Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)

Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)
#Ke Indonesia ( Revisi)


__ADS_3

Berdasarkan kesepakatan Jodi dengan sang kakek mereka kembali ke Indonesia untuk mengatur pertemuan kedua keluarga.


Kehadiran keluarga Mulya yang mempunyai kuasa pun menjadi pusat perhatian para pemburu berita ,apalagi kepulangan sang pewaris kerajaan bisnis Mulya Group.



Dengan menggunakan jalur khusus ,apalagi mereka menggunakan jet pribadi milik keluarga Billonaire itu sangatlah private. dengan pengawalan ketat rombongan keluarga Billionaire itu keluar dari bandara Soekarno Hatta menuju Mansion keluarga Mulya.


Barisan pengaman dan juga team yang bekerja dalam lingkup pekerjaan Mulya Group terlihat sangat ketat menjaga sang tuan.


Tampang yang mempesona bak pragawan, dengan kacamata hitam,rambut berwarna brown berjalan dengan sedikit cepat,dengan tampilan yang terlihat sederhana dengan memakai sweeter ungu dan celana bahan dengan sepatu snikers itu membuat yang melihatnya terpesona dengan pengawalan bodyguard membuat mereka jadi pusat perhatian.


Rombongan mereka menuju Mansion Mulya.


Mobil yang membawa keluarga Mulya mulai menembus kepadatan jalanan ibu kota yang selalu ramai.


Sekitar empat puluh menit mereka sampai di Mansion Utama keluarga Mulya.Sudah berderet pekerja mansion berbaris menyambut kedatangan sang tuan besar dan sang pewaris yang sudah lama tak pernah menginjakkan kakinya di rumah besar itu.


" Selamat datang Tuan sepuh ..,Tuan Besar , Nyonya Besar , dan Tuan Muda.. " ucap Seorang kepala pelayan yang biasa di panggil Pak Hang


Saat Tuan nya mulai masuk ke dalam rumah itu di susul anggota keluarga lainnya.


Diikuti dengan semua pekerja yang menunduk hormat pada tuan mereka.


" Terima Kasih sambutan nya Hang.. " ucap Papa Dani menepuk bahu pria paru baya itu yang seumuran dengannya.


" Silahkan Tuan Dani dan nyonya bisa langsung istirahat di kamar biasa dan kamar tuan muda juga sudah kami bersihkan."ungkap Pak Hang mengarahkan tuannya untuk beristirahat.


" Wah.. terima kasih Pak Hang,rasanya badanku pegal ingin sekali rebahan di kasur empuk ku yang lama dianggurin,semuanya Jodi kekamar duluan.." Ucap Jodi langsung berlalu ke kamarnya yang ada di lantai 3 mansion itu.

__ADS_1


Melihat tingkah Jodi membuat semua gelengkan geleng kepala.Para pelayan sangat senang bisa melihat tuan mudanya,karena bagi mereka salah satu yang membuat mereka lebih semangat bekerja setelah melihat wajah tampan tuan muda mereka.


Sampai di kamarnya Jodi langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur king Size dengan ukiran yang menakjubkan.


Sudah lama dia tak menginjakkan kakinya di rumah besar itu, walau pun sang kakek selalu menyuruhnya untuk kembali ke Indonesia,namun..Jodi selalu menolak nya .


Karena memang segala bisnisnya ada di London dan bangsa pasarnya pun lebih luar di London dan Dubai.


Semua fasilitas dimansion Mulya memang sangat lengkap dari Bioskop Mini, sampai ruang Gym pribadi juga ada semua fasilitas itu tak ada yang menggunakan nya selain Jodi jadi untuk beberapa tahun ini semua fasilitas itu nganggur dan terabaikan begitu saja ,walaupun setiap saat akan ada pekerja yang merawat semuanya.


" Seperti apa sih gadis yang di pilih kakek buat jadi istriku, padahal aku belum ingin menikah,belum juga puas menikmati masa muda.jangan-jangan gadis itu jelek jadi mau begitu saja di jodohkan ."gumam Jodi memandang langit langit kamarnya.


.


.


