Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)

Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)
#Penyerangan ( Revisi)


__ADS_3

Keesokan harinya di sekolah Mita terlihat tak seceria biasanya. Dua sahabatnya heran kemana Mita yang biasa jadi pengacau.


Mita terlihat banyak melamun,selama pelajaran pun dia seperti tak konsentrasi.


Kadang temannya yang berusaha bicara dengan Mita pun aneh melihat Mita yang kadang tak nyambung saat mereka bicara dengan Mita.


" Mit, lo kenapa sih.. ada masalah? " tanya Yash penasaran duduk di samping Mita.


" Banyak" jawab singkat Mita dan meletakkan kepalanya di meja


" Banyak,tumben Lo banyak masalah,setahu gw hidup Lo damai tentram nggak ada masalah sama sekali." ucap Yash


" Emang gw siapa ,gw cuma manusia biasa.Masalah pasti selalu ada dalam hidup kita.Tinggal kita gimana cara menyikapi nya." ucap Mita dengan wajah lesu.


" Aisshhtt... maksud gw , tumben Lo bilang ada masalah, biasanya kan Lo nggak pernah kayak gini Ta..,tapi..lo bisa kok sharing sama kita.. biar lo lebih lega gitu, siapa tau kita bisa bantu" ucap Yash.


" Yupp..betul itu." timpal Ratih yang duduk di depan Yash dan Mita.


" Nggak bakal ada yang bisa memecahkan masalah gw, ini menyangkut keluarga bokap gw coy.. " ungkap Mita dengan lemah.


" Lo aja nggak cerita mana kita tau Oon...!!" ucap Yash geram dengan Mita yang banyak rahasia.


" Ehhh... kalian udah ajuin beasiswa?"tanya tiba-tiba Mita mengalihkan topik pembicaraan.


" Mulai deh.. ngeles kayak bajaj...!!" kedua sahabatnya pun memandang jengah ke arah Mita.


Mita bersikap cuek dengan sindiran Yash barusan.


"Kalian kok diem, ya udah terserah kalian.. gw mau kuliah di London !!" ucap Mita dengan beranjak dari kursinya dan keluar kelas.


Ucapan Mita membuat kedua sahabatnya terbengong, apalagi mendengar Mita yang tiba-tiba ingin kuliah di London.


" Kita nggak salah denger kan,kalau Mita mau kuliah di London?" tanya Yash memastikan pendengaran nya


" Hemmm..dia emang gelo.." jawab Ratih.

__ADS_1


" Udah yuk,kita susulin dia." ucap Ratih lagi menyeret lengan Yash supaya cepat berdiri.


Mereka mencari keberadaan Mita , sedangkan sebentar lagi bell masuk akan berbunyi.


" Gelo kali tuh anak, dari tadi diajakin ke kantin nggak mau tapi, giliran mau masuk aja,dia ngacir keluar dan duduk di sana dengan santainya " gerutu Yas melihat tingkah sahabatnya


Yash dan Ratih menemukan Mita yang sedang duduk di kantin dengan semangkok bakso yang super pedas.


..


..


Saat di kelas tiba-tiba perut Mita mules,mungkin karena tadi dia makan bakso dengan level pedas mantapnya.


Mita melangkah ke arah toilet dan dia menghentikan langkahnya setelah mendengar suara seseorang yang sedang berbicara seperti menelpon.


" Gw nggak mau tau.. lo harus kerjain Mita, sampai dia kapok karena dia udah mengacaukan rencana gw!! " ucap seserong sedang menelpon dengan suara kerasnya.


Mita memberanikan diri untuk mengintip siapa yang bermain-main dengannya saat ini.


Sungguh sangat tak terduga saat melihat siapa yang berniat jahat padanya ,Mita sangat geram dengan tingkah manusia satu itu.Saat Bastian selesai telepon dia masih bersembunyi di balik tembok,tak lama Bastian pergi berlalu dari taoilet cowok setelah melakukan kesepakatan.


Mita berjalan dengan santai saat pelajaran pun sudah di mulai dia tiba di depan kelasnya ternyata jam kosong.


" Lo dari mana?" tanya Ratih saat Mita duduk di kursinya.


