Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)

Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)
# 63


__ADS_3

Sementara di depan kampus terlihat suasana riuh apalagi banyak para mahasiswi yang histeris.


" Gilaaaa... itu katanya siswa baru dari London " ucap salah satu mahasiswi


" Wahhhhh... itu Maxim anak Bisnis pindahan dari London. " ucap siswi lainnya.


" Ganteng maksimal cuyy... ...!!! teriak seorang mahasiswi


" Wahhh... ini nggak kaleng-kaleng... Oppaaa.... !!! pekik Ratih tiba-tiba


Mita dan Yashinta mendengar teriakan Ratih langsung bereaksi..


" Noraaaa...!!! seru Mita juga Yashinta


" Kalian tuh, belum lihat tuhhhhh...??!!!



" Wahhh... emang oppa wak...!! bisik Yashinta melihat cowok keren abis memarkirkan kendaraan nya.


" Standar... Sorry gw udah punya Kudanil...!! ucap Mita dengan sombongnya.


" Astaga Kudanil lo itu jauh di London Mita...!!! ucap Ratih dengan sedikit berteriak


" Walaupun jauh.. dia tetap dekat di hati,Hehehehe...." balas Mita dengan tawa renyahnya..


" Bucin...!! seru Yash dan Ratih


" Bodooooo...!!! tukas Mita dengan memandang arah parkiran dimana, banyak mata yang terfokus dalam satu objek yang mencuri perhatian.



Seorang pria yang terlihat masih seumuran Mita dengan style yang membuat para gadis meleleh.


Mita cs melangkah meninggalkan tempat dimana para gadis yang masih memandang wajah bak oppa korea yangs sedang berjalan, masuk ke kampus


Saat Mita Cs berpapasan dengan dia, ternyata pria itu menghentikan langkah mereka.


" Permisi... numpang tanya, ruang rektor dimana yah? tanya nya dengan gaya nyelenehnya.


" Astaga...Oppak ce odah... tengil nya.. gw jitak juga ni bocah !! batin Mita geram dengan tingkah yang di bilang oppak ce odah itu.


" Ratih... lo tunjukin ruang rektor dimana yah, kita tunggu di mobil aja.. panas...!!! seruita seraya menggandeng Yash menuju mobilnya.


" Oke... ayok, gw tunjukin... dia memang begitu,jangan di ambil hati yaah? biasa, udah lama nggak ketemu Kudanil London jadi sering uring-uringanh" Ratih terus saja nyerocos tanpa henti


" Emmmm... dimana ruangan rektornya, jauh banget kayak ke Bandung aja.. " sindir pria itu karena memang mereka jalan santai.


" O.. oohhh... iya ayok, maaf yaa.. kalau ke Bandung lebih jauh dari ini kalau jalan kaki, biasanya kita naik kereta atau bahkan naik pesawat.. hehehe.. " timpal Ratih tanpa rasa bersalah


" Maaf sepertinya kamu cukup sampai sini aja anter saya, karena saya sudah tau dimana ruang rektor.. terima kasih ..bye.. " ucap pria itu dan dengan cepat menunggalkan tempat itu


" Ehhhh... hey.. hey... siapa nama kamu!!! teriak Ratih namun tak di hiraukan oleh pria itu yang sudah masuk ke ruang rektor.


" Aisssshhh.. sombong banget... awas aja, kalau sampai suka sama gw.. "gumam Ratih.

__ADS_1


.


.


" Lama amat tuh bocah, jangan - jangan Ratih sengaja lama-lamain jalannya.. " ucap Yash


" Udah lah... lo telpon dia buruan !! ucap Mita dengan masih fokus dengan ponselnya.


Saat ingin menghubungi Ratih ternyata yang ditunggu pun datang.


" Lama banget sih lo, kaya keong...!! semprot Yash saat Ratih sudah masuk ke dalam mobil


" Astaga Yash... lo ngagetin aja, enak aja keong... orang cantik gini di bilang keong" protes Ratih


" Trus lo mau di panggil apa? Kus kus..?? berhasil lo, tanya namanya? tanya Mita dengan fokus memandang jalanan yang padat di balik kemudi.


" Astaga itu dia, manusia pelit macam dia, sombong,ngasih tau nama aja pelit.. " gerutu Ratih mencebikkan bibirnya


" Lahhhh... gw kira lo berhasil nanyain namanya, payaahhhh !!! ejek Yashita


" Jiahhhh.. lo asal ngomong yaa.., tenang tidak ada kata menyerah sebelum janur kuning melengkung, pantang pulang sebelum tumbang... hehehe" ucap Rati dengan tekad membara


" Gobl*g....!!! Pantang pulang sebelum padam itu kata pak Pemadam Kebakaran, lo yaa... pasti akhirnya cinta di tolak santet online melayang... iya kan??? Kata Yashita tau banget sang sahabat yang kalau sudah suka seseorang cenderung be*o..


" Jangan terlalu dalam untuk mencintai, karena kalau sudah mencintai pasti harus siap hati tersakiti... " ucap Mita dengan masi serius akan jalanan.


" Wahhh.. wahhh... wahh... keren tuh Quate lo Ta..., tapi,gw emang penasaran sama itu cowok deh.. " ucap Ratih sambil menaik turunkan alisnya


" Apaan tuh? lo mau ngejar dia ? lo yakin ? terus lo udah lupain Bastian? tanya Yashinta tiba-tiba.


