Ini Cinta Bukan Derita

Ini Cinta Bukan Derita
Kehangatan Yang Hilang


__ADS_3

Dalam keheningan itu, Davin hanya bisa menyesali semua perkataannya. Ya walau Inara terlihat tidak peduli tapi bagaimana pun dia tetaplah Ibu yang melahirnya. Davin tersadar pada Kotak yang sedari tadi dipegang oleh Maminya. Ia mencoba meraih kotak itu dan membukanya. Ternyata didalamnya ada sekotak kue berukuran sedang. Davin tersenyum melihatnya. Dia tau Maminya pasti menyayanginya tapi baik dia atau Maminya lebih menguatkan ego masing-masing. Dia pun mulai memakan kue itu sampai habis setengahnya. Kue itu ya dia sangat menyukainya. Dia masih benar-benar ingat kenangan saat Ia berumur 5 Tahun.

__ADS_1


Davin yang sedari kecil sangat aktif, saat itu sepulang dari sekolah TK-nya berencana untuk merayakan ulangtahun Maminya. Ia mencoba untuk memberikan suprise. Ia tergerak untuk membuat Birthday Cake buatan tangannya sendiri. Dengan bantaun Bik Inah kue itu pun jadi walau dalam bentuk yang amat kacau. Davin yang masih kecil tentu saja bahagia melihat hasil usahanya. Saat Indra dan Inara pulang ia meminta Bik Inah untuk memberitahukan mereka bahwa dirinya sakit sejak siang dan kini terbaring di kamar. Orangtua mana yang tak panik saat mendengarnya. Mereka berlari menuju kamar Davin, Ia sendiri telah menyusun rencana dengan mematikan lampu dan sedikit menghias kamar dengan bantuan mang Diman. Papa dan Maminya masuk dan kaget karena kamar itu begitu gelap dan saat Indra menghidupkan lampu, Davin pun segera bernyanyi menggunakan mikropon yang sudah di stel lagu selamat ulang tahun. Tentu saja kejutan tersebut membuat Inara menangis haru. Ia begitu terpukau terutama saat melihat kue ulangtahun buatan anaknya.

__ADS_1


Mereka semua pun bersegera hendak memakan kue buatan anak semata wayangnya itu. Namun ketika semua orang mencicipinya ruang kamar Davin menjadi hening. Ya rasa dari kue itu membuat semua orang terdiam. Davin kecil yang menyadari sesuatu segera ikut memakan kue buatannya dan tiba-tiba saja Ia menangis menjerit. Inara kaget dan bertanya sebabnya. Sebabnya tidak lain tentu saja karena rasa kue Davin yang terlalu asin. Inara pun membujuknya dan berjanji akan membantunya membuat kue yang benar-benar layak untuk dimakan. Davin yang tidak mau hal menyenangkan itu tertunda meminta Inara untuk melakukannya malam itu juga. Alhasil jadilah Davin dan kedua orangtuanya membuat kue bersama. Tentu saja hasil akhir kue itu sangat bagus terutama rasanya yang sangat nikmat. Alhasil sampai sekarang Davin saat menyukai semua kue yang sama jenisnya dengan kue hasil kehangatan orangtuanya malam itu. Kue itu tak lain adalah BlackForest. Ya Davin sangat menyukainya. Walau kini semua kehangatan itu sirna termakan waktu dan kasih sayang orangtuanya yang terbagi sejak usianya 6 tahun tetap saja Davin akan selalu menyukai kue itu.

__ADS_1


Hai Guys Maaf ya lama Update. Hati Author lagi Galau😭😭😭

__ADS_1


Maafkan ketidakprofesionalan diri ini ya🙏🏼

__ADS_1


__ADS_2