
Yukk... like dulu yukkk?!!!!
Biar othor makin rajin nulis..
Mira bergegas menemui Burhan di tempat biasa mereka janjian.
Setelah menelpon sang putri mendadak dia di landa Penasaran dengan omongan sang putri,dan Mira juga kesal dengn Chika kenapa nggak mau kasih tau dia berada di mana, karena jujur dia merasa khawatir.
Sekitar empat puluh lima menit, Mira sampai di sebuah hotel yang biasa mereka gunakan untuk bertemu, dan sekaligus melepas rindu pasangan tearang itu.
Mira langsung menuju kamar yang biasa mereka gunakan bertemu.
BRAKKK..
" Mira.. apa apaan kamu...!!! bentak Burhan peda Mira.
" Kenapa, mau protes... jujur sama aku,kamu berbuat apa sama Chika? tanya Mira dengan wajah yang emosi.
"Berbuat apa, ayolah.. aku kangen sama kamu Mira.. " ucap Burhan meraih tubuh Mira.
" Kangen, kamu selalu mengingin kan aku tapi.. kenapa sampai sekarang kamu tidak ada niatan untuk menikahiku Burhan, bahkan aku liat kamu begitu bahagia dengan istri mu itu. " ucap Mira dengan senyuman sinis.
" Mira.. kita tak mungkin sama-sama dalam satu ikatan, kamu tahu kan.. aku dan istriku tidak akan pernah bercerai, dan kamu tau kenapa.. karena nggak mungkin aku melepas Sania karena orang tua ku tidak akan pernah menyerahkan perusahaannya ke padaku"ucap Burhan dengan wajah di buat sedih
__ADS_1
" Trus kenapa kamu masih mau merebut Pradana Group dari keluarga Pradana? " tanya Mira lagi
" Yah.. karena anak kembar Pradana membuat aku di benci oleh ayah ku, dan kamu tau.. karena Gilang kamu berubah haluan mencintainya, maka dari itu aku buat kamu jatuh dalam pelukanku karena aku tau kamu wanita yang tak p*as jika hanya sekali ma*n karena kamu hyper se* dan aku butuh kamu untuk menghancurkan kembar sia* alan itu..!! ungkap Burhan dengan wajah yang mulai mengeras
" Kamu tahu, saat kamu merenggut kesucian ku, kamu sadar nggak kalau kamu sudah menan benih mu padaku, Chika anak kandung kamu Burhan...!! dia anak kita..!! dan kamu melakukan itu tanpa sadar..!! ucap Mira dengan suara yang tinggi dan emosi yang meledak ledak
" Jangan asal bicara kamu, aku tak percaya..!! bantah Burhan
" Lihat ini, surat ini adalah asli hasil test DNA antara kamu dan Chika sebelum Galang meninggal, dan aku pun memang yakin aku hamil anak kamu, karena sebelum aku menikah dengan Galang aku sudah telat seminggu waktu itu, dan kamu tau... aku sakit Burhan, aku mencintai Gilang, dan kamu merenggut kesu*ianku ,dan Galang malang harus menerima ku dan juga anak mu..., dan aku sangat tersiksa Galang begitu baik pada ku, tapi... apa yang aku lakukan,di saat dia butuh seseorang yang bisa membuatnya semangat aku tega berdua dengan mu, aku mencari akal untuk kelangsungan hidup putrimu jika suatu saat Galang tau tentang Chika sebenar nya maka dari itu aku meminta Galang memberikan sahamnya atas nama Chika dan surat kuasa kamu yang akan menggantinya, karena apa...? aku menyiapkan untuk aku ,kamu, juga Chika kedepannya, tapi.. pasti kakek tua itu tau.. jadi semuanya kacah seperti ini, di tambah lagi Gilang sudah kembali, dan mereka menyerang kita mengelabui kita, atas nama Mita anak dark Santi si perempuan miskin itu,membuat kacau semuanya... " Mira mengungkap semuanya pada Burhan
Terlihat Burhan terduduk di tempat tidur dengan memegang kertas yang dia dapat dari Mira menatapnya dengan nanar.
