Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)

Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)
#.61


__ADS_3

" Tiaraaaa...!!! seseorang memanggil nama Tiara dari arah belakang punggung Tiara.


Tiara langsung menoleh saat ke belakang punggungnya.


" Kak Mitaaaaa....!!! pekik Tiara dan melangkah ke arah sang kakak ipar


" Tiaraaa...!!! teriak bersamaan dengan Tiara menyerukan namanya..


" Noraa...!! " seru Chika melihat tingkah dua gadis yang menurutnya kekanakan.


" Syirik...!! seru Tiara dan juga Mita bersamaan


" Lagian ngapain anak SMA ke sini, mau jadi cabe? ucap Chika sinis


" Jaga mulut lo, jangan sampe gw robek mulut busuk lo itu !! ancam Mita memandang dengan wajah menahan amarahnya


Mendengar ancaman Mita, Chika tercengang karena tak pernah melihat Mita dengan waja marahnya.


" Udah.. mendingan kita pergi deh..percuma juga ribut sama orang yang tak tahu malu " ucap Yashinta menepuk bahu Mita.


Akhirnya mereka melangkah menjauh dari tempat Chika dan teman-temannya berada.


" Kayaknya gw pernah liat anak itu deh.. tapi, dimana yaa? kata Abel mencoba megingatnya.


" Kaya orang penting aja, mereka itu kaum rakyat jelata, mendingan kita ke Mall.. pengen ngademin otak.. kita Shopping...!! ucap Chika tersenyum lebar mengajak kedua sahabatnya pergi ke Mall.


Sementara itu, Mita cs dan tambah Tiara mereka juga ke Mall,karena Tiara butuh buku untuk kebutuhan sekolahnya.


" Ehhh.. iya kaka


k belum kenalin kakakk kakak ini kan? kata Tiara menunjuk kearah Ratih dan Yashinta


" Oh iya.. gw Yashinta "ucap Yash


" Gw Ratih.. "ucap Ratih


" Aku Tiara adik ipar kak Mita. " ucap Tiara dengan senyum manisnya


" Lo adiknya Kudanil... eh.. maksud gw Jodi.. " ucap Ratih


" Hahaha... ..." Mereka pun tertawa bersama dengan terlihat bahagia


Mereka masuk dalam Mall dan mencari kebutuhan buat sekolah Tiara, karena memang Tiara baru pindah dari asrama di London ke indonesia


Setelah berputar putar mencari keperluan Tiara akhirnya mereka menuju tempat permainan, disana mereka bermain sampai puas.


" Kak Mita... laperr..!! ucap Tiara memegangi perutnya


" Astaga, oke.. kita makan... kalian mau makan apa? tanya Mita sambil mengecek ponselnya


" Restoran Jepang..?? usul Tiara dengan senyuman manisnya


" Oke.. kita kesana " Ajak Mita dan mereka akhirnya melangkah ke arah satu restaurant jepang.


Setelah mereka masuk dan memilih tempat duduk di tempat terbuka bukan memilih di ruang private walaupun mereka mampu.

__ADS_1


Semua hidangan yang merema pesan sudah tersedia di meja mereka dan langsung mereka santap dengan cepat.


" Bagaimana bisa kartu saya di tolak mba?? kamu nggak tau saya,kamu menghina keluarga Pradana awas yaa? terdengar keributan di salah satu private room dan terdengar dia menyebut keluarga Pradana.


" Maaf ya mba.. memang kartu kredit anda di tolak kok, 3 mesin kami susah mencobanya. " bela seorang wanita yang terlihat seperti Manager tempat makan itu.


Dan ternyata yang marah-marah di private room adalah Chika .


Semua mata tertuju pada mereka yang terlibat pertengkaran.


" Kamu bisa saya tuntut, atas tindakan tak menyenangkan " ancam Chika dengan kemarahan besarnya


"Tapi, saya dan Cashier saya tidak berbuat yang salah, malah anda yang sudah berbuat seenak nya pada karyawan kami" ucap Wanita itu menunjuk karyawan nya yang mungkin menjadi kekerasan.


" Kenapa tuh Chika? bisik Yash pada Mita.


" Entah, sebentar yaaa..?? Mita beranjak dari tempat duduknya dan melangkah ke arah Chika berada.


" Ada apa ini? tanya Mita saat di dekat Chika


" Lo ngapain kesini? bikin ribet aja, lo yakin bisa bayar.. kartu gw aja di blokir sama kakek apalagi lo" ucao Chik tersenyum sinjs


" Blokir.. Kartu Kredit lo, Heemmmm.. sorry,turut berduka cita ya? kalau lo tanggung jawab, lo yang harus selesaikan..jangan sampai lo repotin kakek " ucap Mita dan berbalik ke mejanya.


