
“Apakah kamu tahu? Barusan kakek menelponku, dia bilang bahwa kamu melapor sesuatu kepada Ketua Dewan Lin di Rumah Sakit Pengobatan Timur dan Barat Ivan, dan hal itu membuat Sega Zhou, suami Lea, kehilangan pekerjaannya!”
Begitu bicara, Henny Bai menyipitkan matanya, kemudian melanjutkan ucapannya :
“Steve Lin, hubungan kita memang dari awal kurang harmonis dengan Keluarga Shen. Saat kamu ingin melakukan sesuatu, apakah kamu pernah memikirkan Ibuku? Memikirkanku?”
“Kalau sudah seperti ini, bagaimana nantinya kita jika ingin menemui Kakek?”
Henny Bai semakin bicara, semakin merasa kesal. Sementara Steve Lin, semakin mendengarnya, dia justru semakin merasa aneh.
Dia baru tahu, ternyata Henny Bai masih belum menyadari bahwa Ketua Dewan Lin di Rumah Sakit Pengobatan Timur dan Barat Ivan itu adalah aku, yang artinya Rumah Sakit itu adalah milik mereka berdua.
Tapi!
Steve Lin tidak berniat untuk menjelaskannya, dia terdiam.
Melihat respon Steve Lin, Henny Bai merasa bersalah, dia merasa bahwa dirinya terlalu berlebihan, dia segera mengganti topik pembicaraan :
“Ohya, barusan itu kamu pergi ke rumah siapa? Orang tua di sebelah Luis itu, sepertinya aku pernah bertemu, tapi tidak ingat pernah bertemu dimana.”
Henny Bai hanya melihatnya dari bagian luar namun, begitu melihat bagian-bagian Villa itu, dia bisa meyakini bahwa orang yang memiliki rumah itu pasti bukan orang biasa.
Tapi dia tidak tahu untuk apa Steve Lin dan Luis ke rumah itu.
__ADS_1
“Tidak apa-apa, hanya bertemu dengan pemilik Villa tersebut!” Steve Lin menjawab datar.
Mendengar penjelasan ini Henny Bai juga tidak terlalu mengurusnya, bagaimanapun juga, dia tahu bahwa Steve Lin tidak terlalu banyak bersosialisasi.
Orang yang disekitarnya hanya ada teman-temannya.
“Steve Lin, anggap saja ini adalah permohonanku, nanti ketika bertemu dengan Keluarga Shen, kamu harus bisa menahan semua amarahmu.”
“Jika nanti Kakek mengatakan sesuatu yang sedikit menyakitkan, aku berharap kamu bisa menahan emosimu!”
Bisa dibilang, pandangan Henny Bai penuh dengan tatapan permohonan kepada Steve Lin.
Janji Steve Lin ini sedikit membuat Henny Bai tenang.
Tapi, Henny Bai tidak tahu bahwa ada satu kalimat Steve Lin yang tidak disampaikannya, yaitu jika mereka sangat keterlaluan, maka Steve Lin akan membalas Keluarga Shen dengan balasan yang setimpal.
……
Tidak lama kemudian, mobil sedan yang mereka kendarai itu tiba di depan rumah Keluarga Shen.
__ADS_1
Namun kondisi tempat parkir saat ini dipenuhi dengan beberapa mobil mewah.
Rata-rata adalah kendaraan Keluarga Shen, terlebih lagi adalah beberapa kendaraan partner bisnis Keluarga Shen.
Hampir semua orang tahu bahwa Keluarga Shen baru saja mendapatkan kontrak kerjasama yang luar biasa!
Mitra bisnis nya itu datang untuk melihat kualifikasi mereka apakah pantas mendapatkan kerjasama ini.
“Hari ini Keluarga Shen akan menghadiri acara kontrak kerjasama! Dengar-dengar mereka baru saja mendapatkan kerjasama sejumlah 100 juta dollar!”
Henny Bai terlihat kagum.
100 juta Dollar!
Ini artinya, senilai 700 juta mata uang kita. Kontrak kerjasama ini, sepertinya hanya perusahaan besar yang bisa melakukannya.
Keluarga Shen pasti sangat membutuhkan kerjasama ini.
Namun Steve Lin hanya tersenyum mendengarnya.
100 juta dollar?
__ADS_1
Bagi orang lain, mungkin ini adalah nilai yang sangat besar, tapi baginya, semua itu hanya sebuah nilai kertas, tidak lebih dari itu.