Bagaimana pun dia memang mengharapkan keturunan, karena memang sang istri yang tak bisa hemil karena dulu pernah oprasi pengangkatan rahim.
" Kamu keterlaluan Burhan, apa kamu nggak ngerasa kalau Chika mirip kamu, dan apa kamu nggak ada rasa layaknya ingin melindungi dan getaran getaran yang kamu alami selama ini kamu dekat dengan Chika? tanya Mira dengan wajah sendu.
" Aku selalu merasakan sedi melihat Chika, apalagi melihat matanya, seperti ada rasa ingin melindungi tapi.. karena aku benci dengan keluarga itu aku mengabaikannya, apalagi sekarang kamu lebih memilih untuk bersama yang lain dari pada dengan ku" ucap Burhan
" Kamu yang selama ini menolak ku Burhan, kamu tadi bilang aku sama kamu nggak akan pernah bisa bersama, aku tau itu.. kamu begitu menyayangi harta ayahmu.., aku melakukan dengan mu disini dan selalu disini karena apa..? karena aku mengjnginkanmu lebih dari yang kamu tau Burhan aku stress... setiap aku melihat Chika aku ingin memanjakannya, tapi.. sekarang kamu liat tidak ada lagi kemewahan pada kami.. hanya uang tunjangan yang kami dapat. Sekarang dimana Chika, jangan bilang benar jika kamu menjualnya pada perempuan. mu itu!! Mira sudah sangat geram dengan semua yang terjadi pada hidupnya.
" Aku... aku menyesal Mira... dia sudah dibawa seseorang dan menebusnya,dan aku tak tau siapa si Pahit Lidah dan anak buahku melacaknya pun tak bisa.. " ucap Burhan dengan bersimpuh di depan Mira.
Plakkkk
__ADS_1
" Keterlaluan kamu Burhan, aku memang ibu yang tidak baik.. tapi.. ak Uhhh masih punya hati, aku melihat anak Gilang pun masih menganggap dia ponakan aku tapi, kamu.. katanya menganggap ku.....
Aaaaaa.... entahlah kamu anggap aku apa yang jelas kamu tak punya hati...!! ucap Mira merasa frustasi dengan hubungan complecatade macam hubungan nya dengan tiga pria dalam hidupnya
" Chika... kamu yang sabar ya...?? ucap Santi menyentuh bahu yang sudah bergetar hebat.
" Aku anak yang nggak diinginkan tante, aku hasil pemerko*aan ,aku anak hara* ,ayah dan ibu kandungku sangat menjijikkan..!! racau Chika dan menangis pilu di dekapan Santi.
" Chika kakek tau, kamu korban keegoisan Mira..kakek nggak pernah membencimu, dan kakek tau kearoganan dan kesombonganmu selama ini karena pengaruh Mira" ucap kakek Pradana.
" Benar Chika, namun.. perbuatan orang tuamu merugikan banyak orang, jadi kami harus bertindak tegas.. tapi, tenanglah.. kamu masih punya kami... om dengan senang hati menerima kamu ya kan mah? kata Gilang merangkul bahu sang istri
" Benar.. ahhh.. senengnya punya putri lagi, soalnya putri tante udah nggak bisa buat temen berantem lagi, dia lebih milih di keke*in sama suaminya dari pada dia dipeluk tante.. " sindir Santi melirik Mita yang sedang bersandar di bahu suaminya.
" Mama nggak usah nyindir aku deh, siapa suruh aku dinikahin sama dia.., kan katanya mama ingin cucu banyak buat temen mama, ya.. udah coming Soon..!! ucap Mita dengan mencebikkan bibirnya
" Trus kuliah kamu gimana yang? tanya Jodi dengan mengelus lembut rambut Mita
" Cuti... gampangkan? ucap Mita enteng
Mereka yang mendengar Mita dengan gampangnya memutuskan sesuatu membuat mereka hanya geleng-geleng kepala, namun mereka tau ,otak Mita yang encer..
BERSAMBUNG
__ADS_1