Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa

Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa
Iron Wolf Adalah Kakakmu?


__ADS_3

Steve Lin segera mengangkat teleponnya, mendengar suara penelepon itu begitu tergesa-gesa, “Halo halo halo! Tante?”


“Aku Steve Lin!” Jantung Steve Lin berdebar tak karuan.



Firasat tidak mengenakkan ini semakin menjadi-jadi.



Begitu sekretaris Henny Bai mengetahui Steve Lin yang mengangkat teleponnya, dia segera menceritakan kronologi kejadian, “Tuan Lin, ada masalah besar! Tadi siang, penjualan obat mujarab kita sudah dimulai. Tapi, entah bagaimana ceritanya, ada sedikit masalah di persimpangan jalan, semua bahan dasar obat tersebut dirampok!”



Sekretaris Henny Bai itu sembari menangis kemudian melanjutkan ceritanya, “lalu, karena karyawan kita dipulangkan, jadinya barusan Ibu Presdir membawa beberapa tim nya pergi langsung menuju markas Iron Wolf.Tapi … masalahnya ….”



Apa!



Mendengar nada bicaranya, raut muka Steve Lin berubah, nada suaranya menjadi semakin tinggi, “Ada masalah apa? Bagaimana dengan Henny Bai? Katakan !!!”



Kata-kata hentakan Steve Lin bukan saja mengejutkan sekretaris Henny, tapi juga Yeri Shen, pengemis jalanan, Si Gendut, juga lainnya. Mereka sangat terkejut.



Mereka hanya merasakan sesuatu yang menyelimutinya tiba-tiba terasa mencekam.



“Tuan … Tuan Lin, Anda jangan marah! Tidak ada apa-apa dengan Ibu Presdir, hanya saja Ibu Presdir disekap oleh salah satu anggota dari Markas Iron Wolf.”



Disekap?



Steve Lin semakin geram. Dia tidak tahu apa alasan mereka menyekap Henny Bai!



“Berdasarkan laporan dari rekan kerja CEO Bai, mereka menyekap CEO Bai di sebuah kotak besi. Sudah membawanya menuju arah kantor dan memintamu menuju Markas Iron Wolf dalam waktu setengah jam. Jika tidak, para petinju Markas Iron Wolf itu akan taruhan, siapa yang menang, maka CEO Bai akan menjadi miliknya!”



Wush!



Seketika itu juga, ingin sekali Steve Lin menghabisinya.



Sudah lama, sudah lama dia tidak memiliki perasaan menyeramkan seperti ini. Perasaan ingin membunuh musuhnya.



“Apa latar belakang dari Markas Iron Wolf?”



Suara Steve Lin tetap terdengar datar, seperti tidak ada perasaan khawatir, tapi bagi mereka yang mendengarnya, terlihat jelas bahwa Steve Lin sangat gemetar ketakutan.



Merinding!



Terlihat bagaikan monster yang akan segera menyerang mangsanya, mereka yang melihat situasi ini, seketika itu juga mundur beberapa langkah.



“Tuan Lin, kita sudah memeriksa semuanya! Pemilik Markas Iron Wolf adalah Iron Wolf yang dalam tiga tahun belakangan ini merupakan petinju handal dan tak terkalahkan di Kota Jiang. Dengar-dengar, sudah pernah bertarung hingga 20 kali, dan selalu menang! tidak pernah tercatat sebagai kekalahan, dan ini pencetak sejarah kedua setelah Black Tiger Kota Jiang.”



Iron Wolf!



Begitu mendengarnya, kedua bola mata Steve Lin menatap tajam ke arah Si Gendut, sudut bibirnya terlihat sebuah aura mengerikan.



“Kamu … Apa yang mau kamu lakukan?”



Si Gendut panik.



Entah kenapa, dia menganggap tatapan Steve Lin adalah tatapan kebencian yang akan membunuhnya.



Seperti monster!

__ADS_1



Seperti iblis!



Pandangan ini, sungguh mengerikan.



Steve Lin menutup sambungan teleponnya dan segera mengembalikan ponsel Yeri Shen, berjalan mendekati Si Gendut, “Kamu barusan bilang, Iron Wolf adalah kakakmu?”



Suara Steve Lin terdengar ramah.



Sambil mengatakannya, dia masih menunjukkan rasa peduli, membantu Si Gendut merapikan kerah bajunya.


Nada bicaranya yang ramah, sikap nya yang lembut, membuat Si Gendut akhirnya merasa tenang, tidak tegang.


