Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa

Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa
Bab 88 : Dokter Dewa Lin, Jenius Era Ini


__ADS_3

Apa?


Ketika mendengar berita ini, Henny Bai sekeluarga pun tercengang.



Mereka tidak menyangka setelah Luis Gao sang orang nomor satu dari kedokteran timur Kota Zhonghai mengalami kekalahan, dia bahkan sekali lagi mengajukan tantangan.



Apalagi itu adalah dokter bermarga Lin yang asing.



Jangan-jangan, ilmu kedokteran dari dokter bermarga Lin ini lebih hebat daripada Tuan Luis?



Kalau tidak, mengapa dia menerima tantangan dan mengikuti kompetisi?



“Ahli kedokteran timur yang terkenal di Kota Jiang kita, sepertinya tidak ada yang bermarga Lin kan?” Eric Bai mengernyit, tetapi dia tidak bisa mengingat siapa gerangan dokter bermarga Lin itu.



Henny Bai juga merasa sangat heran.



“Ada apa akhir-akhir ini? Pertama-tama ada seorang tokoh besar yang bernama Tuan Lin! Lalu sekarang, muncul lagi Dokter Dewa Lin!”



Mereka sekeluarga pun bertanya-tanya.



Namun mereka tidak bisa menebaknya, siapa gerangan Dokter Dewa Lin itu?



Akan tetapi, tidak hanya begitu saja.



Segera, muncullah Luis Gao sang orang nomor satu dari kedokteran timur Kota Jiang di televisi.


__ADS_1


Di dalam acara wawancara, Luis Gao tidak lagi bertampang suram karena kekalahan sebelumnya, melainkan cerah bersemangat. Dia berkata kepada wartawan yang melakukan wawancara.



“Kali ini kami dapat mengundang Dokter Dewa Lin, sungguh adalah suatu kehormatan. Kami mengucap rasa terima kasih dan rasa hormat kami atas beliau yang dapat meluangkan waktu untuk mengikuti kompetisi!”



“Besok pagi, saya percaya Dokter Dewa Lin akan menggunakan ilmu kedokteran timurnya yang luar biasa, agar semua orang tahu bahwa kedokteran timur adalah ilmu kedokteran ajaib yang dapat menyembuhkan pasiennya!”



Wah!



Mendengar perkataan Luis Gao, Henny Bai sekeluarga pun terbengong.



Meski terpisahkan oleh layar televisi, mereka juga dapat merasakan dengan jelas keyakinan dan rasa hormat Luis Gao terhadap Dokter Dewa Lin ini.



“Ya Tuhan, sekarang aku semakin penasaran, siapa Dokter Dewa Lin itu?” Wajah Eric Bai penuh dengan kekagetan.




“Iya, Tuan Luis sudah merupakan orang nomor satu dari kedokteran timur Kota Jiang kita. ahli kedokteran timur yang begitu dia hormati, pastinya adalah seorang dokter senior kan!”



Dokter senior?



Sudut bibir Steve Lin berkedut.



Dia tahu, meski dia memberitahu Henny Bai mereka bahwa dia adalah Dokter Dewa Lin, mereka juga tidak akan percaya.



Tepat ketika itu,


__ADS_1


Tampilan di televisi berubah lagi, kamera wawancara dialihkan kepada ahli kedokteran barat, Mike.



Di televisi, Mike berkata dengan ekspresi remeh dan sombong.



“Kedokteran timur? Itu hanya seonggok kotoran saja!”



“Yang bermarga Lin itu, juga hanya tong kosong nyaring bunyinya! Dalam kompetisi besok, aku akan menyembuhkan Kakek Bai, juga akan mencarikan pasien yang setimpal untuk yang bermarga Lin itu!”



“Lihat saja, besok yang bermarga Lin itu akan dikalahkan oleh ilmu kedokteran baratku



Mike tertawa dengan sangat congkak.



Di sampingnya, Johan Bai duduk dengan melipat kaki dan berkata kepada wartawan.



“Hari ini, kakek saya hampir saja meninggal, jantungnya berhenti berdetak selama sepuluh menit. Semuanya berkat ilmu kedokteran barat dari Dokter Mike, nyawa kakek saya berhasil diselamatkan kembali!”



“Oleh karena itu, saya percaya besok Dokter Mike pasti dapat menyembuhkan kakek saya. Sedangkan Tuan Lin itu? Maaf, saya tidak pernah mendengar orang ini, bukan dukun entah dari desa mana kan?”



Perkataan Johan Bai sangat menjunjung tinggi kedokteran barat, dan menginjak kedokteran timur.



Melihat adegan ini,



Sudut bibir Steve Lin terangkat, menunjukkan senyuman yang samar-samar.



Dia sangat ingin tahu akan seperti apa tampang mereka setelah kompetisi besok.

__ADS_1


__ADS_2