" Dari toilet " jawab Mita singkat


" Lo nggak papa kan Mit? " yg tanya Yash penasaran melihat raut wajah Mita yang tak biasa,Yash menangkap ada sesuatu yang disembunyikan sahabatnya itu.


" Nggak papa, emmm... kalian gw minta kalau balik jangan sendirian, harus sama-sama yah ?!" kata Mita dan meletakkan kepalanya kembali ke atas meja dan memejamkan matanya.


Ucapan ambigu Mita membuat Yash makin penasaran apa sebenarnya yang terjadi pada sahabatnya itu,tapi..dia mengerti akan sifat Mita yang tidak mudah untuk mengungkapkan sesuatu yang membuat orang lain khawatir.Kini Yash akan berusaha waspada saja,karena di pastikan bahwa ada kejadian besar yang Mita sembunyikan.


Banyak masalah yang bersamaan, yang Mita hadapi dan hari ini keluarga Bakti akan berkunjung ke rumahnya otomatis dia akan bertemu dengan calon suaminya, dia berfikir jika suaminya itu memang mungkin laki-laki dewasa atau lelaki matang yang tak laku laku.Entahlah memikirkan Perjodohan itu membuat kepala Mita pusing.

__ADS_1


Saat bell tanda waktu pulang , Mita dengan cepat merapihkan peralatan sekolahnya, dan tanpa berpamitan Mita dengan cepat meninggalkan kedua sahabatnya.


" Mita.. Mit. .Mita... Aisssttt... sial amat dia, aneh banget tuh anak nggak biasanya dia ngacir gitu aja .. " gerutu Ratih melihat tingkah aneh Mita hari ini.


" Kan gw bilang dia itu aneh,sudahlah gw anter Lo balik..tadi Mita bilang kan..kita harus sama-sama." ucap Yash menimpali omongan Ratih.


.


.


Mita dengan santai melangkah ke gang sempit mengecoh dua orang yang dia tahu sudah mengikutinya semenjak keluar dari sekolahnya, ingin dia teriak.. namun diurungkan karena takut kalau perasaan dia salah, bahkan takut salah tangkap.Akan lebih bahaya jika dia melakukan itu musuh sebenarnya bisa tahu jika dirinya sudah tahu rencana Bastian.


Namun lama kelamaan kecutigaan nya terjawab saat Mita berbelok ke arah perempatan jalan buntu.


" Hai nona.. kenapa buru-buru sekali sih, boleh lah abang antar kamu pulang, kita naik mobil biar cepat" ucap satu lelaki bertubuh kekar.


" Kalian mau apa? " tanya Mita masih memasang muka santainya.


" Nggak perlu basa basi kami ingin kamu ikut dengan kami dan memu*san kami !!" ucap lelaki bertubuh kekar lainnya


" Aduh gimana yaa, sorry kalian bukan selera gw, selera gw oppa oppa korean bukan Oppa oppa korengan macam kalian !! " ucap Mita tanpa rasa takut.


" Belagu lo.. kita beri pelajaran ni bocah..!! " ucap pria satu mendengar ejekan Mita membuat nya meradang.


Tangan Mita di cekal dan di cengkram dengan erat, menarik dengan kasar namun tiba-tiba tubuh ramping itu memutar keadaan,Mita memiting pria itu dan mendorong tubuh pria itu dengan kasar sampai pria itu terjelembab ke tanah.


Pria kedua sempat bengong dan dengan cepat dia menyerang Mita dan dengan santainya Mita melawan tanpa banyak mengeluarakan tenaga, karena tak ada yang tahu kalau Mita ahli dalam bela diri dan mempunyai tingkatan sabuk hitam namun, bukan hanya itu dia juga punya gerakan -gerakan yang memantikan yang tak terbaca oleh lawannya.


Sahabatnya pun tak tahu jika dia ahli bela diri... kedua pria itu menyerang Mita secara bersamaan dengan cepat Mita menendang Dada dan juga memukul wajah kedua orang itu sampai keduanya babak belur dengan mengeluarkan darah segarnya.


Mita menginjak dada dua orang suruhan itu yang sedang mengasuh kesakitan.


" Bilangin boss kalian, jangan coba-coba main main dengan gw,kalau nggak mau tinggal nama !!" ucap Mita dengan nafas yang sedikit ngos ngosan ,Mita segera mengambil tas nya yang sempat dia lempar.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2