
" Gue rasa main-main nya udahan yaa..,
kami permisi ," ucap Jodi dengan langsung membopong tubuh istrinya .
Mendapat perlakuan itu dari suaminya yang secara tiba-tiba, Mita tersentak kaget dan memikik
" Kudanill turunin gw, apa yang lakuin, Turunin gw!!" seru Mita terus berontak dalam gendongan suaminya seperti jaring beras.
Plak..💥
" Owwwhhhh.. Shitt,Bastard you..!!"
Umpat Mita pada Jodi yang memukul bokong nya.
plak..💥
" Lo harus dapet hukuman dari gue nyil !!" ancam Jodi yang kembali memukul bokong Mita membuat dirinya semakin gemas dengan tindakan istrinya yang terus memberontak.
" Mau apa lo,awas lo jangan macem-macem,atau gue beri lo !!" teriak Mita mengancam Jodi.
" Kalaupun gue macem-macem sama lo sah-sah aja, kita udah halal ," balas Jodi dengan santainya
Sampai di parkiran Mita di turunkan di samping mobil mewah yang terparkir disana.
Jodi dengan sigap membuka pintu mobil.
" Masuk!!" perintah Jodi terdengar masih terdengar lembut menyapa relung hati Mita.
" Nggak, gue mau balik sama Yash juga Ratih." tolak Mita ingin melangkah pergi.
Namun,saat Mita melangkah baru satu langkah mendengar ucapan suaminya Mita seketika berhenti.
__ADS_1
" Seorang istri yang baik harus ikuti kata suaminya,itu hukum nya wajib." perkataan itu benar saja berhasil menghentikan langkah Mita dan berbalik menatap ke arah Jodi yang terlihat dengan muka datarnya.
Mita kembali melangkah ke arah suaminya berada sambil menghentakkan kakinya karena kesal.
" Ihhh, kenapa sih Lo selalu nyebelin!!" seru Mita di depan Jodi yang masih memandang wajah Mita dengan pandangan datar.
Clek..
" Masuk" perintah Jodi dengan membuka. pintu mobil sisi penumpang.
Mita segera masuk ke dalam mobil sport itu dan didusul Jodi di bagian kemudi.
" Pake Seat belt nya..!! " perintah Jodi pada istrinya
"Hemm."jawab singkat Mita.
Dengan cepat Mita menarik seat belt nya namun ternyata sialnya seatbelt itu macet.
" Pelan- pelan, pake perasaan, lihat bisa kan,lakuin dengan ikhlas pasti bisa,jangan dalam hati ngedumel mulu " ucap Jodi setelah bisa langsung memakaikan seat belt itu pada Mita.
Setelah seat belt terpasang, Jodi mulai melajukan mobil sport nya ke arah rumah orang tua Mita.
" Kenapa lo dateng kesini?" tanya Mita yang akhirnya meluncur pertanyaan yang membuka percakapan antara mereka berdua.
" Gue pengen jemput lo, besok kita ke Jakarta." jawab Jodi memandang Mita sekilas.
" Nggak mau, semua urusan sekolah belom kelar. Terus juga gue nggak mau ikut lo ke London.Gue mau kuliah di Jakarta saja atau di Bandung ."jelas Mita masih memandang ke luar jendela.
" Siapa yang mau ajak lo ke London sih, tadi kan gue udah bilang mau jemput lo ke Jakarta,orang tua kita yang nyuruh gue jemput lo" ujar Jodi memandang fokus ke jalanan.
" Balik lagi deh sifat aslinya. Kayak bunglon tadi aja didepan orang-orang begitu peduli. sekarang giliran berdua masa bodoh" batin Mita
__ADS_1
" Kenapa,kok diem aja, gue lagi ngomong sama lo nyil," ucap Jodi lagi
" Gue nggak bisa ikut lo, gue masih punya urusan di sini.Kalau masalah orang tua kita nanti gue yang ngomong sama mereka,tenang saja gue bakal ngasih alasan yang logis kok. " jawab Mita dengan melirik Jodi.
" Terserah lo yang penting gue sudah ngajak lo ke Jakarta karena itu pesan orang tua kita.
Apalagi kakek kita, kalau perkara lo nggak mau ikut gue ke jakarta itu urusan lo. aGue nggak mau ngurusin kerjaan macam gini, karena kerjaan gue juga banyak.. " ungkap Jodi dengan wajah sinis
" Aneh ..tadi aja, sok peduli sekarang kaya kutub utara, apa laki gue punya dua kepribadian?" gumam Mita
Tak terasa mereka sampe di depan rumah sederhana milik keluarga Mita.
" Udah sampe, lo mau tidur di mobil?" tanya Jodi menyadarkan Mita dari lamunannya.
Dengan cepat Mita melepas seatbeltnya dan membuka pintu mobil segera melangkah ke teras rumah.
Saat pintu rumah terbuka, Mita sadar suaminya belum turun dari mobil dia berbalik menatap ke arah mobil Jodi.
" Lo beneran nggak mau ikut gue ke Jakarta?" tanya Jodi memastikan kembali keputusan istrinya yang menolak ikut ke Jakarta.
Jodi menanyakan semua tanpa keluar dari mobil karena kini kap mobil nya sudah terbuka.
" Nggak, nanti sekalian kalau udah kelar semuanya aja baru ke Jakarta " jawab Mita dengan cepat.
" Oke, lo masuk gue harus terbang lagi ke London.Banyak kerjaan yang gue tunda semuanya demi lo jadi gue terpaksa kemari. " ujar Jodi dengan nada datar.
" Kenapa lo kemari, lebih baik jangan pernah balik lagi kalau kerjaan lo lebih penting" teriak Mita dan segera masuk ke dalam rumah dengan kesal.
Mita menutup pintu dengan keras dan mematikan lampu ruang tamu sedikit mengintip dari jendela.Hati Mita merasa kecewa dengan sikap Jodi yang tidak dapat dua tebak.
Ternyata benar, Jodi pergi lagi dari sisi Mita dan Mita kini bingung, karena perubahan sikap Jodi yang berubah-ubah, kadang menjadi Cassanova dan sekarang jadi pria kaku seperti awal mereka bertemu.
__ADS_1
Bersambung