Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa

Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa
197 : Kamu, Siapa Kamu?


__ADS_3

Dengan cepat, mereka berdua tiba di kota Jiang, memasuki rumah Keluarga Shen.


Mau tidak mau terpaksa mengakui bahwa Keluarga Shen adalah Keluarga kaya di Kota Jiang, ruang tamu yang berkelas, lebar dan juga mewah.



Terlebih lagi ruang pertemuan di rumahnya!



Bisa menampung 100 orang lebih bahkan tidak terlihat berdempetan.



Dekorasinya mewah dengan keramik berkelas dan interior lainnya yang di desain khusus dari Arsitektur luar negeri. Bahkan di setiap pojok ruang terlihat lampu gantung dari berlian.



Tidak ada yang menandingi kekayaan Keluarga Shen.



Ini juga yang menjadi alasan Keluarga Shen tidak mengadakan obrolan bisnis ini di hotel melainkan diadakan di rumahnya sendiri. Pertama, agar bisa menunjukkan kekayaan mereka yang sebenarnya. Kedua, untuk membuat perasaan mereka, Keluarga Fei, Keluarga terkaya di Kota Yunhai memiliki perasaan keluarga.



Di perjalanan!



Henny Bai mengajak Steve Lin menemui Kakek Shen.



Tapi!



Belum selesai Steve Lin bicara, begitu Kakek Shen melihat Steve Lin datang, tatapannya begitu sangat menghina :



“Untuk apa datang kemari? Pergi!”



Wuush!



Henny Bai sungguh tidak menyangka bahwa kakeknya sendiri tidak memberinya kesempatan untuk berbicara dan langsung mengusir Steve Lin.



Tidak hanya Kakek Shen!



Bagian dari Keluarga Shen lainnya pun begitu, memandang hina ke arah Steve Lin.



Jordan Shen serta bibinya, Poppy Cui, begitu melihat Steve Lin, tatapannya penuh dengan kebencian :



“Steve Lin, ternyata kamu masih punya nyali untuk datang kemari? Apa kamu sudah bosan hidup?”



“Kurang ajar! Semua gara-gara kamu! Kamu yang menyebabkan menantuku kehilangan pekerjaannya, aku tidak akan membiarkanmu lolos!”



“............”



Keluarga Shen semua menjadi ricuh.



Suara bising memarahinya, menghinanya!



Seakan-akan semua memiliki rasa dendam terhadap Steve Lin.



Melihat kondisi seperti ini, Henny Bai termenung, dia mengepalkan tangannya menunjukkan kekesalannya kemudian berkata :



“Kakek, kakek memintaku mengajak Steve Lin kemari hanya untuk mendengar penghinaan dari kalian?”



Perkataan Henny Bai membuat orang di sekitarnya perlahan terdiam.



Seluruh pandangannya menatap ke arah Kakek Shen.



“Kenapa?”



Kakek Shen melirik Henny Bai dan menjawab ketus :



“Suamimu ini yang telah membuat Sega Zhou kehilangan pekerjaannya, menjadi list catatan hitam di seluruh komunitas medis kota, apakah menghujatnya saat ini adalah kesalahan kami?”



Kakek Shen dengan gayanya mengelus jenggotnya menyatakan bahwa kemarahan terhadap Steve Lin adalah wajar.



Tidak hanya dia!



“Betul!”

__ADS_1



Sega Zhou kemudian segera menghantamnya.



Dengan adanya Kakek Shen, maka dia merasa memiliki sandaran.



Kedua matanya, menatap Steve Lin penuh dendam.



“Steve Lin, kamu sungguh keterlaluan menilai rendah orang lain, bisa-bisa nya kamu mengadu kepada Ketua Dewan Lin dan membuatku kehilangan pekerjaan!”



“Aku tidak hanya ingin memarahimu, tapi juga akan memukulmu, brengsek!”



Sega Zhou perlahan jalan mendekati Steve Lin dengan kepalan tangan yang segera menamparnya.



Wah!



Melihat kondisi ini, tamu yang ada di sekitar, tercengang!



Mereka sungguh tidak mengira melihat kejadian ini saat rapat Keluarga Shen belum dimulai.



Terlebih lagi, yang membuat mereka tidak habis pikir adalah, tidak ada satupun Keluarga Shen yang melerai.



Henny Bai sekalipun dihalangi untuk bisa melindungi Steve Lin.



Plaakk!



Suara tamparan itu memecahkan aula pertemuan hari ini, semua orang tertegun, tamparan itu melayang .



Iya … Sega Zhou!


Tidak hanya itu!


Semua orang melihat cetakan telapak tangan berwarna merah cerah muncul di wajah Sega Zhou, dengan darah mengalir dari sudut mulutnya.



