
Jodi keluar kamar setelah meletakkan koper Mita dan mendapati Mita duduk di sebrang
Ae-ri dengan memandang tajam ke arah Jodi.
" Kenapa,kok mandang gw gitu?" tanya Jodi duduk di samping Mita dengan sedikit merapat padanya.
" Abang bisa lepaskan Mita sekarang.. " ucapan Mita sontak membuat Ae-ri dan juga Jodi memandang Mita
" Stop.. Mita,sudah berapa kali abang bilang jangan pernah ucap kan kata-kata itu Mita.. " kini pandangan Jodi terlihat sangat marah pada Mita.
" Kenapa, abang cinta kan sama dia, kenapa abang nggak mau lepasin Mita, abang tolong lah Mita ,abang ingin meraih kebahagiaan kan, jadi tolong ceraikan Mita sekarang.!!" teriak Mita menatap tajam pada Jodi.
Mita sudah bulat untuk berpisah dengan Jodi, mungkin dengan cara ini Mita bisa menghilangkan rasa yang sudah tumbuh dalam hatinya untuk Jodi.
" Jangan pernah mimpi Mita,abang tidak akan pernah menceraikan kamu sampai kapan pun!!" ucap Jodi dengan tegas
Mita memandang Jodi dengan jengah, rencana apalagi yang ada di otak kepala suaminya itu.
Mata mereka saling terpaut dalam dan dengan cepat Jodi memeluk erat tubuh istrinya.
" Please jangan katakan itu, semua orang akan kecewa pada kita.. " ucapan Jodi membuat Mita tersadar dari ucapan Jodi jelas dia mempertahankan hubungan mereka karena orang lain bukan atas kemauan Jodi sendiri.
" Sebaik nya aku pergi Jo, terima kasih buat semuanya.. sorry semalam ngrepotin kamu ,dan terima kasih selama ini udah baik sama aku.. " Ae-ri yang tiba-tiba membuka suara dan itu membuat Mita terpaku dan memandang wajah suaminya juga melihat Ae-ri yang pergi begitu saja dan sikap suaminya yang terkesan biasa saja.
" Kenapa?" tanya Jodi memandang Mita yang terlihat kebingungan.
" Kenapa kamu kok nggak ngejar dia, bukannya dia Ae-ri kekasih kamu?" tanya Mita dengan memandang wajah suaminya dengan ekspresi tak percaya.
__ADS_1
" Iya memang dia pacar aku , tapi.. itu seminggu yang lalu .sekarang kita nggak ada hubungan apapun, yang aku punya sekarang cuma punya istri satu yang Childish yang jumawa bilang punya project pemikat suami.. tapi, baru liat Ae-ri aja nyanyiannya minta cerai, hadeuh.. " ejek Jodi dan berlalu ke dapur
" Hahhh, kamu putus sama Ae-ri sebelum kita nikah, trus kenapa kamu bilang ke aku kalau kamu punya cewe, dan...
Cup..
Mita mendadak membeku saat tiba-tiba Jodi mengecup singkat bibirnya
" Cerewet,dari tadi kenapa berisik ." ucap Jodi dan berlalu meninggalkan Mita yang masih terpaku "Mau jalan-jalan nggak..!! " teriak Jodi dari ruang TV.
Mendengar teriakan Jodi Mita tersadar dari lamunannya. " Mauu...!!!" jawab Mita dengan cepat melangkah menuju suaminya.
" Trus, kalau mau pergi ,kamu nggak ganti baju, sebaiknya kamu ganti gih.., ggak ada penawaran kedua lho " ucap Jodi tanpa memandang Mita
Dengan cepat Mita berlari kekamar ,dan itu membuat Jodi tersenyum lebar karena melihat tingkah menggemaskan sang istri.
Sepuluh menit kemudian.Mita keluar dengan jaket hitam dan juga kaca mata hitam serta topi berwarna putih.
"Udah ?" tanya Jodi menghentikan legiatannyan dan mengarahkan pandangannya melihat sang istri kecilnya.
" Emmmmm.. " jawab singkat Mita dengan senyum tersungging dari bibirnya
" Yuk...!!' ajak Jodi dan meraih tangan Mita dalam genggamanya.
Mita yang melihat aksi Jodi yang tiba-tiba menggandengnya melongo di buatnya, dan segera mengikuti jejak langkah sang suami dengan rasa senang.
Mita masih diam seribu bahasa, saat mobil dalam kendali Jodi membawanya pergi dari apartemennya masih saja diam dan memalingkan pandangannya ke arah jalan.
__ADS_1
Jodi yang mendapati istri cerewetnya diam saja sontak membuat Jodi heran.
"Nyil..kamu kenapa,kamu sakit, tiba-tiba kenapa kok diem aja?" tanya Jodi penasaran.
" Hemmmm,ng_ nggak kok, aku baik-baik aja." jawab Mita dengan masih menatap lurus kearah jalan.
" Trus kalau nggak kenapa-kenapa, kenapa kok kamu diam saja,biasanya kamu kan heboh." ungkap Jodi memandang sekilas istrinya.
Mendengar penuturan sang suami Mita melihat ke arah suaminya.
" Kita mau kemana bang?" tanya Mita mengalihkan pembicaraan.
" Kita ke Mall dulu yaa..abang mau ambil sesuatu disana, soalnya juga janjiannya di Mall ." ucap Jodi dan mau tak mau Mita pun mengangguk menyetujui ucapan suaminya.
Sampai di sebuah Mall yang dimaksud ,mereka turun dan berjalan beriringan masuk ke dalam Mall.
Jodi tak melepaskan tautan jemari mereka. Terkesan mereka adalah sepasang kekasih yang sedang di mabuk cinta.
Saat eskalator Jodi melepas tautannya dan membuat Mita ada di depannya dan dia selalu di belakang Mita.
Bersambung
Terima kasih atas semua dukungan yang kalian berikan pada Author.
__ADS_1
Cerita fiktif author, butuh dukungan kalian jadi.. tak bosan-bosan author minta dukungan kalian dengan Like, Vote cerita ini
Terima Kasih