
Pada saat yang bersamaan!
Suasana Markas Iron Wolf yang ada di Kampung Kota sedang memanas.
Terdapat sebuah arena tinju yang terpampang luas di tengah ruangan itu.
Bunuh bunuh bunuh!
Di arena tinju itu terdapat dua petinju yang dipenuhi keringat dan darah, mereka bertarung dengan habis-habisan.
Mereka terlihat seperti dua ekor binatang yang sedang bertarung mati-matian!
Tidak hanya itu!
Di sekitar arena tinju itu terdapat seorang penonton gemuk, seorang petinju berbadan kekar, dan seorang gadis menawan. Mereka semua berteriak dengan kencang, menyemangati petinju favorit mereka.
Setiap kali ada petinju yang memercikkan darahnya di atas panggung, para penonton di bawah akan berteriak seperti binatang buas.
Selain itu!
Tepat di atas arena tinju itu terdapat sebuah kotak besi yang tegantung.
Terdengar ada suara jeritan wanita dari kotak itu.
"Lepaskanlah aku! Kalian telah mengurungku dengan ilegal. Aku akan melaporkannya kepada polisi! Kalian telah melanggar hukum!"
Ini adalah suara Henny Bai!
Dia dikurung di dalam kotak besi yang tergantung di udara. Dia hanya dapat mendengar suara pertarungan para petinju di bawah dan teriakan para penonton.
Namun, dia sama sekali tidak melihatnya.
Tidak hanya itu!
Di lantai dua markas tinju itu, terdapat sebuah kursi kayu yang begitu lebar!
__ADS_1
Kursi itu diselimuti kulit serigala yang terlihat mengerikan.
Ada seorang pria kekar dengan mata sipit duduk di kursi itu.
Wajahnya tampak kurus dan tirus. Kedua mata tajamnya terbuka dan tertutup, menunjukkan tatapan dingin yang menusuk.
Dia adalah Iron Wolf.
Pada saat ini!
Iron Wolf mengambil gelas anggur di atas mejanya, lalu menghabiskannya dalam seteguk. Kemudian dia menyeka sudut mulutnya, lalu bertanya kepada orang yang ada di sebelahnya,
"Bagaimana? Apakah uangnya sudah dikirim?"
Tiba-tiba!
Salah satu anak buahnya terburu-buru menjawab,
"Bos Serigala, 10 miliar Rupiah itu telah dibayarkan ke akunmu yang ada di luar negeri!"
Mendengar angka ini, dalam sekejap terdapat senyuman ganas pada wajah Iron Wolf,
"Cut cut ... Tuan Muda dari daerah ini sungguh luar biasa! Dia bahkan rela menghabiskan 10 miliar Rupiah demi suami matrilineal itu!"
Usai berkata!
Iron Wolf itu berteriak kepada orang-orang yang ada di bawahnya,
"Lakukanlah lebih baik lagi! Buatlah pemuda itu mati sengsara!"
"Jangan khawatir Bos Wolf! Kami pasti akan memenggal kepalanya untukmu!"
Sekelompok pria kekar di bawahnya tertawa terbahak-bahak.
__ADS_1
Terlebih lagi, keganasan dalam ucapannya itu akan membuat orang yang mendengarnya merasa ngeri.
"Bos Wolf! Bagaimana dengan wanita itu?" seorang pria di sebelahnya menunjuk ke kotak besi yang tergantung itu, lalu bertanya dengan tamak.
Mendengar ucapan ini!
Pandangan Iron Wolf itu tertuju pada kotak besi itu, lalu ada kejahatan yang melintas di matanya.
Kemudian dia menggelengkan kepalanya,
"Wanita ini memang sangat cantik! Namun, sayangnya sang pengusaha telah berulang kali memperingatkan untuk tidak menyentuhnya!"
"Kalau begitu, setelah membunuh suami matrilineal itu, kita berikan saja kepala suaminya itu padanya, lalu membebaskannya untuk pergi!"
Kepala!
Kalimat ini membuat para petinju yang ada di sekitarnya tertawa terbahak-bahak.
Bagi mereka, membunuh suami matrilineal yang tidak berguna itu sama saja seperti menginjak semut!
Ketika mereka sedang berbincang dan tertawa!
Bang!
Tiba-tiba terdengar ada suara dentuman dari pintu bawah!
Selain itu!
Hu....
Terdapat angin dingin yang masuk dari pintu itu.
Begitu angin itu bertiup masuk ke dalam Markas Iron Wolf, terdapat sosok gemuk yang berbeban berat lebih dari 100 kilogram tampak seperti anjing mati menabrak markas tinju!
Bang!
__ADS_1
Begitu suara itu terdengar, suasana di dalam Markas Iron Wolf menjadi sunyi.