
“Boss, dia…...”
Steve Lin benar-benar memberanikan diri untuk berdiri dan mengaku ketika Bos Tiger mulai melihatnya, dan pandangan mereka semua kurang mengenakkan.
Di hadapannya itu bukan orang sembarangan, mereka adalah sepuluh besar master bela diri di Kota Jiangnan.
Tidak peduli seberapa kuat bos nya, tapi, mampukah melawan sepuluh besar master seni bela diri yang dipimpin oleh Seth Kong?
Tidak hanya dia.
Bos Kris yang berada di sebelahnya juga merasakan hal yang sama.
Dia dan juga Bos Tiger saling menatap, dan saling memahami apa maksud nya.
Kedua petinggi itu kemudian melambaikan tangannya!
Seketika itu jua, entah pahlawan dari Distrik Selatan ataupun Kota Bei, ekspresinya terlihat nampak muram, akhirnya mencoba meregangkan pinggangnya.
Setiap orang diantara mereka membawa sebilah pisau yang diletakkan di pinggangnya.
Berdiri.
Seperti halnya, semua anggota underground Kota Bei sudah menerima aba-aba, apapun yang membuat Steve Lin menjadi tidak menyenangkan, maka dia tidak akan peduli apa yang terjadi, sekelompok orang itu akan mengelilingi Seth Kong.
Sekalipun bukan musuh, tetap harus melindungi Steve Lin.
Suasananya memang agak menegangkan.
Terlebih lagi, ketika Steve Lin berdiri, Iron Wolf dan lainnya merasa semakin ingin mengamuk.
Dan segera membenarkan hal itu terhadap Seth Kong,
“Guru, pemuda itu! Ternyata dia duduk di pojokan, dia yang melukai kami tiga bersaudara.”
__ADS_1
“Mohon Guru melakukan pembalasan dendam untukku!”
Iron Wolf berbicara dengan nada lantang kemudian membungkukkan badannya ke arah Seth Kong.
Selain dia, ada mereka yang tepat di sampingnya yaitu Gery Li, Caesar Zheng, Dennis juga menekankan amarahnya :
“Mohon Guru melakukan pembalasan dendam untukku!”
“Mohon Guru melakukan pembalasan dendam untukku!”
“.......”
Suara permohonan yang memelas terdengar jelas di teater.
Begitu mendengar semua ini, Dono Duan merasa begitu gembira.
Segala bayangan Dono Duan sudah terlanjur meraba terlalu tinggi.
Menghadapi kegagalan dan ketakutan Steve Lin, membuatnya nya semakin bersemangat untuk bergegas membunuh Steve Lin.
Di hadapannya kini, Dono Duan selalu menganggap Steve Lin tidak akan ada kesempatan untuk hidup tenang lagi.
Tidak hanya Dono Duan!
Saat itu juga, Nobel Qi padahal sudah sembunyi di tempat yang paling jauh, di bagian pojok teater, namun melihat kejadian di depan mata ini, dia justru tidak habis pikir :
“Pemuda ini, sungguh berbalikan, cari mati!”
Semua pemikiran Nobel Qi penuh dengan anggapan-anggapan.
__ADS_1
Dulu, dia memang sangat membenci Steve Lin, tapi, dalam pertarungan kali ini, dia melihat dengan mata kepalanya sendiri atas kejatuhan Steve Lin.
Bahkan, dia justru merasa penuh penasaran terhadap pemuda misterius ini.
Tapi, Nobel Qi tahu!
Sehebat apapun Steve Lin, sepertinya sudah tidak ada gunanya lagi, karena yang akan dia hadapi sekarang adalah gurunya King Kong, Seth Kong, dan beberapa sembilan dari master seni bela diri lainnya!
“Mampus! Mampus lah dia!”
Nobel Qi menggeleng-gelengkan kepalanya, seperti sudah terlihat bagaimana akhir tragis kehidupan Steve Lin.
Selain semua orang yang ada di dalam teater, tentunya!
Ketika Steve Lin berdiri, beberapa orang di Perusahaan Bai pun mulai bersorak.
“Astaga, dia ini adalah orang misterius itu? Sepertinya masih sangat muda!”
“Iya, bahkan dia masih membawa keranjang sayur itu, seperti seorang Ayah rumah tangga! Sepertinya, aku begitu familiar dengan postur tubuhnya ini!”
“Benar! Aku juga merasa begitu, sepertinya aku pernah ketemu dimana! Oh iya, aku ingat, postur tubuh ini, seperti …. Suaminya Presdir, Steve Lin?”
Wah!
Suara di dalam ruang kerja mulai terdengar ramai.
Terlebih lagi, ketika nama Steve Lin mulai disebut, semua orang menghampiri.
Satu per satu tatapan itu melihat ke dalam adegan di video tersebut.
Benar!
__ADS_1
Semakin dilihat memang semakin mirip dengan Steve Lin.