Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa

Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa
Bab 34 : Baik, Lakukan Begitu Saja!


__ADS_3

Terkejut!


Jona Wu tidak menyangka, Efendi bisa memiliki dendam dengan Steve Lin, terutama begitu menginginkan pakaian Steve Lin.



Keringat dingin mengalir dari dahi Jona Wu, dan kulit wajahnya seperti baru disikat hingga putih seputih kertas.



Saat ini, dia ingin maju dan meminta maaf pada Steve Lin, tetapi dihentikan oleh sorot mata Steve Lin.



"Paman Wu, kenapa kamu masih diam saja? Orang ini hanya seorang menantu kecil. Tanggalkan pakaiannya, tampar dia 100 kali lalu buang suami istri ini dari sini!"



Di wajah Efendi dan Maya Xu memiliki senyum ganas yang semakin lama semakin tebal, mereka tidak sabar untuk melihat betapa memalukannya Steve Lin.



Menanggalkan pakaian!



Menamparnya!



Ini pasti akan membuat Steve Lin dan Henny Bai malu dan benar-benar menjadi bahan lelucon di Kota Jiang.



Ketika mendengar perkataan ini, dan melihat tatapan mengerikan dari Jona Wu dan yang lainnya.



Henny Bai di sisi yang berlawanan memiliki wajah yang cukup pucat.



Matilah!



Dia tidak menyangka, karena pakaian lama ini bisa memprovokasi kelompok orang seperti Jona Wu, apalagi dia pernah mendengar Jona Wu orang yang begitu kejam dan bisa melakukan segalanya.



“Steve Lin, apa yang harus kita lakukan?” Henny Bai menatap Steve Lin dengan gugup, wajahnya yang cantik penuh kekhawatiran.



Hanya yang membuatnya tercengang adalah...



Wajah Steve Lin masih sangat tenang, sikap yang acuh tak acuh seperti sedang menonton drama.



Mendengar ini, Steve Lin menepuk bahu Henny Bai dan tersenyum kecil:



"Tenang saja, tidak apa-apa!"

__ADS_1



Setelah mengatakan itu!



Steve Lin menatap Efendi dengan sentuhan main-main yang muncul di sudut mulutnya:



"Kamu yakin ingin menanggalkan pakaian dan menampar wajah 100 kali?"



Um?



Efendi dan Maya Xu tercengang dengan kata-kata Steve Lin, mereka tidak menyangka malapetaka yang semakin dekat, tapi binatang kecil ini masih begitu tenang.



"Benar! Siapa yang menyuruhmu bicara omong kosong! Hari ini, aku harus menamparmu 100 kali untuk memberi tahumu betapa hebatnya aku!"



Wajah Maya Xu dipenuhi dengan kebencian dan keganasan.



"Baik lah!" Steve Lin mengangguk, dan berkata tanpa daya:



"Karena kamu bersikeras, ya sudah tanggalkan pakaian dan tampar wajah!"




Mendengar Steve Lin yang malah setuju, baik itu Henny Bai, atau Louis Yang dan lainnya, mereka semua terkejut.



Mungkinkah Steve Lin takut?



Memikirkan hal ini, wajah Louis Yang berkeringat deras, dia dengan cepat berkata:



"Tuan kecil, tidak! Pakaianmu ini sangat berharga, kamu bagaimana bisa memberikannya padanya!"



Henny Bai memandang Steve Lin dengan tidak percaya, dan berkata dengan cemas:



"Steve Lin! Kita tidak bisa dibully oleh mereka seperti ini! Pakaian itu jelas milikmu, kamu tidak bisa membiarkan mereka mendapatkannya!"



Kata-kata 2 orang ini dipenuhi dengan kekhawatiran dan kecemasan.


__ADS_1


Sebaliknya, Maya Xu dan Efendi tertawa lepas.



Takut kan!



Mereka tidak menyangka kalau binatang kecil dengan gigi tajam ini akan ketakutan.



Saat ini Efendi buru-buru berkata pada Jona Wu:



"Paman Wu, kamu mendengarkan? Anak ini sudah ketakutan, jadi cepatlah. Tanggalkan pakaiannya dan tampar wajahnya 100 kali! Hahaha..."



Efendi dan istrinya tertawa sangat bahagia.



Dan setelah mendengar kata-katanya, Jona Wu di samping juga tersenyum:



"Oke! Lakukan begitu saja!"



Setelah mengatakan itu!



Jona Wu melambaikan tangannya yang besar, dan tiba-tiba sekelompok penjaga keamanan yang seperti harimau-serigala bergegas pergi.



Satu tamparan keras berderak satu demi satu, dan tidak pernah berhenti!



Suara pakaian robek bergema tanpa henti.



Hanya saja yang membuat Henny Bai dan Louis Yang tercengang.



Penjaga keamanan ini malah menampar Maya Xu dan Efendi, juga merobek baju mereka!



Bunyi tamparan terus berderak, seperti tetesan air hujan, menghantam wajah Maya Xu dan Efendi.



Keduanya sontak berteriak:



"Eh salah! Salah!"


__ADS_1


"Binatang kecil itu ada di sana, kalian bagaimana bisa memukul kami! Berhenti! Paman Wu, suruh mereka berhenti!"


__ADS_2