Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa

Identitas Rahasia Menantu Yang Luar Biasa
Bab 54 : Keluarga Huang Kita, Sudah Tamat


__ADS_3

Kring, kring!


Tepat ketika suasana suram dan tertekan hingga titik maksimal,



Terdengar nada dering telepon di layar panggilan video, itu berasal dari ponsel Koramen Huang yang satunya.



Dengan bengong Koramen Huang mengambil ponsel dan mengangkat panggilan telepon.



Seketika terdengar seruan kaget di telepon.



“Direktur Huang! Gawat, gedung Perusahaan Huang kita disegel!”



“Direktur Huang, seluruh aset Anda juga sudah dibekukan oleh pihak bank!”



“Direktur Huang, tamatlah kita, tamatlah kita….”



Suara di telepon itu penuh dengan ketakutan yang tak berujung.



Setelah mendengarnya, Koramen Huang menutup panggilan telepon dengan bengong, seperti tidak bisa merasakan apa-apa.



Mampus!



Setelah dia benar-benar mengetahui identitas Steve Lin, dia sudah menduga akan hasil seperti itu. Sudah terlambat untuk menyesal, keluarga Huang mereka sudah tak terselamatkan lagi.



Benar saja!



Phuum!



Terdengar lagi suara keras.



Pintu rumah Koramen Huang ditendang terbuka dengan kuat, lalu seorang polisi yang bersenjata lengkap menyerbu ke dalam.



Dalam waktu sekejap, Koramen Huang sekeluarga sudah tertangkap dan dikawal pergi.



Adegan ini ditangkap oleh mata Benni Zhong, membuat jiwanya hampir melayang.



Duuum!


__ADS_1


Benni Zhong berlutut di depan Zacky Liu, sambil menangis dengan putus asa.



“Ketua Liu, mohon Anda kasihanilah saya! Semua ini Koramen Huang yang menyuruh saya lakukan!”



“Saya hanya pelaku pembantu, saya tidak ingin menyulitkan Tuan Lin, juga tidak ingin menentang Tuan Ling!”



“Kumohon, Ketua Liu, bantulah saya berkata di depan Tuan Ling, saya bisa mengabdi pada Tuan Ling….”



Benni Zhong tahu, setelah semua masalahnya terekspos, dia hanya punya satu jalan kematian.



Sekarang, dia hanya berharap bisa bertahan hidup.



Namun, dalam tatapan Zacky Liu penuh dengan rasa acuh tak acuh.



“Bawa aku menemui Tuan Ling!”



Hhmm?



Badan Benni Zhong bergetar mendengarnya, sampai sekarang barulah dia tersadarkan.




Huum!



Seketika, wajah Benni Zhong putih seperti kertas, butiran keringat mengalir dahsyat.



“Tu… Tuan Lin takutnya sudah celaka! Dia, dia dan Bang Kris berada di satu penjara, ini….”



Celaka?



Mendengar kata ini, wajah Kapolres Yosua Niu yang di samping pun menjadi masam.



Jika Steve Lin celaka, tidak tahu akan ada berapa banyak orang yang akan menjadi kurban untuk kematiannya.



Namun, Zacky Liu dan Juned Dong mereka yang mendengar perkataan ini, semuanya menunjukkan senyuman yang penuh dengan keremehan.



Tuan Lin celaka?


__ADS_1


Lelucon apa ini?



“Jangan banyak omong kosong! Suruh kamu bawa jalan ya cepat!” Tatapan Zacky Liu menjadi dingin.



Benni Zhong yang wajahnya pucat ketakutan hanya bisa dengan patuh bangkit berdiri, lalu memimpin jalan di depan dengan gentar.



Penjara Kota Jiang terletak di bagian belakang Kantor Polres.



Benni Zhong langsung membawa para tokoh besar menuju penjara.



Suram!



Lembap!



Aroma di dalam penjara sangat menusuk hidung, terutama ada bau amis darah yang pekat.



Terutama semakin mendekat ke Penjara S, bau amis darah semakin pekat sampai membuat orang mual.



Mampus….



Segenap hati Benni Zhong langsung jatuh ke dasar jurang.



Terpikir bahwa Panglima Lin sudah celaka, dia merasa kepalanya hendak meledak dan jiwanya hendak melayang.



Namun ketika dia memimpin orang-orang sampai ke depan Penjara S, adegan di depan mata membuatnya hampir tidak bisa mempercayai matanya sendiri.



“Jangan… jangan bunuh aku! Setan! Kamu, kamu adalah setan!”



Sebuah teriakan terdengar dari dalam penjara.



Benni Zhong melihat ada seorang pria setengah baya dengan bekas sayatan pisau yang panjang di wajahnya, yang wajahnya pucat dan ekspresinya sangat ketakutan.



Pria itu meringkuk di pojokan penjara, sekujur tubuhnya gemetaran dahsyat.



Seolah-olah dia benar-benar telah bertemu dengan setan.



Orang ini adalah… Bos Kris!

__ADS_1


__ADS_2