
Di saat bersamaan.
Kabar bahwa Kakek Bai bangkit dari kematian dengan cepat menyerbar ke seluruh kota Jiang dalam waktu satu malam.
Kemarin di acara siaran langsung televisi, tim dari Mike si dokter barat gila gagal dalam melakukan operasi, dan mengumumkan bahwa Kakek Bai pasti akan meninggal dalam waktu tiga hari.
Namun sekarang,
Hanya dalam satu malam, seseorang yang sekarat pun sembuh dengan ajaib, bahkan bisa turun dari kasur dan berjalan. Ini sungguh mencengangkan sekali.
Seketika, semua media di Kota Jiang bergegas menggali berita ini dan melaporkannya.
Terutama setelah mengetahui bahwa orang yang menyembuhkan Kakek Bai ternyata adalah Dokter Dewa Lin yang manjur itu!
Huum!
Seluruh Kota Jiang menjadi heboh.
‘Dokter Dewa Lin Manjur, Menyembuhkan Satu Orang Lagi! Dia Adalah Dewa Manjur Atau Dokter Dewa?’
‘Masa Jaya Kedokteran Timur, Dokter Dewa Lin Menampilkan Lagi Ilmu Membangkitkan Orang Dari Kematian!’
‘Dokter Dewa Lin, Kebanggaan dan Tiang Penyangga Huaxia!’
…
Berbagai kabar berita diterbitkan di semua stasiun televisi dan surat kabar Kota Jiang.
Hampir di semua pelosok sedang marak memperbincangkan keajaiban Dokter Dewa Lin.
Namun di Taman Liyuan.
Henny Bai sekeluarga juga telah mendapat kabar, mereka merasa girang atas sembuhnya Kakek Bai, juga merasa kagum pada Dokter Dewa Lin yang misterius itu.
__ADS_1
Akan tetapi, ketika mereka sekeluarga dengan hati girang ingin pergi menjenguk Kakek Bai, mereka sekali lagi ditolak!
“Aduh… Pasti karena masalah kemarin sudah diketahui oleh Kakek Bai! Dia pasti mengira kita sekeluarga sedang merebut harta kekayaan, ingin menekan kakek tertua mereka!” Eric Bai bertampang lesu.
Mereka sekeluarga tidak pernah berpikir untuk merebut harta kekayaan keluarga Bai.
Namun sekarang, meski mereka menjelaskan sampai mulutnya robek, takutnya Kakek Bai sama sekali tidak akan mendengarkan.
“Ayah! Jangan pikirkan terlalu banyak, asalkan Kakek baik-baik saja!”
Saat ini, wajah cantik Henny Bai merah padam karena bersemangat.
Kakeknya sudah sembuh, dia pun tenang sepenuhnya.
“Yang paling penting bagi kita sekarang, adalah segera mengembangkan obat mujarab. Hanya dengan begitu, barulah dapat menyejahterakan jutaan warga!”
Selesai berbicara, Henny Bai mengambil tas kerja, lalu berangkat kerja setelah berpamitan dengan keluarga.
Eric Bai mengangguk.
“Benar kata Henny Bai, Kakek Bai tidak ingin menemui kita, maka tundalah untuk sementara waktu!”
“Yang paling penting bagi kita adalah mengembangkan obat mujarab!”
Sambil berkata,
Eric Bai mengeluarkan buku kontak dan mencari-cari, lalu dia terkejut.
“Oh iya, hari ini adalah hari ulang tahun Brian Li yang ke-50 pemimpin nomor dua dari Perusahaan Tianlong!”
Brian Li.
__ADS_1
Brian Li merupakan tokoh pemimpin yang berada setingkat di bawah Ketua Dewan Harry Xu di dalam Perusahaan Tianlong, serta menguasai jalur distributor produk obat-obatan di Kota Jiang baik yang besar maupun kecil. Dapat dikatakan bahwa ketenarannya di Kota Jiang juga cukup tinggi.
“Steve, nanti kamu temani aku saja, pergi menemui Brian Li. Ke depannya kita dalam mengembangkan obat mujarab, harus melewati jalur distributornya!”
Saat ini, Eric Bai berkata sambil menatap Steve Lin.
Mendengarnya,
Sudut bibir Steve Lin berkedut.
Perusahaan Tianlong merupakan perusahaan yang amat kecil di bawah Perusahaan Universal.
Dia sang bos Perusahaan Universal, pergi menemui pemimpin nomor dua dari perusahaan kecil di bawahnya, ini sungguh…
Melihat tatapan Eric Bai yang menantikan, sudut bibir Steve Lin berkedut, pada akhirnya dia juga tidak tega untuk menolak.
“Baik!”
Melihat Steve Lin menyetujuinya, Eric Bai semakin bersemangat.
“Oh iya, aku dengar Brian Li sangat suka mengoleksi lukisan berkelas tinggi. Aku pikirkan dulu, harus beli di mana bagusnya?”
Eric Bai langsung menghubungi distributor lukisan dan barang antik.
Melihatnya, Steve Lin tersenyum.
Lukisan?
Jika bukan karena Eric Bai yang mengungkitnya, dia pun sudah lupa. Dulu di luar negeri, dia menggunakan nama samaran ‘Blood’, setiap hasil karya lukisannya dapat terjual dengan harga setinggi langit.
Hingga saat ini, di tempat yang paling menonjol dalam Pusat Pameran Koleksi Dunia masih terpajang sebuah hasil karya dari ‘Blood’.
Serta disebut sebagai harta terindah yang paling memiliki nilai estetika dan koleksi di era baru.
__ADS_1