
Cup..Cup.. Cup..
Tiga kali kecupan di bibir Mita,sontak membuat sekeliling mereka histeris melihat keromantisan Jodi dengan Mita.
" Hati-hati di jalan, kalau dah sampai Bandung kasih kabar abang." ucap Jodi dengan menangkupkan kedua tangannya pada pipi mulus milik Mita.
Muita hanya mengangguk tanda setuju.Karena saat ini otaknya bener-bener oleng dengan perlakuan suaminya.
Panggilan penerbangan Menuju Indonesia sudah terdengar.Mita meraih tangan Jodi dan mencium punggung tangan suaminya dan Jodi kembali mencium pucuk kepala Mita dan seluruh wajah Mita.
" Jaga diri baik-baik di sana, tunggu abang pulang." ucap Jodi mengelus pipi mulus Mita.
" Hemmm..jangan mudah berjanji, aku nggak butuh janji yang aku tunggu bukti.Oh iya, di dalam kulkas aku sudah buat lauk buat beberapa hari dan abang bisa panaskan.Terus baju kerja juga udah aku siapin, ada di lemari .Abang harus jaga kesehatan,makan buah dan jangan banyak minum alkohol" pesan Mita pada Jodi yang sedang memeluk tubuh istrinyanya yang terasa sangat berat untuk mengurainya.
" Hati-hati di jalan Ta,ampe jumpa lagi" ucap Alvim dan Mita hanya menjawab dengan anggukan dan senyuman manisnya.
" Kita akan jaga suami kamu, jangan khawatir.Kalau kita ketemu lagi kakak akan tagih masakan enak mu" ucap Bagas dan diacungi jempol oleh Mita.
Akhirnya Mita melangkahkan kaki meninggalkan Jodi yang masih memandang kepergian sang istri, melihat punggung Mita yang semakin menjauh dan menghilang.
" Kita langsung ke base camp.." ucap Jodi pada kedua sahabatnya yang ikut serta mengantar Mita ke bandara.
Mereka bertiga meninggalkan area bandara dan banyak pasang mata yang kagum melihat ketampanan tiga pria asia itu.
Tak terasa dengan perjalanan yang melelahkan Mita sampai di tempat asalnya.
BANDUNG
" Mitaaaa..!!" seru dua gadis yang menunggu di pintu kedatangan bandara.
" Yashita, Ratih." gumam Mita melihat kedua sahabatnya dan melangkah ke arah dua sahabatnya.
" Kangennnnn." mereka bertiga berpelukan
" Sekarang kita pulang,sudah malam banget soalnya." ujar Mita pada kedua sahabatnya.
Mereka menuju rumah orang tua Mita,dan menginap disana. satu jam perjalanan dari bandara ke tempat kediaman keluarga Mita.
Mereka langsung meng istirahat kan badan di kasur empuk milik Mita.
" Ta, lo nggak ngabarin laki lo?" tanya Yash
" Oh iya, untung lo ingetin.Walaupun gue masih kesel sama dia, karena gue istri sholehah..makanya gue harus ngabarin dia. " ucap Mita dengan membanggakan dirinya.
*My Wife
" Bang, gw udah sampai dan gw mau tidur"
*Mantu Sholeh Mama
" Oke, Istirahat dan jaga diri baik-baik.
__ADS_1
Setelah mengirimi Jodi pesan Mita langsung mulai memejamkan matanya dan tak butuh waktu lama Mita tertidur lelap menyusul kedua sahabatnya yang sudah duluan ke alam mimpi.
Tak terasa hukuman skorsing yang di berikan sekolah Mita berakhir, beberapa hari ini Mita mengejar ketinggalan pelajarannya namun, dua sahabatnya selalu memberikan rangkuman pelajaran pada Mita.
Sekarang mereka sudah di area sekolah.Dan ketiga gadis cantik itu melangkah santai dan sambil sesekali mereka melempar candaan menyusuri koridor sekolah menuju kelas mereka.
" Woowwww...Ms Troublemaker kita udah kembali,selamat datang di SMA BINA BANGSA Mr Troublemaker." seru Bastian yang melihat kehadiran ketiga sahabat itu.
" Haiii..Mr.Buaya buntung, kangen ya sama gue atau lo mau bermain dengan gue.Gue rasa lo akan hubungin temen-temen preman lo buat hadang gue dan mau ngegarap gue. Jangan mimpi,selama nyawa gue masih menyatu sama raga gue, Paramita nggak akan pernah takut sama kehebatan siapapun kecuali Allah.. " ujar Mita santai.
Bastian yang mendengar penuturan Mita langsung mengeratkan giginya dan mengepalkan tangannya menahan kemarahannya.
" Lo..!!" Bentak Bastian menunjuk muka Mita dan di tepis dengan kasar oleh Mita.
" Heiii.. jangan pernah tunjukkan jari lo yang kotor itu di depan muka gue. Kalau lo mau gue tantang lo one by one, jangan beraninya kroyokan ngasih duit, selesai.Dasar PECUNDANG..!!" ejek Mita mengajungkan jari tengahnya.
Mita langsung pergi meninggalkan sahabatnya yang masih terpaku dengan omongannya dan tindakannya yang mereka anggap berani. Terlihat Bastian yang wajahnya sudah merah padam menahan marahnya.
Yashita dan Ratih tersadar saat melihat Mita sudah menjauh dan dia buru-buru menyusul sahabatnya.
Saat di kelas Mita cs,Yashita dan Ratih mendekati Mita.
