ISTRI KU

ISTRI KU
2#


__ADS_3

'' udah, semalem aku udah pikirin buat kita kemping di daerah puncak, gimana setuju ngk''


mereka memang merencakan untuk acara perpisahan mereka semalam dengan dua teman lain nya yang belum tiba saat ini.


''ya udah tunggu ara sama rani, kalo aku si setuju aja, apa lagi kemping itu hal yang paling gue suka, doni ikut ?'' tanya rita


''ikut dong, aku bakal ajakan dia''


Tanpa nadia sadari terlihat wajah rita seperti tidak suka karena harus melihat kemesraan yang akan terjadi antara doni dan nadia.


''hay guys ''ucap kedua teman mereka sambil tersenyum membuat rita segera merubah raut wajahnya .


''ya ampun ko baru pada datang si untung kalian ngk telat lo'' ujar nadia


''nad tadi kita ketemu ray , ya ampun nad kenapa si dia itu ganteng parah tapi kenapa sombong banget'' ujar ara


''dia cuma angkuh di luar aja, di rumah sifatnya kek orang gila jahilnya'' ujar nadia


''nad kamu mau nggak terima aku jadi adek ipar Mu '' ujar ara sembari tersenyum hal itu membuat rani memukul pelan lengan ara


''mana mau ray sama kamu , siska yang cantik kaya gitu aja dia tolak, apa lagi bentuk nya kaya gini''ujarnya sembari tertawa mengejek membuat rita dan nadia ikut tertawa.


''yuk kekelas'' ajak rita


mereka bertempat pun menuju kelas sambil terus bercanda.


jam istirahat pun tiba mereka membahas kembali rencana liburan mereka yang akan berkeping di puncak, doni bersama temannya pun ikut bersama mereka. sesekali rita melirik doni begitu pun doni, tapi hal itu tidak ada yang menyadarinya.


''kamu ikut kan yank'' tanya nadia spontan doni yang sedang memandang rita di buat kaget


''eh iya ikut''ucapnya gelagapan


nadia merasa aneh dan dia melihat rita yang sedang berpura pura melihat ke arah lain. tapi dia menepis perasaannya yang sempat curiga itu.


ray melihat dari kejauhan, dia sangat menyayangi nadia walaupun dia sering membuat nadia kesal.


Dia mendengar apa yang di obrolkan oleh sang kakak bersama temannya dan dia berencana untuk ikut. dia pergi ikut bergabung dengan sang kakak membuat ara dan rani kaget karena ini baru pertama kalinya ray ikut nimbrung bersama mereka, bahkan saat mereka main ke rumah nadia pun tau terlihat cuek.

__ADS_1


'' aku boleh ikut ngk nihh'' ujar ray dengan wajah angkuhnya


''kamu apa sih ini acara kita, kamu juga belum mau lulus bikin aja acara sama teman kamu sendiri '' ujar nadia kesal karena merasa tidak enak kepada teman nya


''eh nggak papa dong nad, kan tambah rame'' ujar ara sembari tersenyum memandang ray , ray pun membalas senyumaannya.


''eh ya ampun baru kali ini aku lihat kamu senyum, yakin deh tambah ganteng '' ujar ara heboh


''makasih'' ray sambil tersenyum


''aduh nyawa aku masih ada kan'' lebay ara membuat mereka yang ada di situ menyebikan bibirnya.


''kamu ini ra bikin malu aja '' ujar rani


Jam menunjukkan setengah dua belas Tania bunda dari kedua buah hati itu sedang menyiapkan makan siang untuk sang suami, dia berencana menghantar kan masakan kesukaan suaminya itu.


''Mbok tolong cari kan tas untuk tempatnya yah'' ucapnya pada art nya itu


''baik bu''


flasback on


saat itu tania sedang berada di sebuah pasar tradisional. dia memang lebih suka berbelanja di pasar di banding di supermarket alasannya karena menurutnya jika di pasar sayuran nya lebih segar.


saat dia berjalan menuju langganan nya , dia di copet sontak tania pun menjerit meminta tolong, seorang tukang parkir yang ada disitu pun langsung mengejar si pencopet itu.


terjadi perkelahian antara mereka yang membuat wajah nya terluka. tania merasa bersalah, saat tania ingin memberi uang sebagai imbalan. pria itu menolak , dengan alasan dia iklas menolong. Tania pun akhirny mengajaknya untuk makan bersama di sebuah warteg dekat pasar itu, dengan paksaan tania akhirnya dia mau.


'' nama kamu siapa'' ujar tania


''nama saya andra bu '' jawabnya sambil tersenyum


''hem . maaf pendidikan terakhirnya apa nak'' ujar tania . karena dia melihat dari wajah andra seperti seorang yang pintar.


'' sebenarnya saya lulusan menejemen bu, ''ujarnya


''kenapa kamu tidak mencari pekerjaan yang lebih lagi nak'' ujar nadia menyayangkan.

__ADS_1


''sebenarnya saya sudah mencari dan bahkan mendaftarkan diri bu. tapi belum rezekinya '' ujarnya


''bagaimana kalo kamu bekerja di kantor suami saya. tapi ibu tidak menjanjikan jabatan yang bagus. karna ibu tidak tau lowongan apa yang di perlukan saat ini di kantor'' ujar nya.


''boleh bu. lowongan apa pun itu saya mau bu ''ujar andra semangat


tania tersenyum kagum pada andra'' nanti saya bicara pada suami saya , syukur syukur ada lowongan sesuai dengan kamu '' ujar tania


''amin bu, terima kasih'' ujar nya tersenyum


beberapa hari kemudian tania pergi ke pasar untuk bertemu dengan andra , dia melihat andra sedang memarkirkan mobil, tania menunggu sambil memperhatikan andra paras yang tampan dan gagah membuat tania berpikir bahwa andra pantas menjadi seorang ceo yang tampan .


''bu maaf yah menunggu '' ujar andra


''tidak apa nak '' ujar tania tersenyum


'' nak maaf kan ibu, lowongan yang tersedia di kantor suami ibu hanya ada sebagai office boy . ibu tidak akan memaksa mu untuk menerima tawaran itu'' ujar tania penuh ketidak enakan


'' tidak apa bu, saya akan tetap menerima tawaran itu, saya sangat berterimakasih pada ibu karena telah percaya pada saya '' ujarnya.


''ibu janji akan meminta untuk menaikkan jabatan mu saat ada lowongan nanti'' .


'' terimakasih bu, ''


flasback OF


"siang bu" sapa andra


"siang, bagaiman apa kamu suka dengan pekerjaan ini, ibu masih merasa tidak enak dengan kamu ndra" ujarnya


" saya sangat bersyukur bu, saya tidak perlu panas panas lagi seperti dulu. disini nyaman, justru saya berterima kasih pada ibu " ujarnya sembari tersenyum


" kamu ini, ya sudah saya ke atas dulu "


" baik bu"


sesampainya di depan ruangan suaminya itu tania masuk tanpa mengetuk pintu.

__ADS_1


__ADS_2