Namun sayang Mita diam cenderung sikapnya yang mendadak mencekam.


" Ta.. lo...


" Pegangan , gw mau ngebut dikit.. Ratih Seatbelt belakang pakai.. " perintah Mita.


" Ta.. sebenernya mau ngapain. lo, gw jadi takut.. " ucap Ratih panik


" Pokonya jangan berhenti berdoa supaya kita terlindungi oleh sng Tuhan. " ucap Mita.


Mobil Mita yang dari tadi muter-muter.. jalanan, Yashinta dan juga Ratih masih diam tak berani bertanya lagi..


" Ada Motor sama mobil kayaknya ngikutin kita deh? ucap Ratih yang tak sengaja melihat spion samping.


" Udah dari tadi makanya gw ajak mereka keliling Jakarta " ucap Mita santai.


" Kita telpon polisi aja Ta... gw takut kita kenapa-napa " ucap Ratih yang mulai khawatir.


Saat melewati jalanan sepi, dan dekat dengan sebuah taman. Mita memelankan mobilnya dan menepi dan berhenti.


" Ta ..lo mau ngapain? tanya Yash melihat gelagat tak beres dengan ssahabatnya


" Gw mau bicara sama mereka, Sebenernya siapa yang bayar mereka " jawab Mita santai.


" Hahhh... mereka kayak pembunuh bayaran.? " ucap Ratih seketika membuat kedua sahabatnya itu memucat.

__ADS_1


" Kalian harus tetap di mobil.. jika terjadi apa-apa tolong telp polisi, telpon Tiara.. oke? kata Mita dan di angguki Ratih dab Yashita


Akhirnya Mita keluar dari mobil nya. dan berdiri disamping mobilnya dan bersandar dengan tenang.


" Kalian mau ngapain, siapa yang nyuruh kalian? yg anya Mita masih tenang.


" Cihhhh... ternyata lo nggak sembarangan juga yaa, gw ngikitin lo udah tentu pengen lo jangan macem-macem lagi sama boss gw" ucap orang itu


" Boss lo?? siapa, gw kenal dia ?? buat apa gw macem-macem sama boss lo, kenal juga nggak" ucap Mita sengaja memancing reaksi mereka.


" Halahhhh.. masa lo nggak tau Chika, lo kenal kan? ucao orang itu tampa di sadari dia sudah mengungkap siapa dalangnya.


" Chika,? lo di bayar berapa sama dia ,tiga puluh juta ?? tebak Mita memicingkan matanya.


" Nggak usah banyak b*cot deh lo, gw habisin lo...!!! ancam anggota preman yang lain.


Tiba-tiba ada lima orang pria bertubuh tegap dan kekar menghampiri Mita dan menyerang nya.


Namun dengan gerakan yang terlihat santai namun mematikan, Mita memukul dada salah satu pria itu sampai mengeluarkan darah.



Melihat salah satu teman mereka terkapar dan tak berdaya, mereka terkejut namun dengan cepat mereka merubah ekspresi mereka.


Dengan fisik Mita yang kecil langsing, sepertinya mustahil semuanya bisa di lakukan hanya dengan satu pukulan biasa.


" Habisi dia..!! teriak boss kawanan itu


Mita kembali diserang dan sekarang bukan satu lawan satu namun empat lawan satu.


" Mita... !!! Ratih gimana nih, mereka ber 6 trus badannya gede-gede gitu.." pekik Yash syok dengan apa yang mereka lihat


Sedangkan Ratih bengong dibuatnya dengan apa yang dia tonton secara live.


" Yashh... itu temen kita Mita, weiiisttt... gila yah....emang dia punya ilmu apa ya ..Yash,bisa smackdown orang yang badannya keker kaya beton, tapi lembek kayak lemper.. " ucapan ajaib Ratih membuat Yashita tepok jidat dengan kelakuan sahabatnya itu.


Penjahat itu masih terus menyerang Mita dengan sekuat tenaga, dan salah satu dari mereka melayangkan tinjuannya ke arah wajah Mita namun di tangkap dengan mudah oleh Mita," Kretekkk " suara patahan tulang tangan terdengan nyaring dan orang itu pun tersungkur tak berdaya.


Anggota lainnya melihat itu, mereka makin marah dan menyeran bersamaan, dengan gerakan cepat Mita menendang, memukul,membanting lawannya dengan mudah tak butuh waktu lama mereka terkapar dengan mengenaskan.


Mita mendekat pada boss penjahat itu..


" Jangan main-main sama Paramita Ananda, bilang boss lo, akan ada pembalasan dari gw.. tunggu saja..!!! " setelah mengatakan hal tersebut Mita melangkahkan kaki meninggalkan penjahat yang sudah tetkapar tak berdaya.


Sementara di dalam mobil dua orang sahabat nya sedang saling berpalukan dengan mata mereka yang berkaca-kaca.


Bersambung..


Othor lelah habis gelud sama cucian jadi up nya besok lagi yaaa...


Maaf Up nya malam, sekalian nungguin aer ujan takut naek ke teras... 😂


Othor nggak bosen-bosen nya minta jempol nya para readers tersayang...


Terima kasih...

__ADS_1


__ADS_2