Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa

Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa
Bab 20 : Maaf! Aku Menolak!


__ADS_3

Orang tua itu secara pribadi datang ke sini!


Ketika orang tua itu muncul, kulit wajah Yeri Shen sepucat kertas.


Gawat!


Menurutnya, pasti Johan Bai yang melaporkan Steve Lin pada orang tua itu, makanya membuat orang tua itu marah dan datang kesini.


Memikirkan konsekuensi yang mengerikan, kulit kepala Yeri Shen rasanya mati rasa.


Bagaimana ini?


Keringat dingin yang kental menetes dari dahinya.


Berbeda dengannya.


Pada saat melihat orang tua itu, Helen Yang dan Aris Ma sangat gembira.


Mereka buru-buru berlari ke depan, terengah-engah, dan berlutut di depan orang tua itu:


"Ayah! Kamu harus menegakkan keadilan untukku! Lihat wajahku, ini semua perbuatan Steve Lin si sampah itu! Tolong beri aku keadilan, dan usir binatang kecil ini dari Keluarga Bai!"


"Kakek! Aku juga dipukuli oleh Steve Lin. Dia sangat lancang, tidak hanya memukuliku dan ibu mertua, tapi juga berani menolak panggilanmu, dan dia bahkan menghina Johan! Benar-benar gila! Tolong beri dia hukuman yang berat!"


Helen Yang dan Aris Ma dengan serempak mengadu nasib.


Terutama, cetakan telapak tangan merah cerah pada wajah mereka berdua, begitu mengenaskan dan terlihat sangat menyedihkan, mereka benar-benar terlihat baru menerima pukulan berat.


Hanya adegan ini!


Membuat Kevin Bai dan Melly Bai terlihat pucat.


Mereka ingin buka suara memberi peringatan, tetapi karena orang tua itu ada di depan mereka, jadi keduanya tidak berani mengatakan apa-apa!

__ADS_1


"Bagus! Sangat bagus!"


Wajah lelaki tua itu begitu muram, dia melirik ke pipi memar Helen Yang dan Aris Ma dengan ganas, lalu berjalan dengan agresif ke arah Steve Lin.


Tak, tak, tak!


Suara langkah kakinya berat dan kuat.


Terutama di ruangan ini, itu memberi semua orang rasa penindasan, adegan ini jga langsung membuat Helen Yang dan Aris Ma semakin gembira!


Pembalasan akan datang!


Kali ini, mereka seperti melihat kalau orang tua itu sangat marah, dan akan mengusir keluarga Steve Lin dari Perusahaan Bai, hal ini tentu membuat mereka berdua sangat bersemangat.


"Huh! Binatang kecil, pembalasan untukmu akan datang!"


Helen Yang dan Aris Ma saling memandang, dan senyum sinis muncul di sudut mulut mereka!


Pada saat ini, orang tua itu sudah tiba di depan Steve Lin dan Yeri Shen.


Wajahnya muram dan kasar!


Sepasang mata berkabut menatap Steve Lin.


"Ayah..." Yeri Shen sudah gemetar ketakutan, dan tepat ketika dia mau membantu Steve Lin.


Kata-kata orang tua itu langsung bergema:


"Steve Lin, mulai hari ini, kamu resmi menjadi kepala konsultan teknis Perusahaan Bai!"


"Henny Bai akan menjadi CEO Perusahaan Bai!"


Hah!

__ADS_1


Ketika kata-kata orang tua itu bergema, kata-kata belaan Yeri Shen untuk Steve Lin langsung tertahan.


Dan senyum jahat di wajah Helen Yang dan Aris Ma langsung mengeras.


Ap…Apa?


Pada saat ini, baik Yeri Shen dan Helen Yang hampir tidak bisa mempercayai telinga mereka.


Steve Lin, Kepala Konsultan Teknis!


Henny Bai, CEO Perusahaan Bai!


Ini bagaimana bisa terjadi!


"Ayah! Kamu salah tidak? Steve Lin ini sudah memukulku dan memukul Aris! Terlebih lagi, dia menolak panggilanmu dan menghina Johan Bai! Kamu bagaimana bisa membiarkan dia bergabung dengan perusahaan dan memberikan posisi sebagai Kepala Penasihat Teknis!"


"Atas dasar apa! Dia sampah yang gak berguna, bisa memiliki kualifikasi apa untuk bergabung dengan perusahaan!"


Helen Yang saat ini benar-benar gila.


Dia berdiri dan menggeram panik.


Tidak terima!


Ini sebuah penghinaan!


Dia merasa kalau paru-parunya akan meledak.


Mendengar teriakan Helen Yang, tatapan orang tua itu tiba-tiba menjadi dingin, tetapi sebelum dia berteriak hendak memarahinya.


Suara Steve Lin langsung bergema:


"Maaf! Aku menolak!"

__ADS_1


__ADS_2