
"Halo, namaku Yolanda Zhang!"
Yolanda Zhang seolah-olah sedang melihat idolanya pada saat itu dan memperkenalkan dirinya kepada Steve Lin.
Dan Steve Lin tersenyum,
"Halo gadis kecil, namaku Steve Lin!"
Senyuman itu penuh dengan sinar matahari dan kehangatan, membuat Yolanda Zhang sama sekali tidak bisa mengingat bahwa pria hangat dan cerah ini membunuh seluruh bajak laut di pulau ini sebelumnya.
Setelah itu, dia dan Steve Lin menjadi teman, terutama ketika Steve Lin tahu bahwa dia belajar musik, Steve Lin memberinya buku musik.
"Aku sudah mau pergi! Anggap buku musik ini sebagai hadiah perpisahan untukmu!"
Sebelum Steve Lin pergi, dia menjejali Yolanda Zhang dengan buku musik.
Dan buku musik itu berisi lagu-lagu yang ditulis Steve Lin saat dia sedang santai.
Pada saat itu, Yolanda Zhang tidak tahu nilai sebenarnya dari buku musik ini.
Dia hanya tertarik dengan pemandangan di luar pulau.
Ngung Ngung...
Dia terkejut saat melihat kapal-kapal besar yang seperti kapal perang berlabuh di pelabuhan pulau bajak laut.
Setiap kapal perang berwarna merah darah!
Bagaikan kapal kematian yang membuat orang sulit bernapas dan takut.
Tidak hanya itu!
__ADS_1
Di armada besar yang lebih dari seratus kapal perang itu, semua kapal mengibarkan satu bendera, di setiap bendera tertulis dua kata, Prison Blood!
Dan di lambung setiap kapal, ada ratusan orang yang terlihat garang.
Otot-otot kuat dan wajah tegas membuat tim yang terdiri dari ribuan orang ini bagaikan divisi yang tak terkalahkan, memberikan perasaan mendominasi dunia.
Terutama!
Saat ketika sosok Steve Lin muncul di pelabuhan.
Yolanda Zhang bahkan lebih terkejut saat melihat ribuan orang kuat dan menakutkan itu membungkuk kepada Steve Lin, dan setiap orang berteriak dengan kencang,
"Raja!!!"
"Raja!!!"
"Raja!!!"
Steve Lin pergi dengan membawa seratus kapal perang Prison Blood, berlayar pergi.
Sebelum pergi!
Dia malah mengatur satu kapal perang Prison Blood untuk mengawal Yolanda Zhang ke pelabuhan sebuah negara kelautan terdekat.
Yolanda Zhang ingat!
Ketika kapal perang Prison Blood baru saja muncul di pelabuhan nagara kelautan itu, semua penduduk di pelabuhan membuat kegaduhan.
Mereka menyembah kapal perang Prison Blood, kalau tidak, mereka berdoa dengan khusyuk.
__ADS_1
Seolah-olah kapal perang Prison Blood adalah pelindung mereka.
Pada akhirnya!
Yolanda Zhang berhasil kembali ke Huaxia dari negara kelautan, kemudian diatur oleh keluarganya untuk memasuki Fakultas Musik untuk lanjut sekolah.
Tapi setiap harinya, dia tidak bisa melupakan punggung Steve Lin.
Pria itu, meskipun hanya muncul di dunianya untuk beberapa jam, tapi itu benar-benar mengubah hidupnya.
Dia belajar musik dengan keras dan dengan cemat mempelajari buku musik yang ditinggalkan oleh Steve Lin.
Tapi!
Dia malah tercengang saat menemukan bahwa di dalam buku musik, baik itu piano ataupun setiap lagunya, semuanya dapat disebut klasik di antara karya klasik.
Bahkan, pernah sekali dia menyanyikan sebuah lagu di buku musik di ruang musik yang kosong.
Difoto oleh teman sekelasnya dan diposting di Internet.
Dia langsung populer!
Dan lagu yang dia nyanyikan itu mengejutkan setiap tokoh besar di lingkaran musik.
Sejak saat itu, dia pun debut!
Dapat dikatakan bahwa mahakarya klasik Yolanda Zhang, semuanya adalah lagu-lagu di buku music Steve Lin.
Steve Lin yang menyelamatkannya, Steve Lin juga yang membuatnya sukses!
"Aku ingin pergi ke Kota Jiang, aku ingin... bertemu denganmu lagi!"
__ADS_1
Yolanda Zhang menatap sketsa punggung Steve Lin, dalam waktu yang lama, dia kesulitan untuk menenangkan dirinya.