Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa

Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa
208 : The Love Of ZhengFan, Selamat Dinikmati


__ADS_3

Seperti terlihat begitu jelas Henny Bai sekeluarga terkejut kagum, Bobby Zhang tersenyum puas.


Perasaan ini yang diinginkannya.



Sementara itu, kata-kata Prima Zheng, benar-benar memuji Bobby hingga merasa dirinya paling hebat, tidak ada yang menandingi, sekalipun sekumpulan orang lainnya dikumpulkan untuk perbandingan.



Saat ini!



Henny sekeluarga terus memasuki ruangan dengan sambutan hangat Bobby dan Prima.



Mereka duduk di tempat bagian terbaik.



Bobby begitu puas, bahkan semua lauk pauk terkenal di pesan olehnya satu per satu.



Foie gras, seafood platter with caviar, smoked salmon khas Prancis.



Meja makan dipenuhi oleh setiap lauk yang berbeda.



Ditambah dengan minuman anggur merah yang langsung dikirim dari Prancis, terlihat begitu mewah dan terkesan.



Begitu acara makan malam akan dimulai, tiba-tiba Cathy Zhang menoleh dan tersenyum :



“Kak Henny, sebenarnya menurutku, kamu dan kakakku adalah pasangan yang serasi.”



“Pendapatan kakakku saat ini sudah menjadi jutawan, dan kamu memiliki pengetahuan yang luas, seorang wanita yang mempunyai karir dan masa depan cerah, kalau saja kalian bisa menjadi sepasang kekasih, maka kalianlah pasangan sempurna itu.”



Apa!



Kata-kata Cathy Zhang membuat Henny Bai dan lainnya terkejut.



Mereka tidak menyangka, suami Henny Bai, Steve Lin, ikut serta di lingkungan meja makan ini, tapi Cathy Zhang berani-beraninya berkata demikian.



Cathy Zhang menganggap Steve Lin tidak ada, dan melanjutkan ungkapannya :



“Kak Henny, waktu itu kakakku selalu mengejarmu selama tiga tahun, tapi selalu kamu tolak!”



“Tapi, apakah kamu tahu? Sampai saat ini, dia masih selalu merindukanmu. Hampir di setiap sudut kamarnya terpampang fotomu, juga isi di dalam dompetnya, dipenuhi oleh fotomu.”



“Kalau menurutku, Steve Lin sama sekali tidak cocok denganmu, lebih baik kalian cerai saja dan menikahlah dengan kakakku.”



Buum!



Perkataan Cathy Zhang semakin lama semakin menjadi-jadi, ekspresi canggung Henny Bai tidak bisa dibendung lagi.



Selain itu, ada perasaan kesal di hati Henny Bai.



Bagaimanapun Steve Lin, dia tetap suaminya.



Penghinaan Cathy Zhang terhadap Steve Lin saat ini, sama artinya dengan sedang menghina dirinya.



Bobby melihat perubahan ekspresi Henny Bai, dia segera membantahnya :



“Cathy, apa yang sedang kamu bicarakan! Disini ada Steve Lin, tutup mulutmu!”



Mendengar perintah kakaknya ini, Cathy Zhang melirik sebal ke arah Steve Lin, tidak lagi mengatakan apapun.



Perilaku Cathy saat ini seperti menunjukkan bahwa Steve Lin lah yang merebut wanita kesayangan kakaknya itu.


__ADS_1


Kemudian, Bobby mencoba menjelaskan kepada Henny Bai :



“Henny Bai, Cathy memang begitu, tidak melihat kondisi jika berbicara, aku harap kamu dan Steve Lin bisa memahaminya.”



Setelah itu, Bobby kembali menoleh Steve Lin, tersenyum dan bertanya :



“Steve Lin, entah, apakah kamu pernah mengetahui tentang permainan piano?”



Hah?



Tiba-tiba mereka tertegun, dan saat Steve menoleh ke arah Bobby Zhang, sudut bibirnya menampakkan senyuman :



“Tahu sedikit.”



Apa!



Mendengar jawaban Steve Lin, tidak hanya Bobby yang terkejut, bahkan Henny Bai pun juga tercengang.



Tahu sedikit?



Sejak kapan Steve Lin mengetahui tentang permainan piano, jelas-jelas dia selalu di rumah seperti Ibu Rumah Tangga, kalau dia bisa menari lapangan sih masih bisa dipercaya, tapi kalau untuk piano sepertinya sedikit diragukan.



Terlebih lagi, selama tiga tahun belakangan ini, Henny Bai dan keluarga, bahkan juga Steve Lin, untuk mendengar musik saja tidak pernah, ini sudah membuktikan tidak akan memahami seni musik.



“Baiklah!”



