
Keesokan harinya dari pagi dirumah sederhana itu sudah terlihat ramai karena besok akan di langsungkan pernikahan antara Mita juga Jodi.
Di kamar Mita sedang bertukar kabar dengan para sahabatnya.
📞Yash Calling..
"Hemmmm"
" Woiii... bangun, lo sakit sampe nggak masuk udah dua hari?" tanya Yash penasaran.
" Sorry gw harus pergi ke rumah saudara, soalnya ada acara.. gw lupa ngabarin kalian." jawab Mita bohong.
" Berarti lo besok masih nggak masuk dong?" tanya Yash terdengar malas.
" Iya.. emang kenapa?" tanya Mita balik
" Bastian nanyain lo." ucap Yash mbuat Mita heran,kenapa anak breng*ek itu mencarinya.
" Ngapain dia nanyain gw, mau bikin perkara lagi sama gw?" ucap Mita dengan penuh emosi mengingat apa yang di lakukan Bastian padanya.
" Masa dia nanya keadaan lo, agak aneh kan?" ucap Yash
" Hmmmm, gini deh..lo sama Ratih pokoknya jangan pernah pisah maksud gw di sekolah yaa.. Ratih deket lo ngga?" ucap Mita dengan serius.
" Nggak dia lagi nyamperin Ketua kelas , kenapa?" tanya Yash penasaran pasti ada hal penting yang dirahasiakan sahabatnya yang satu ini.
" Gw takut Bastian, bakal perhitungan sama Ratih soalnya dia nolak Bastian" ucap Mita
Yashinta tentu di buat kaget dengan ucapan Mita " Hahhh... serius lo?" tanya Yash tak percaya.
" Iya .. Kudanilll !!" pekik Mita saat dia berbalik ternyata Jodi di ambang pintu, memberikan isyarat untuk menyuruh Mita untuk menutup telponnya.
" Ehh... sarap, enak aja gw di panggil kudanil..!! " bentak Yash
" Bukan lo tapi, Kudanil sarap yang di depan pintu kamar gw" ucap Mita menatap tajam Jodi dengan wajah pongah nya.
__ADS_1
" Ihh.. lo mah ada-ada aja, ya udah gw nanti bilang Ratih kalau dia suruh hati-hati sama Bastian." ucap Yash kesal dengan Mita yang terasa sangat aneh bagi Yash.
" Oke.. Bye
" Bye
Setelah mematikan panggilan Mita memandang tajam kearah Jodi yang masih setia bersandar di depan pintu kamar Mita
"Ada apa sih, ngagetun aja? " gerutu Mita melihat tingkah calon suaminya yang membuat dia selalu kesal.
" Suruh turun buat makan siang karena tadi. pagi lo nggak sarapan kan? " ucap Jodi dengan tanpa ekspresi.
" Kata siapa, gw makan roti sama air putih di kamar.males ke depannya kalau abang mau gendong Mita boleh,dengan senang hati, nggak akan nolak" ucap Mita dengan menaik turunkan alisnya.
Jodi mendengar penuturan Mita terbengong dengan ucapan polos Mita, nggak ada takut dan malunya si calon istri.
" Mimpi..!! ucap Jodi menoyor kepala Mita
" Heiii,enak banget lo noyor kepala gw,kepala gue di fitrahin nih.. !!" ucap Mita kesel dengan kelakuan Jodi.
Sontak Jodi kaget bukan kepalang dengan kelakuan ajaib sang calon istri yang membuat Jodi spot jantung
" Yeeeyyyyy... berhasil..!! " sorak Mita saat mendarat di punggung Jodi dengan tepat,tangannya melingkar di leher Jodi dengan epik.
" Astaga.. Nyil lo kira-kira kalee!! kaget gw, turun nggak? turuan..!! " bentak Jodi dengan berusaha menurunkan tubuh Mita namun,bukannya melepaskan tautan tangannya dari leher Jodi,Mita malah semakin mengeratkan pegangannya.
" Nggak,nggak mau,siapa suruh abang ngagetin Mita..!! " tolak Mita tetep nemplok di punggung Jodi dengan begitu nyamannya.
" Bener-bener Lo nggak ada takutnya sama gue yaa..?! " ucap Jodi dengan suara yang terdengar tegas.
" Siapa suruh Abang ngisengin Mita." ucap Mita tak mau kalah.
" Astaghfirullah,Markonahhhh !!" pekik Mama Santi saat melihat adegan gendong gendongan anak gadisnya dan calon menantu Sholeh nya itu
" kelakuan kamu bener-bener , turun, turun, turun,atau mau mama kutuk jadi istri sholehah kamu..!! " ucap Mama Santi saat sang putri masih nemplok kaya cicak di punggung Jodi.
__ADS_1
" Mamaaa,apaan sih lagian Mita minta gendong sama Bang Jojo doang,kan dia calon suami Mita, sah -sah aja" ucap Mita dengan entenganya mengucapkan hal itu pada mamanya.
" Tapi...
" Lho.. Mita kenapa kok di gendong Jodi?" tanya kakek Bakti khawatir Mita jatuh.
" Nggak papa kek, calon istri manja Jodi pengen di gendong" jawab Jodi dan membawa tubuh Mita ke ruang makan dengan langkah santainya.
Melihat tingkah Mita yang super ajaib dan perubahan sikap Jodi yang sudah mulai mencair dengan sifat konyol Mita membuat para orang tua merasa bersyukur jika keduanya mereka nilai mulai mencoba menerima perjodohan yang mereka lakukan.
Mita di turunkan di dekat kursi yang biasa di duduki.
" Terima Kasih,mantu sholeh mama Santi.. " ucap Mita dengan menyindir nama sang mama dengan senyuman manisnya.
" Hemmm" jawab Jodi singkat dan duduk di kursi di samping Mita.
" Mita, belajar layanan calon suami kamu dong." ucap Mama Santi melirik sang putri.
" Hahh,tapi..baiklah apa sih yang nggak buat pangeran kodok milik princess Paramita." ucap Mita dengan senyuman yang terpaksa.
Jodi melihat kearah Mita dengan wajah datarnya,jika di lihat dari dekat Jodi sadar kalau Mita adalah gadis muda yang cantik dan menarik serta unik.
Mereka akhirnya duduk danmenikmati.makan siang bersama, dan Mita berperan sebagai calon istri yang baik menyiapkan makanan untum calon suaminya mengambilkan makan untuk Jodi.
" Habis makan,kita perlu bicara.. tapi, bukan di rumah ini" bisik Jodi pada Mita
" Oke.. " jawab Mita dengan singkat dengan sama ber bisik.
Dalam hati Mita banyak yang di pikirkan tentang apa yang akan mereka bicarakan.
" Ada apa lagi ini?" batin Mita.
Interaksi Mita dan Jodi mungkin dianggap sebagai satu kemajuan hubungan antara mereka berdua.
Padahal di belakang itu mereka layak nya seperti Tom & Jerry.
__ADS_1
Bersambung