepat ketika itu,



“Abang Besar, itu dia! Cepat bunuh dia, dia sudah melumpuhkan dua puluhan saudara kita, pasti harus bunuh dia!”



Hhmm?



Bos Kris tertegun.



“Melumpuhkan dua puluhan orang?



Jelas dia juga tidak menyangka masih ada orang yang begitu hebat di tanah Kota Jiang.



Seketika, tatapan Bos Kris yang bengis langsung mengarah ke depan.

__ADS_1



Namun, setelah dia melihat wajah Steve Lin yang tersenyum berseri,



Huum!



Bos Kris merasa kepalanya seperti tersambar petir, badannya menegang, dan wajahnya menjadi putih pucat.



“Itu… dia?”



Saat ini, dalam benak Bos Kris teringat kembali akan adegan di dalam penjara.



Sadis!



Gila!



Ini… adalah iblis!



“Abang Besar, bantu aku balas dendam, cepat!” Jeffry masih berseru, sama sekali tidak menyadari kejanggalan Bos Kris.



Namun mendengar perkataannya,




“Baik! Aku akan membalaskan dendam untukmu!”



Bos Kris membungkuk dan memungut sebuah tongkat bisbol di tanah, lalu dengan ganas berjalan ke arah Steve Lin.



Tap! Tap!



Suara langkah kaki Bos Kris kuat bertenaga.



Setiap langkahan Bos Kris membuat senyuman di wajah Jeffry semakin lebar, sedangkan wajah Henny Bai sekeluarga semakin pucat.



“Hahaha…. Bocah, apakah kamu takut? Abang besarku adalah Bos Kris, tidak kamu sangka kan?”



Senyuman di wajah Jeffry tampak gila dan bengis.



Dia menjulurkan tangan yang satunya untuk menunjuk Steve Lin, senyumannya semakin sadis.



“Nanti Abang besarku akan mematahkan dua kakimu, mematahkan dua tanganmu, lalu memecahkan….”


__ADS_1


Perkataan Jeffry membawa rasa kebencian.



Setiap katanya membuat Henny Bai sekeluarga sangat ketakutan.



Tepat ketika itu,



Krak!



Terdengar sebuah suara patahan, dan perkataan Jeffry yang kejam langsung terhenti.



Jeffry melihat bahwa lengannya yang menunjuk Steve Lin langsung dipatahkan.



“Ah!”



Rasa sakit menyerbu setiap saraf Jeffry layaknya air pasang, badannya gemetaran saking sakitnya.



Yang lebih membuatnya tidak percaya adalah,



Lengannya dipatahkan oleh… Bos Kris.



Ini…. Bagaimana mungkin?



“Abang Besar, kamu, kenapa kamu memukulku? Bocah itu, dia yang memukul kami! Kamu seharusnya memukul dia!”



Jeffry terbengong.



Mimpi pun tak terpikirkan olehnya bahwa ‘balas dendam’ yang abang besarnya maksud, ternyata adalah mematahkan lengannya.



Ini sungguh….



Tidak hanya Jeffry, saat ini bola mata Henny Bai sekeluarga juga hampir jatuh keluar.



Jelas mereka juga tidak menyangka, Bos Kris yang terkenal dengan nama ganasnya malah mematahkan lengan anak buahnya sendiri.



Akan tetapi….



“Mengapa memukulmu?” Bos Kris menyeret tongkat bisbol yang berlumuran darah dengan satu tangan, lalu dia memaki.



“Karena kamu bukan manusia, beraninya bertindak merajalela, beraninya menindas orang tidak bersalah!”


__ADS_1


“Aku pukul tiran seperti kamu ini!”


__ADS_2