ISTRI KU

ISTRI KU
#4


__ADS_3

Nadia pergi menuju kamar nya dengan rasa kecewa kepada ayahnya yang meminta nya untuk menikah, derai air matanya pun tidak di hiraukan olah sang ayah dan yang paling membuatnya sedih sang bunda malah mendukung keinginan sang ayah.


'' aku belum mau menikah apa lagi dengan orang yang ngk aku kenal''


ia mengurung dirinya di kamar dan melakukan aksi mogok makan, dia pikir dengan begitu ayahnya tidak akan tetap memaksanya menikah. namun dugaan nya salah ayahnya yang dulu selalu menuruti keinginannya ini seolah tak peduli dengannya lagi. ray selalu mengetuk pintu kamarnya pun, tidak dia hiraukan. Dia berpikir bahwa keluarganya ini sudah tidak menyanyanginya.


Tania yang selalu berusaha membujuk suaminya agar tidak memaksa keinginannya untuk menikahkan putrinya pun tidak di dengar oleh sang suami. Sudah 2 Hari Nadia mengurung diri Di kamar sesungguhnya Dia sangat lapar, Tapi Dia gengsi Untuk Keluar sebelum sang ayah membujuknya dan membatalkan perjodohan ini.


''ayah kejam'' ucapnya sembari menangis


terdengar ketukan pintu beberapa kali, nadia hanya menatap pintu sembari menunggu suara siapa yang di balik pintu, dia berharap ayahnya menyerah dan membujuknya untuk makan.

__ADS_1


''sayang keluar dong makan yuk, bunda udah masakin nasi goreng kesukaan kamu '' ucap bunda


nadia menghembuskan napas ternyata dugaan nya salah ayahnya memang sudah tidak memperdulikannya.


''nasi goreng hik hik hik''dia membayangkan memakan nasi goreng dengan perutnya yang sangat lapar mungkin akan terasa sangat nikmat.


Tubuh nya sudah sangat terasa lemas, tapi dia tidak mau menyerah untuk membuat ayahnya mengagalkan pernikahan yang ayahnya rencanakan.


''bun'' sapanya


tania yang sedang pokus pun menengok ke arah suara ''loh mas ko tumben jam segini udah pulang '' ucapnya terkejut karena biasanya suaminya itu pulang malam, dia mencuci tangannya lalu melangkahkan kakinya menuju suami dan mencium tangan suaminya itu.

__ADS_1


''apa nadia sudah mau keluar dan makan'' tanya nya


''belom mas bahkan aku sudah membuatkan nasi goreng kesukaannya tapi dia tetap tidak mau'' ucapnya sedih''mas tolong lah jangan paksa dia aku tidak tega melihatnya seperti ini'' bujuk nya sembari menangis


'' aku akan tetap menikahkannya aku yakin suatu saat nanti dia akan sangat mencintai andra , dari pada dia bersama doni '' ucapnya penuh keyakinan


''mas tapi apa mas sudah bicara pada andra , apakah andra mau mas''


''tadi aku sudah berbicara pada nya. dan dia mau, walaupun awalnya dia ragu ''ucapnya


Dimas sangat yakin bahwa andra adalah lelaki yang cocok untuk putrinya

__ADS_1


nadia sudah sangat lemas dia melangkah kan kakinya menuju pintu kamar dia memutar kunci pintu , dia hendak membuka tapi ragu, ''aku lapar ''ucapnya sembari menangis. dia membuka sedikit pintu dan mengintip, tanpa dia sadari ray yang saat itu sedang berjalan menuju kamar nya dan lewat ke kamarnya tanpa sengaja melihat apa yang di lakukan oleh nya, ray hanya diam sembari melihat apa yang akan selanjutnya kakaknya itu lakukan. nadia merasa tidak ada orang karna ini sudah malam dia keluar kamarnya kepala nya yang sangat pusing mungkin karena dia sudah tidak makan selama dua hari, dia melangkah kan kakinya walaupun penglihatannya terasa buram, '' aduh pusing banget'' ucapnya sembari memegang kepala nya, dan dia terjatuh pingsan.


__ADS_2