Dia mengira, karena Steve Lin terkejut mendengar dirinya menyebut siapa kakaknya, Steve Lin berencana untuk minta maaf kepadanya.



Saat itu, tidak hanya Si Gendut yang memiliki pemikiran seperti itu. Irene Wen, Yeri Shen, juga para pejalan kaki juga memiliki pemikiran yang sama.



Karena, bagaimanapun juga, di kota itu, tidak akan ada yang berani berbuat kesalahan dengan Iron Wolf, kecuali Bos Kris dan Black Tiger.



Dan Iron Wolf adalah orang yang mempunyai kekuatan dan kekuasaan di Kota Jiang.



“”Benar! Iron Wolf itulah kakakku, kakak tertuaku!



Dengan berlagak sombong, kedua matanya seperti menghina Steve Lin, dan berkata arogan, “Kenapa? Heh, pemuda apa kamu mulai takut? Aku beritahu padamu, kalau kamu memang tidak ingin kakakku balas dendam denganmu, bisa saja, tapi kamu berlutut di hadapanku dan benturkan kepalamu sebanyak sepuluh kali, maka aku akan …..”



Gaya Si Gendut terlalu bangga. Irene Wen yang disampingnya pun juga ikut menertawakannya.



Kemudian, tawa mereka terhenti melihat Steve Lin yang tidak bergeming sedikitpun.




Peng!



Lutut Steve Lin bertatapan dengan kepala Si Gendut.



Darah segar kembali bercucuran.



“Ah!”



Si Gendut merasa sangat kesakitan.



Tapi, dia tidak bisa berkutik dan melawan sama sekali, tangan Steve Lin terasa seperti baja yang mengeras dan tidak sedikitpun memberi kesempatan bergerak untuknya!



Steve Lin pun terus mengulangi siksaan itu.



Peng!



Kedua kalinya!



Peng!



Ketiga kalinya!



……


__ADS_1


Senyum bangga Irene Wen seketika itu juga berubah.



Dia hampir tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, kenapa justru saat dirinya mengaku bahwa Iron Wolf adalah kakaknya, Steve Lin yang tidak berguna ini justru semakin berani untuk menghajarnya.



Apalagi, pukulannya kali ini sungguh keterlaluan.



Semua hanya bisa bengong melihat darah di kepala Si Gendut.



Mereka semua ketakutan.



Selanjutnya, dia terjatuh pingsan. Bahkan ada suara benturan keras yang terdengar dari kepalanya ketika pukulan menyeramkan itu terus menyerang.



Bahkan, orang-orang disekitar juga merasakan rasa sakit yang dirasa.



Sampai akhirnya, Steve Lin melepaskan begitu saja tubuh Si Gendut, seperti membuang bangkai anjing!



Buukk!



Tubuh dengan berat 100 kilo itu, ternyata sekarang tidak berguna, debu-debu berterbangan ketika tubuhnya mengenai tanah karena dorongan dari Steve Lin.



Hening ….



Saat itu, suara orang disekitar tidak lagi terdengar.



Entah itu Irene Wen ataupun orang di sekitar, mereka hanya merasakan detak jantung yang semakin cepat, menjadi saksi tubuh Si Gendut yang penuh dengan darah, tidak berdaya tergeletak di lantai.



Mereka mencoba memalingkan pandangannya ke arah Steve Lin, mereka tidak percaya semua ini, tubuh Steve Lin yang begitu kurus mampu melakukan semua ini, seperti mimpi!



Sebuah pukulan yang sangat mengerikan!



Sebuah pelajaran yang sangat membekas!



Mereka menyadari satu hal, raut muka Steve Lin yang datar dan selalu tenang, ternyata jauh lebih kuat dan berwibawa daripada Si Gendut.



“Heh, kamu! Apa yang kamu lakukan!”



Irene Wen tercengang.



Baru kali ini dia melihat Steve Lin memukul seseorang.



Dulu, menurutnya, Steve Lin adalah orang yang gampang dan selalu pasrah jika dianiaya, bahkan tidak pernah membantah jika dibentak. Tapi, kali ini ternyata dia jauh lebih ganas dari apa yang pernah dia tahu.



Sekarang seperti ….



Bahkan membunuh Si Gendut pun mungkin hanya semudah membalikkan telapak tangan!



Tidak cukup sampai disitu!



Tatapan Steve Lin kemudian melihat ke arah Irene Wen.



Irene Wen bisa merasakan sesuatu yang tidak akan diduga.


__ADS_1


Kemudian, saat itu … Steve Lin membentaknya, “Bawa aku menemui Iron Wolf!”


__ADS_2