" Ta,lo bener-bener bikin musuh si Bastian, Ta, lo hati-hati sama omongan lo.Jangan sampai lo di buat terluka sama dia.Kita semua tahu dia itu suka tawuran dan seorang yang sangat di takuti lawan " ucap Yash pad Mita.
" Suka tawuran bukan berarti pinter dalam segi beladiri, dia kan tawuran cuma modal batu, balok kayu, gesper, paling sadis celurit" jawab Mita dengan santai.
" Lo sableng tau nggak, tapi.. gue ngerasa salah sama kalian,dari awal dia nembak gue dan ternyata sampe sekarang dia nggak terima sama keputusan gue sampai-sampai harus menyeret kalian dalam masalah gue."ucap Ratih sedih.
Mereka nggak tau dari mana Mita dengan mudah mendapat kan info atau bahkan dia mempunyai bukti saat orang yang akan menjatuhkan mereka berulah.
Bel pulang sekolah pun tiba semua murid berhamburan keluar dari kelas mereka dan ketiga gadis most wanted SMA Bina Bangsa pun Mita cs dengan santai mereka melangkah menuju parkiran.
" Kita jadi kan, ke Mall ?" tanya Ratih saat mereka sedang berjalan menuju parkiran.
" Jadi lah, gue pengen makan es cream di tempat biasa" jawab Mita.
Mereka masuk ke dalam mobil, dan melaju dengan kecepatan sedang menuju ke salah satu Mall di kota Bandung.
Setelah menempuh perjalanan satu jam mereka sampe di Mall dan masuk ke dalam mengelilingi Mall.Saat ini mereka mengisi kegiatan untuk bermain dan juga menonton Bioskop.
Jam Tujuh malam mereka selesai menonton bioskop dan ke luar dari Mall menuju tempat makan yang sudah jadi langganan mereka.
Setengah jam mereka sampe tempat itu, sebuah warung tenda yang paling ramai untuk tempat mereka jadi kan base camp.
" Mang Andi, ayam bakar 3 ,kayak biasa.. " teriak Yashita.
" Oke neng Sita " jawab seorang pria paruh baya yang sedang melayani pelanggannya.
Mereka duduk lesehan di sebuah tikar yang membentang di rerumputan hijau dan spesialnya dari mereka bertiga, mereka sendiri yang menggelar tikar mereka di tempat sesuka mereka.Tapi, keseringan mereka menggelar tikar agak jauh dari tempat duduknya para pelanggan warung mang Andi yang lain.
" Kalau gue bilang kita ini aneh, kalau kita makan disini gelar tiker sendiri, seenak nya kita mau gelar dimana juga " ucap Ratih
__ADS_1
" Itulah bedanya kita" jawab Yashita.
Drrrttt Drrrttt
📞Menantu sholeh Mama Calling...
"Ngapain dia telpon sih?" batin Mita.
"Hallo.. ada apa Kudanil?" tanya Mita langsung ke intinya
" Assalamualaikum " ucap Jodi.
"Wa'alaikumsalam " jawab Mita.
"Video Call yaa," ucap Jodi dengan lembut.
"Hahhh..ngapain lagi VCall, aisstt...
Panggilan dialihkan
"Yaa.. kenapa?" tanya Mita saat layar ponselnya memperlihatkan wajah suaminya.
" Lo dimana, trus masih pake seragam juga.Itu dimana kok remang-remang gitu?" tanya Jodi dengan memberondong banyak pertanyaan pada Mita.
Mita yang mendengar pertanyaan Jodi sontak memutar bola matanya dengan jengah.
"Hehhh..Kudanil, mantu sholeh mama Santi, gue lagi di luar sama sahabat gue.Lagi mau makan,abis nonton, ini di tempat yang biasa buat kita nongkrong,PUAS !! " jelas Mita dengan mengedarkan ponselnya pada sekitarnya.
"Mita.. itu, itu oppa Lee kan, itu laki lo?" tiba-tiba Yashita nongol di belakang Mita dan melihat layar ponsel Mita yang sedang sibuk menerima panggilan dari Jodi.
"Haiiiii... oppa, gue Yashita sahabatnya Mita,salam kenal yaa," sapa Yash pada Jodi
" Gue Ratih sahabat nya Mita juga, salam kenal oppa !!" serobot Ratih dengan tetap mentuchup bedak di wajahnya.
" Haiii..salam kenal, gue Jodi..kalian masih lama disitu ?" tanya Jodi sambil menyesap kopinya
" Masih, paling selesai makan kita pulang kok." ucap Mita dengan mode datar.
" Nanti setelah ini, lo share loc ke gue ya?!" ucap Jodi dengan sedikit meninggikan suaranya karena terdengar suara bising dari seberang.
" Hahh.. buat apa, lo di London dan gue sama temen-temen gue di Bandung.Udah nggak usah khawatir gue baik-baik aja.Di rumah gue sama bi Popon juga sama Mang Jamil " jelas Mita dengan mencebikkan bibirnya.
"Oke yang penting kalian selalu jaga diri ya, Oh iya abang mau balik kantor juga nih sama Alvin juga Bagas.Kalau ada apa-apa kabarin yaa ," ucap Jodi dengan pandangan susah di artikan.
" Ya udah sihh ..nggak usah sedih juga tuh muka, gue nggak papa.Bye..salam buat Kak Alvin sama Kak Bagas, Bye... Kudanill !!" seru Mita mengakhiri panggilan
" bye... Unyillll !!" balas Jodi
Akhirnya panggilan pun Mita tutup.
Bersambung
__ADS_1