" Emang apa peduli lo, dasar orang kampung..!! " pekik Chika


" Mbak tagihan dia tolong masukan ke tagihan meja itu, tenang aja saya nggak akan lari kok... " ucap Mita dengan masih tetap berjalsn ke mejanya.


" Baik nona.. " ucap Pelayan itu..


" Heeeiii... gw nggak mau hutang sama lo.."tolak Chika dengan lantang.


" Sial*n kenapa dia disini, ini restaurant mewah .tapi, kalau dia pakai fasilitas Pradana kenapa dia enak bnget belanja" gumam Chika melihat sosok Mita yang duduk di salah satu kursi


.


.


" Kenapa dia kak? tanya Tiara yang melihat sang kakak ipar ikut serta dalam pertengkaran mereka.


" Nggak bisa bayar, kartunya di blokir..mungkin Kakek mulai turun tangan" ucap Mita cuek.


" Trus lo bayarin? tanya Yashita memangdang sang sahabat.


" Hemmm... yah, kasihan anggap saja lagi ngasih bantuan" jawab Mita.


Tak lama Mita Cs telah selesai makan dan menuju kashier dan sesuai dengan omongan Mita dia membayar tagihan Chika cs juga.


" Terima kasih kak" ucap sang pelayan


" Sama-sama.. " jawab Mita santai.


" Gimana udah? tanya Chika tiba-tiba muncul kaya jaelangkung


" Astaga.. Chika kalau mau muncul bilang dong?? protes Mita memegangi dadanya.

__ADS_1


" Lo duit dari mana bisa bayar tagihan mahal gw? jadi Kakek nggak blokir kartu lo, tapi kartu gw dia blokir? kata Chika melihat ke arah Mita dengan tajam


" Kakek... hellow??!!! maaf gw nggak ada sepeserpun gw nerima duit dari kakek Pradana dan asal lo tau, pacar gw yang lo bilang TKI itu yang biayain kehidupan belanja gw, jadi lo jangan asal nuduh..!! ucap Mita dengan menatap tak kalah tajam


" Kak... ada apa? tanya Tiara yang mendekat ke Mita karena mereka baru datang dari toilet bersama Yash dan Ratih.


" Ngga km papa, cuma hal yang nggak penting...


Drrrrrrtttt


Drrrrrrtttt


📞Kudanil Calling...


"Abang ada apa? tanya Mita langsung


" Haiii... kenapa kok kayak kesel gitu?


" Ohhh.. iya aku pake duit kamu buat Shopping" ucap Mita melirik Chika yang masih setia menguping.


" Sebentar bang..


" Tiara,Yash ,Ratih kita pulang... " ucap Mita dengan masih menyambungkan panggilan


Mereka mengangguk dan meninggalkan restaurant itu dengan begitu saja.


" Kamu sama Tiara? ngapain?


" Iya.. tadi dia ke kampus aku, minta temenin cari buku buat sekolah, trus kita maen game trus makan.. "


" Makan apa abis sepuluh juta, tumben banget kamu?


" Ohhh.. itu maaf yaa ,nanti aku bayar deh... soalnya tadi ada orang yan nggk bisa bayar di restaurant trus aku bayarin deh, sorry yaa..


" Nggak masalah soal itu, aku heran aja kamu makan sampe berjuta juta biasanya merakyat.. hehehe...


" Nyindirrr...


" Nggak, ya.. udah kalian mau pulang.. tinggal di apartemen atau di rumah kakek?


" Masih di rumah kakek, tapi.. kayaknya malam ini aku nginep di apartemen, nggak papa kan aku bawa sahabat aku sama Tiara?


" Boleh... hati-hati yaa... bye..


" Bye


Akhirnya Mita memutuskan untuk menginap di apartemen nya karena malas untuk berdebat hari ini, banyak hal yang harus dia lakukan di luar pengetahuan orang tuanya.


Bersambung


Para Readers maaf yaa... untuk kemarin ke panding untuk up nya, karena othor nggak ada waktu buat up..


Semoga hari ini semua cerita othor yang ongoing bisa up semua...


Terima kasih

__ADS_1


Trus yang bilang jangan lama-lama Mita pisah sama bambang Nial.. nggak akan lama kok mereka pisah, di bab berikutnya nanti Nial akan pulang karena rindu...


Tau kan Rindu itu berat... biar Nial aja yang rasa kamu jangan, tugas kamu... buat like juga vote cerita ku juga menebarkan hadiah ke aku... heheheh


__ADS_2