Tatapan Bobby Zhang seperti menyindir dan menantang, dengan jelas mengutarakan :



“Karena Steve Lin paham permainan piano, kebetulan, aku mengundang seorang pianis khusus untuk menyanyikan lagu untuk Henny Ba!i ”



Usai mengatakannya!


Bobby Zhang menepuk kedua tangannya.



Saat itu, yang Henny Bai sekeluarga lihat adalah, seorang gadis cantik nan elegan yang menggunakan gaun berwarna hitam berjalan kemari dari arah belakang restoran.



Melihat gadis itu, jantung Henny Bai berdegup kencang, dia tercengang hingga spontan menutup mulutnya dengan kedua tangannya, tidak mempercayai apa yang sedang dilihat, berteriak :



“Dia … Dia adalah Riri Mo? Cucu dari pianis ternama di Huaxia, Rendi Mo.”



“Dia juga fans dari Dewa Shen, yang aku tahu, dia paling bisa memainkan lagu Dewa Fan!”



Mengingat hal ini, Henny Bai semakin antusias, wajahnya memerah, mencoba menebak dengan perasaan senang :



“Apakah ini artinya dia akan memainkan lirik Dewa Fan?”



Dewa Fan !



Penampilan Yolanda Zhang dengan judul , , telah menjadikannya sebagai top dunia, dan pencipta lagu ini adalah Dewa Fan yang sudah lama digandrungi oleh dunia musik piano kelas Internasional.



Bisa dibilang, semua pianis adalah penggemar Dewa Fan.



Begitu juga dengan Henny Bai, dia adalah bagian dari penggemar musik Dewa Fan.



Tentu saja hal ini membuat dirinya begitu sangat antusias melihat permainan musik yang dibawakan oleh Riri Mo.



Tanpa sadar, sikap antusias itu memberikan senyuman ke hadapan Bobby Zhang.


__ADS_1


Ya, inilah yang dia harapkan.



Sejak awal, dia tahu bahwa Henny Bai sangat menyukai permainan piano Dewa Fan, bisa dibilang penggemar berat.



Jadi, dia rela membayar mahal untuk mengundang Riri Mo membawakan lagu yang paling disukainya, musik Dewa Fan.



Lewat irama musik piano inilah dia mengungkapkan perasaannya kepada Henny Bai.



Saat itu, tidak hanya Henny Bai, bahkan para tamu yang ada di restoran itu pun terkejut melihat kedatangan Riri Mo.



“Ya Tuhan Riri Mo. Astaga, dia sungguh datang kemari.”



“Cucu pianis ternama di Huaxia, Rendi Mo, yang dijuluki sebagai pianis terbaik saat menampilkan lagu Dewa Fan.”



“Idolaku, aku juga suka dengan lagu-lagu Dewa Fan, astaga, beruntung sekali!”



“...............”



Para tamu sekitar pun satu per satu mengungkapkan perasaan kagumnya.



Terlebih lagi ketika mengetahui bahwa Bobby Zhang yang mengundang Riri Mo untuk datang, mereka semua merasa berterima kasih kepada Bobby Zhang.



Bobby Zhang saat ini pun menjadi perhatian semua orang.



Penuh dengan rasa hangat!



Menawan juga kaya raya.



Dia sangat menikmati tatapan pujian dari para tamu, Henny Bai dan semua tamu yang ada menganggukkan kepala, mengangkat tangan dengan tepukan semangatnya.



Prookprokprok!



Tepuk tangan bergemuruh, sebelum memainkan pianonya, Riri Mo berjalan ke arah pengeras suara itu dan mengatakan sesuatu :



“Hari ini, sungguh sangat merasa terhormat dengan undangan Tuan Bobby untuk menghibur kalian semua!”



“Selanjutnya, aku akan memainkan piano dengan judul lagu yang dipersembahkan khusus untuk wanita cantik dan menawan, Nona Henny Bai!”



Waahh!



Kata-kata Riri Mo membuat semua tamu terpukau.



Seluruh pandangan tamu kini menatap ke arah meja Henny Bai, mereka kembali bertepuk tangan.



Antusias!



Kali ini, rasa bahagia yang dirasakan oleh Henny Bai adalah idolanya menyebutkan namanya langsung.



Hanya saja, ketika Steve Lin mendengar nama disebut, raut wajahnya terlihat sedikit aneh.



Ini adalah lirik lagu yang diciptakannya tanpa judul.



Dan nama ‘The Love of Zengfan’ ini adalah judul yang dibuat oleh Yolanda Zhang, ‘Fan’ pada judul tersebut adalah menunjukkan dirinya.



Sekarang, Bobby Zhang mengundang seseorang untuk membawakan lagu yang diciptakan olehnya, lirik lagu yang mengandung unsur namanya, mempersembahkan untuk istrinya sendiri, Henny Bai.



Kalau saja dia mengetahui kenyataannya, mungkin dia akan sangat merasa dipermalukan.

__ADS_1


__ADS_2