Mencengangkan……




Anak ini berani melawan?



Sega Zhou dan orang Keluarga Shen tidak bisa mempercayai ini. Bagaimanapun, ini adalah kediaman Keluarga Shen, Steve Lin berani sekali, memukul menantu laki-laki Keluarga Shen di kediaman mereka sendiri.



Wajah cantik Henny Bai menjadi pucat.



Dia sudah membujuk Steve Lin untuk bersabar sebelumnya, dan Steve Lin juga sudah setuju.



Pada saat ini, dia mengira Steve Lin ditinju beberapa kali oleh Sega Zhou, setelah dia melampiaskan amarahnya, maka insiden ini selesai.



Tapi tidak disangka Steve Lin memukulnya!



Tapi, hal yang mengejutkan semua orang baru saja dimulai!



Tap!



Setelah menampar Sega Zhou, Steve Lin maju selangkah.



Tatapan matanya dingin, seperti serigala kelaparan. Dia melangkah maju dan meraih Sega Zhou yang masih tercengang,



"Aku sudah mengatakannya, hari ini aku bisa bersabar dengan orang keluarga Keluarga Shen! Tapi kamu, siapa kamu?"



Begitu kata-kata ini diucapkan!



Plak!



Tamparan lain mendarat di wajah Sega Zhou dengan keras.



"Atas dasar apa kamu memukulku?"


__ADS_1


Plak!



Suara tamparan lain bergema dengan keras.



Menggemparkan!



Pada saat ini, orang Keluarga Shen, Henny Bai dan para tamu di sekitarnya melihat pemandangan di depan mereka, semuanya tertegun karena terkejut.



Mereka melihat Sega Zhou yang awalnya agresif menjadi seperti ayam kecil yang ditangkap oleh Steve Lin pada saat ini.



Telapak tangan besar itu menampar pipi halus Sega Zhou, satu tamparan demi satu tamparan.



Sega Zhou seolah-olah dipukuli hingga menjadi bodoh dan benar-benar kehilangan perlawanan.



Darah menetes dari mulutnya.



Satu per satu gigi jatuh dari sudut mulutnya.



Saat tamparan terakhir, dia menampar wajah Sega Zhou dengan keras dan tiba-tiba darah memercik.



Steve Lin kemudian melemparkan Sega Zhou ke tanah seperti melempar anjing mati.



Dia menoleh dan mengamati seluruh orang Keluarga Shen, tatapan matanya dingin dan suram,



"Siapa lagi? Yang ingin memukulku!"



Waw!



Begitu kata-kata ini diucapkan, baik itu Kakek Shen ataupun Jordan Shen dan istrinya, mereka tiba-tiba merasa seperti sedang ditatap oleh seekor serigala lapar, membuat punggung mereka dingin.



Terutama ketika melihat wajah Sega Zhou yang berdarah dan berubah bentuk, semua orang hanya merasa kulit kepala mereka kesemutan.



Orang gila!



Orang ini adalah orang gila.



Orang Keluarga Shen sama sekali tidak bisa menghubungkan Steve Lin yang ganas ini dengan menantu laki-laki sampah yang menurut dan mudah ditindas itu.



Glup!



Pada awalnya, Jordan Shen dan yang lainnya ingin menyalahkan Steve Lin, tapi ketika mereka melihat darah menetes dari telapak tangan Steve Lin, mereka hanya bisa air ludah mereka dan diam tidak berbicara.



"Baiklah! Karena tidak ada yang ingin memukulku, maka, mari kita lupakan masalah ini!"



Selesai berbicara!



Steve Lin mengangkat bahu dan langsung kembali ke belakang Henny Bai.



Wajahnya selalu datar seperti sebelumnya, seolah-olah tidak terjadi apa-apa.



Pada saat ini, suasana di aula sunyi untuk beberapa menit.



Setelah sekian lama!



Baru pada saat itulah Taigong Shen bereaksi dari ketakutan tadi, dan tiba-tiba wajah tuanya menjadi benar-benar hitam.



"Sampah tidak berguna! Poppy Cui, cepat papah Sega Zhou dan sadarkan dia!"



Kakek Shen melihat Sega Zhou masih dalam keadaan tercengang, dia pun marah.



Pada awalnya!



Dia juga ingin menyuruh Sega Zhou memukul Steve Lin untuk melampiaskan amarahnya.


__ADS_1


Tapi dia juga tidak menyangka, Sega Zhou sangat tidak berguna. Dia dipukuli hingga menjadi kepala babi oleh Steve Lin di depan umum dan membuat Keluarga Shen kehilangan martabat.


__ADS_2