Dilain tempat di Bandung tepatnya ,dirumah Gilang Pradana semua sudah berkumpul di ruang tengah rumah sederhana itu.


" Begini keluarga Bakti akan berkunjung kemari besok, jadi ayah minta kamu persiapkan semuanya dan untuk Mita besok sekolah langsung pulang yah ? " kata Kakek Pradana menatap sang cucu yang sedang asyik bermain game .


Perkataan Kakek Pradana sontak membuat Mita menghentikan kegiatan nya,lalu memandang sang kakek.


" Aduh, mama harus siapin apa dong pah buat mereka,ayah apa yang mereka suka,makanan atau kue atau apalah yang buat mereka merasa senang ?!" ucap mama Santi dengan kehebohnya.


" Ya.. elah mah, kasih aja kue buatan mama, apa susahnya sih,kayak nyambut Presiden aja,atau sekalian kasih kembang tujuh rupa !!" ucap Mita dengan entengnya


Pletak


Dengan cepat Mama Santi pun menyentil kuping anaknya yang memang sudah ngomong sembarangan.

__ADS_1


"Ehhh.. Markonah sembarangan ngomong kamu yah, kamu tau tidak siapa yang mau kemari keluarga Bakti Mulya,denger kan.. Keluarga calon mertua mu Markonah..!! " ucap Mama Santi kesal dengan ucapan sebarangan sang putri.


Mita memutar bola matanya dengan jengah melihat kehebohan sang mama "Terus, apa urusannya sama keluarga Bakti Mulya kemari, orang mereka kan mau bertamu kesini kan buat ketemu sama Kakek,mama aneh.." ucap Mita dengan tawa kecilnya melihat tingkah sang mama yang dia anggap lebay.


" Hadeuh... cucu kakek emang pikun ya?" ucap kakek Pradana dengan menepok jidatnya " Keluarga Bakti Mulya itu adalah keluarga calon mertua kamu Mita.." ucap Kakek lagi dengan senyum miring.


" Ohhh.. keluarga mertua Mita "jawab Mita santai


" Hahhh...mertua??!!" pekik Mita baru sadar dengan omongan sang kakek.


" Haduhhh.. jangan bilang mereka kesini mau ketemu Mita juga?" Setelah menyadari bahwa akan kedatangan keluarga Bakti Mulya calon mertuanya Mita langsung panik.


" Hahaha... makanya dengerin tuh pake kuping, baru tahu kan siapa Bakti Mulya itu? " ledek sang papa pada putrinya melihat wajah putrinya yang mendadak bingung


" Ihhh... papa jahat, masa Mita di ketawain pah, anak papa tuh cuma satu dan kalau aku menikah nanti papa sama mama sendiri kan?"kata Mita membuat wajahnya seolah bersedih.


Papa dan Mama Mita hanya menggeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah anaknya yang penuh drama.


" Nggak usah lebay, kami bisa slalu pacaran tanpa ada orang ketiga alias kamu yang gangguin kami" ucap mama Santi dengan senyumnya yang meledek sang putri yang langsung cemberut.


" Mama jahat tau nggak , oke.. biarin Mita ikut suami Mita nanti papa sama mama berdua terus emang papa nggak bosen sama mama yang cerewet ,trus nih mah papa tuh butuh hiburan bukan hal hal romantis doang.. lama lama papa juga bakal nyari hiburan diluar.. hehehe" cerocos Mita tanpa saringan


Bugh..


Sendal jepit sakti milik Mama Santi pun melayang mengenai tangan putrinya.


" Bener-bener kamu nih yaa ...Markonahhh...!! " seru Mama Sinta geram mendengar ucapan anaknya yang memang kadang membuat kesal,spot jantung dan juga pastinya ngangenin.


Anaknya sungguh memeng ajaib,rasanya sebenarnya mereka sedih karena Mita harus cepat menikah dengan pilihan keluarga ,tak seperti gadis lain yang menikah dengan pilihan hatinya.

__ADS_1


Namun dalam hati mereka berdoa semoga Mita bisa di sayangi dan juga suaminya mencintainya.


Betsambung


__ADS_2